Ini Bahaya Yang Akan Anda Dapatkan Bila Terus Mengkonsumsi Junk Food

Ini Bahaya Yang Akan Anda Dapatkan Bila Terus Mengkonsumsi Junk Food

junk food adalah makanan berbahaya

Junk food adalah makanan yang memiliki kadar gula dan kolesterol yang tinggi maka tak heran kalau junk food berbahaya bagi kesehatan.

Kandungan gizi pada junk food juga sangat sedikit sehingga kadang disebut makanan nirnutrisi. Dan ada juga yang menyebutnya makanan sampah.

Junk food atau yang lebih dikenal dengan makanan cepat saji merupakan makanan yang cukup terkenal di zaman yang serba modern ini.

Junk food cenderung digemari karena dalam penyajiannya tidak membutuhkan waktu yang lama, simpel, dan praktis. Sangat cocok bagi orang-orang yang memiliki jadwal kerja yang padat.

Tetapi mengkonsumsi junk food terlalu sering akan memberikan dampak yang negatif bagi kesehatan. Junk food mengandung banyak kalori dan nilai gizi yang sedikit.

Menurut WHO, 10 makanan yang tergolong junk food atau makanan cepat saji terdiri atas :
  • Makanan asinan
  • Makanan kalengan
  • Makanan gorengan
  • Makanan daging yang diproses
  • Makanan yang dibakar atau di panggang
  • Mie instant
  • Keju olahan
  • Makanan manisan kering
  • Makanan manis beku
  • Makanan daging berlemak dan jeroan
Makanan yang termasuk junk food cenderung tidak mengenyangkan apabila dimakan. Jadi itulah sebabnya mengapa orang seringkali mengkonsumsi junk food secara
 berlebihan.

Tetapi yang harus Anda ingat adalah junk food itu memiliki nilai gizi yang rendah dan kalori yang tinggi. Jadi apabila memakan terlalu banyak maka siap-siaplah menghadapi masalah kesehatan dan berat badan suatu saat nanti.

Apa Saja Bahaya Junk Food Bagi Kesehatan?

Jangan anggap remeh bahaya junk food yah, berikut penjelasan lengkap tentang dampak yang timbul bila mengkonsumsi makanan cepat saji terlalu sering :

1. Beresiko Terkena Diabetes

Sesorang akan terkena diabetes bila kadar gula didalam darahnya terlalu tinggi. Tubuh secara alamiah memiliki hormon yang bisa menstabilkan gula darah yaitu insulin.

Nah insulin ini bisa bekerja dengan baik bila mendapatkan gizi yang cukup dari makanan yang kita makan.

Kalau makanan yang selalu kita makan sehari-hari adalah makanan yang mengandung serat dan sehat yah tidak masalah. Tetapi bagaimana bila yang kita makan itu termasuk makanan junk food. Kan bisa berbahaya bagi kesehatan.

Makanan junk food ini akan mengakibatkan hormon insulin tidak bekerja secara optimal. Akibatnya seseorang bisa terkena diabetes maupun obesitas.

2. Masalah Pencernaan

Dampak junk food pada pencernaan yaitu timbulnya penyakit reflux asam lambung (GERD) dan penyakit syndrom iritasi usus (IBS).

Penyakit GERD atau yang lebih dikenal dengan penyakit asam lambung adalah penyakit yang biasanya ditandai rasa perih pada lambung ketika selesai makan.

Dan apabila diabaikan akan membawa dampak yang buruk nantinya. Jadi bila Anda tidak ingin terkena penyakit ini maka mulai dari sekarang kurangi konsumsi junk food.

Sedangkan IBS itu sendiri adalah sejenis kelainan pada fungsi kerja usus besar. Orang yang menderita IBS otot usus besarnya berkontraksi secara tidak normal, baik itu terlalu cepat atau terlalu lambat.

Dampak yang ditimbulkan biasanya berupa kram pada perut, perubahan pada kotoran, dan terlalu sering buang air besar.

3. Mudah Lelah

Salah satu penyebab orang mudah mengalami rasa lelah adalah karena pola makan yang tidak sehat. Mungkin untuk lebih jelasnya bisa Anda lihat di artikel alasan mengapa orang mudah mengalami rasa lelah.

Mengkonsumsi junk food adalah suatu kebiasaan buruk yang harus segera dijauhi bila Anda ingin hidup sehat.

Junk food memiliki nilai gizi yang rendah sehingga kurang memberikan asupan energi pada tubuh. Akibatnya tubuh akan mudah lelah dan rentan terkena penyakit.

Jadi mulai dari sekarang, alangkah baiknya bila Anda mengurangi atau membatasi konsumsi junk food.

4. Mudah Depresi

Mengkonsumsi junk food juga akan mempengaruhi diri Anda dalam hal psikis. Nutrisi yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh akan mengakibatkan tubuh depresi.

Selain itu, dalam junk food biasanya terdapat bahan-bahan yang memicu depresi bila dikonsumsi terus menerus seperti garam, nitrat, daging olahan, dan yang paling terkenal yaitu MSG.

Makanan yang terlalu banyak mengandung MSG akan menimbulkan dampak pada psikis. Kita mungkin sering mendengar istilah anak micin.

Nah anak micin ini adalah istilah yang digunakan bagi orang yang tingkah lakunya sudah tidak wajar.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan yang mengandung MSG dalam dua bulan akan menimbulkan rasa tegang di leher dan lebih mudah depresi.

5. Fluktuasi Kadar Gula Dalam Darah

Fluktuasi adalah suatu keadaan yang tidak stabil atau terjadi guncangan. Itulah yang terjadi pada gula darah. Ia jadi tidak stabil dan mengacaukan metabolisme dalam tubuh.

Gula dalam darah akan memicu terbentuknya hormon insulin yang berfungsi untuk mengurangi kadar gula dalam darah.

Akibat kurangnya protein dan karbohidrat dalam darah, sewaktu-waktu bisa terjadi penurunan kadar gula darah besar-besaran setelah mengkonsumsi junk food.

Hal itu mengakibatkan kita menjadi gampang emosi dan timbul keinginan untuk mengkonsumsi junk food secara berlebihan.

6. Memengaruhi Fungsi Otak

Terlalu banyak memakan makanan cepat saji akan mempengaruhi kinerja otak. Respon otak akan melambat sehingga mengakibatkan kita menjadi sulit untuk mempelajari keterampilan baru.

Berdasarkan penelitian di jurnal Brain, Behavior, and Immunity mengungkap bahwa satu minggu makan junk food telah mampu untuk memicu gangguan memori pada tikus.

Selain itu, lemak trans yang terkandung dalam junk food dapat menganggu mekanisme sinyal normal dalam otak.

7. Peningkatan Resiko Penyakit Jantung

Dalam junk food terdapat lemak trans yang bisa memicu peningkatan kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah.

Dan berita buruknya adalah kedua hal tersebut sangat berperan dalam pembentukan plak dan penyakit jantung.

Bukan hanya itu, junk food yang terlalu sering bisa mengakibatkan loncakan kadar gula darah. Akibatnya lapisan-lapisan pada pembuluh darah akan rusak dan terjadi peradangan.

8. Masalah Ginjal

Ginjal merupakan organ manusia yang berfungsi memfilter darah. Pada saat kita memakan makanan junk food seperti kentang goreng maupun keripik, tanpa kita sadari bahwa di dalamnya terdapat garam halus yang dapat meningkatkan produksi air liur dan sekresi enzim.

Hal itulah yang membuat kita untuk selalu ingin memakan junk food lagi dan lagi. Selain itu, kandungan lemak jahat dan natrium yang tinggi pada garam halus mengakibatkan ketidakseimbangan sodium-potassium dalam tubuh.

Sehingga yang paling menderita disini adalah ginjal karena berusaha untuk menyaringnya. Dampak lain yang juga akan timbul dari ketidakseimbangan itu adalah hipertensi.

9. Kerusakan Pada Hati

Menurut penelitian yang dilakukan bahwa mengkonsumsi junk food dalam periode tertentu dapat mengakibatkan kerusakan hati yang setara dengan para pengkonsumsi alkohol.

Seseorang yang sering mengkonsumsi junk food dan menjauhi olahraga akan mengalami perubahan enzim pada hatinya selama empat minggu.

Hal ini ditemukan pula pada mereka yang sering mengkonsumsi alkohol.

Berdasarkan suatu studi, hal tersebut bisa terjadi karena penumpukan lemak trans pada hati sehingga mengakibatkan terjadinya disfungsi pada organ tersebut.

10. Memicu Kanker

Alasan utama mengapa junk food seringkali dikaitkan dengan penyakit kanker pada sistem pencernaan adalah karena kurangnya kandungan serat pada junk food.

Bukan hanya itu, makanan cepat saji juga  cenderung lebih tinggi kadar gula dan lemak sehingga dengan mengkonsumsinya akan meningkatkan resiko terkena kanker kolorektal.

Dan bagi pria yang makan makanan cepat saji yang digoreng dikhawatirkan dapat terkena kanker prostat.

11. Masalah Pada Tulang

Junk food memiliki kandungan gula yang tinggi dan menimbulkan asam bagi mulut. Akibatnya dapat memicu kerusakan pada enamel gigi sehingga mengakibatkan gigi berlubang.

Apabila enamel gigi sudah hilang maka tidak bisa diganti lagi.

Selain itu, kandungan natrium yang tinggi pada junk food akan menimbulkan resiko terkena osteoporosis atau kerapuhan pada tulang.

12. Penimbunan Kalori Dalam Tubuh

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa junk food memiliki kandungan kalori yang tinggi.

Banyak memakan junk food tidak akan mencukupi kebutuhan energi kita. Tetapi justru dapat menimbun kalori yang berlebih dalam tubuh.

Dan kalori inilah yang akan memicu timbulnya berbagai penyakit berbahaya suatu saat nanti.

Jadi mulai dari sekarang ubah atau bahkan hilangkan kebiasaan Anda yang masih suka mengonsumsi junk food.

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar