Siapa Bilang Orang Introvert Tidak Bisa Promosikan Diri? Begini Caranya

Siapa Bilang Orang Introvert Tidak Bisa Promosikan Diri? Begini Caranya

cara introvert mempromosikan diri

Pernah tidak kamu merasa ketakutan ketika mau bicara atau berpendapat karena bingung bagaimana menyampaikannya.

Bisa jadi kamu tergolong introvert yang cenderung lebih suka menjauhi keramaian. Jadi walau untuk sekedar berbicara di hadapan orang banyak pun agak kesusahan.

Walaupun sifat introvert itu bukanlah sesuatu yang buruk. Tetapi bisa jadi penghambat kemajuan karier kamu di masa mendatang. Bila dibiarkan itu akan sangat tidak baik.

Bagaimana caranya kamu mempromosikan diri pada perusahaan yang mau merekrutmu? Belum lagi dalam hal promosi dan presentasi terhadap calon klien.

Untuk kamu yang berada dalam situasi ini, berikut beberapa tips bagaimana mempromosikan diri terutama dalam hal pekerjaan sehingga tetap bisa bersaing mendapat pekerjaan yang Anda impikan.

1. Mencari Referensi Belajar

Carilah berbagai referensi baik itu di internet atau sumber yang lainnya. Bisa juga dengan membaca buku, mononton video, atau mendengar audio tentang bagaimana cara mempromosikan diri.

Dengan begitu maka pengetahuan kamu bisa semakin bertambah.

Kamu akan semakin menyadari bahwa untuk menjadi seseorang yang bisa berbicara di hadapan orang banyak bukanlah hal yang tidak mungkin.

2. Sharing Hal yang Memotivasi kamu Jadi Kuat

Beranikan diri untuk membagikan sesuatu yang bisa memotivasi kamu menjadi lebih kuat. Seperti misalnya kisah perjuangan atau segala keluh kesah yang kamu rasakan.

Atau misalkan kamu di beri kepercaan oleh atasan untuk berbagi pengalaman kepada karyawan baru di kantor. Itu adalah kesempatan bagus melatih sekaligus mengukur kemampuan public speaking kamu.

Dalam konteks ini kamu adalah seorang introvert. Berarti otomatis kamu sangat tidak menyukai strangers atau orang baru.

Jadi alangkah baiknya sebelum menceritakan sesuatu kepada orang baru, pertimbangkan dahulu apa yang akan kamu ceritakan.

Apakah cerita itu akan mengganggu percaya diri kamu atau tidak? Apakah cerita itu cukup menarik atau tidak?

Kalau memang kamu merasa cerita itu layak diceritakan dan tidak menimbulkan masalah maka ceritkanlah.

Sama halnya dalam urusan marketing. Ketika ingin mempromosikan suatu produk maka pertimbangkan dahulu apa yang mau kamu katakan agar calon konsumen mau membeli produkmu.

3. Fokus Pada Audiens yang Positif

Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam promosi adalah pertahanan yang kokoh. Pertahanan yang dimaksud disini bukan dalam hal perkelahian maupun keamanan.

Tetapi lebih kepada pertanan dari serangan perasaan khawatir terhadap rekasi lawan bicara. Apalagi kamu termasuk orang yang tidak PEDE tampil di khalayak ramai.

Karakter orang itu berbeda-beda. Mungkin ada yang suka gayamu atau justru sebaliknya.

Terkadang ada calon konsumen yang tak segan memberikan espon negatif seperti tatapan merendahkan, sambutan yang kaku, dan hal lain yang bisa menyudutkan kamu.

Jadi bijaklah dalam merespon calon konsumen. Agar kamu tidak trauma atas respon lawan bicaramu yang tak sesuai ekspektasi.

4. Ketahui Bakat dan Talenta Kamu

Perlu kesadaran dan niat dari dalam hati untuk bisa membuat orang tahu siapa diri kita. Kalau kita hanya pasrah saja.

Maka sampai lebaran alien pun kamu tak akan pernah bisa berkembang. Kamu hanya terpasung pada satu tempat.

Untuk bisa mempromosikan diri, terlebih dahulu kamu harus tahu apa bakat dan talentamu. Cari dan gali secara mendalam kelebihan apa yang kamu miliki sebagai sosok yang introvert.

Misalnya dari kecil kamu suka membaca buku dan gemar menulis cerpen. Maka dari situ kamu harus bisa mengembangkannya.

Eksplor bakat itu menjadi sesuatu yang bisa bernilai jual dan layak untuk dipromosikan.

Begitu pula dalam hal marketing. Kamu tidak akan bisa menjul suatu produk jika kamu sendiri tidak mengetahui apa kelebihan dari produkmu.

Tidak ada yang bisa kamu sampaikan pada calon konsumen.

5. Media Apa yang Cocok Untuk Kamu?

Cari media apa yang pas untuk kamu bisa mengekspresikan dirimi. Apakah dengan bercerita, menulis, membuat video, atau dengan cara-cara menarik yang lain.

Belajar dari para youtubers, kolaborasi yang mereka lakukan dengan teman di video adalah cara ampuh mereka untuk mempromosikan diri atau produk dengan cukup efektif.

Kamu bisa meniru metodenya bila kamu malu tampil sendirian di depan kamera. Cari teman yang cukup berpengalaman tampil di kamera untuk mendukungmu.

Hati-hati dalam memilih teman. Jangan sampai kamu memilih teman justru jadi lebih populer daripada kamu disaat kamu sedang berjuang keras untuk promosi.

Bila kamu pandai menggambar maka wujudkan promosimu dalam sebuah gambar. Siapa tahu besok-besok kamu bisa jadi desainer terkenal. Selain menyenangkan kamu juga akan dapat uang.

Kepribadian yang introvert bukan berarti tidak bisa berprestasi. Yang terpenting adalah bagaimana kamu menuangkan bakatmu pada media yang tepat.

6. Banyak Berlatih dan Mempersiapkan Diri

Jangankan seorang introvert, bahkan orang extrovert sekalipun pasti butuh persiapan sebelum menampilkan sesuatu.

Mulailah dengan berlatih berbicara di depan cermin pada saat ingin melakukan presentasi.

Susun baik-baik poin yang akan disampaikan, pilih pakaian yang membuatmu merasa percaya diri, dan selalu latih penguasaan dirimu.

Rasa grogi pasti akan ada, jadi kamu harus menyiasatinya dengan tidak panik karena tatapan tajam orang-orang yang menjadi lawan bicaramu

7. Menerima kelebihan diri

Setelah kamu mengenal diri sendiri, hal yang tak kalah pentingnya adalah kamu harus menerima apa kelebihan yang kamu miliki. Tidak usah disembunyikan. Jangan terlalu memikirkan perkataan orang-orang.

Misalnya kamu pandai dalam memperbaiki komputer. Orang-orang sering kesulitan mencari orang yang bisa memperbaiki komputer.

Namun di lain sisi kamu tidak mau menampakkan kelebihanmu karena tidak ingin dipuji. Kamu tidak ingin dianggap sombong karena punya kelebihan itu.

Itu adalah suatu hal yang keliru. Tunjukkan saja kelebihanmu walaupun  kamu memang dianggap sombong.

Yang harus kamu tahu bahwa menampakkan kelebihan untuk berbagi imu dan membantu sesama serta memberi dampak positif maka tidak termasuk sombong.

Jadi tonjolkan saja kelebihan apa yang kamu miliki. Ketika kamu bisa menyelesaikan suatu permasalahan beberapa orang maka bukan tidak mungkin orang itu akan selalu mengingat siapa dirimu.

Mereka tidak akan ragu mencarimu karena mereka sudah tahu kalau kamu memang bisa diandalkan. Bukan hanya omong kosong belaka.

Dengan begitu kamu tidak usah repot-repot promosi. Karena dengan sendirinya kamu akan terkenal.

8. Mengubungi Teman

Dengan menghubungi teman maka kamu akan semakin terbantu dalam hal promosi. Kamu bisa minta bantuan sama teman untuk mengenalkan siapa Anda kepada orang lain.

Bisa dengan menyuruh teman untuk membuka percakapan tentang kamu yang berjasa dalam kesuksesan suatu proyek.

Untuk bisa meyakinkan orang lain tentunya kamu juga harus membangun relasi dan konsisten pada karakter kamu.

Kamu tidak harus berhubungan denga banyak orang atau hadir di semua acara seminar.

Jika kamu pandai dalam menghargai hubungan pertemanan maka kamu tidak harus turun tangan untuk tujuan promosi.

Temanmu akan membantu secara sukarela untuk mencarikan wadah atau sarana untuk kamu bisa menunjukkan kelebihanmu.

Baca Juga : Biografi Soekarno dan Moh Hatta Singkat dan Lengkap Versi Wikipedia

9. Beristirahat Sejenak

Cara optimal untuk mempromosikan diri adalah dengan tidak melakukannya setiap saat.

Kamu hanya harus mempertimbngkan momentum yang pas untuk menunjukkan kebolehanmu yang tentunya sesuai passion kamu.

Promosi akan jadi sangat melelahkan bila dilakukan terus menerus sepanjang hari.

Jadi alangkah baiknya jika kamu mengambil waktu santai sejenak atau berlibur untuk merilekskan tubuh dan pikiran.

Dengan begitu, ketika kembali ke rutinitas maka kondisi kamu akan semakin optimal dan fresh dengan pikiran yang sudah recharge, sehingga kamu menjadi tidak terlalu takut untuk berbicara di hadapan orang banyak.

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar