Tingkatkan Kinerja Otak Anda Dengan 10 Makanan Luar Biasa Ini

Tingkatkan Kinerja Otak Anda Dengan 10 Makanan Luar Biasa Ini

makanan untuk kinerja otak

Siapapun pasti ingin meningkatkan kinerja otaknya. Sebenarnya Cara tokcer dan sederhana untuk memaksimalkan fungsi otak adalah dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Makanan yang sehat akan membuat kerja otak menjadi maksimal. Selain itu, daya ingat dan konsentrasi pun akan meningkat.

Hampir sebagian besar pekerja di Indonesia menghabiskan waktunya untuk bekerja selama 8 sampai 10 jam dalam sehari.

Jadi kalau dikalikan 5 hari waktu kerja dalam seminggu berarti otak Anda harus bekerja secara optimal selama 40 sampai 50 jam dalam seminggu.

Dan kebiasaan yang timbul karena padatnya jam kerja adalah para pekerja yang selalu ingin makan makanan yang cepat dan gampang.

Akibatnya mereka jadi memakan makanan yang kurang sehat dan ujung-ujungnya akan berdampak pada kinerja otak.

Makanan yang tidak sehat akan memberikan dampak buruk terhadap otak seperti kurangnya konsentrasi, sering lupa, dan bahkan mempengaruhi suasana hati menjadi tidak nyaman.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ternyata makanan yang kita makan mempengaruhi produksi neurotransmitter yang sangat berperan dalam tingkat produktivitas otak. Artinya,  semakin banyak neurotransmitter maka kinerja otak semakin bagus.

Jadi apabila Anda memakan makanan yang kurang sehat setiap harinya,  kemungkinan otak Anda saat ini tidak bekerja secara optimal.

Makanan apa saja yang bisa meningkatkan kinerja otak?

Dari 10 jenis makanan berikut ini tidak semuanya juga harus Anda makan tiap hari. Seandainya Anda bisa menyediakannya setiap hari justru semakin baik.

Tetapi kalau hanya beberapa yang bisa Anda sediakan yah no problem. Berikut jenis makanan ajaib yang bisa meningkatkan kinerja otak:

1. Gandum utuh (whole wheat)

Ketika kita melakukan suatu pekerjaan maka sudah pasti membutuhkan konsentrasi agar pekerjaan yang kita lakukan bisa maksimal. 

Sedangkan untuk bisa berkonsentrasi membutuhkan energi yang cukup dari dalam darah yang sering disebut glukosa. Dan glukosa dapat kita temui pada whole wheat atau gandum utuh. 

Selain itu, di dalam gandum juga terdapat folat dan vitamin B yang sangat penting dalam perkembangan sel-sel memori di otak.

2. Pisang

Siapa yang tidak kenal dengan pisang. Buah berwarna kuning panjang yang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.

Pisang mengandung glukosa yang bisa dijadikan sebagai cadangan energi bagi tubuh. Jadi apabila Anda kelaparan di tempat kerja dan tidak sempat keluar untuk mencari makanan karena saking sibuknya.

Pisang bisa jadi pilihan tepat sebagai pengganjal lapar daripada memakan makanan kemasan yang dijual di warung.

3. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Mengkonsumsi kacang-kacangan juga dapat meningkatkan kinerja otak Anda karena mengandung asam oleat.

Selain itu, berdasarkan hasil penelitian menjelaskan bahwa memakan kacang-kacangan dapat membantu menyeimbangkan mood Anda.

Ada beragam kacang-kacangan atau biji-bijian yang bisa Anda konsumsi seperti kacang tanah, kacang polong, kedelai, almond, kacang mete, biji bunga matahari, biji wijen, kacang brazil, biji rami, dan lain-lain.

Dalam mengonsumsinya tidak harus secara langsung. Bisa juga dengan mengonsumsi produk olahannya seperti tahu, tempe, selai, atau kuaci.

4. Air

Dalam tubuh kita hampir sebagian besar terdiri dari air, yakni sekitar 70%. Maka dari itu sangat penting bagi kita untuk minum air setiap harinya agar kebutuhan tubuh kita akan air bisa terpenuhi.

Lantas apa saja dampak yang bisa terjadi bila kebutuhan air tidak terpenuhi? Ada banyak sekali. Air ibaratkan pelumas dalam sebuah mesin.

Coba bayangkan bagaimana mesin tanpa pelumas. Pastinya mesin tidak akan berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya.

Nah begitu pun dengan tubuh kita. Bila tubuh kekurangan air maka akan mengakibatkan fungsi pada tubuh terganggu termasuk otak.

Ketika otak kekurangan cairan maka akan menimbulkan sakit kepala dan itulah salah satu alasan mengapa seseorang mudah merasa lelah.

Kita mungkin sering mendengar anjuran untuk minum delapan gelas air dalam sehari. Tetapi tak semua orang yang benar-benar menerapkannya.

Apakah Anda termasuk orang yang melakukannya? Bila tidak maka segeralah ubah kebiasaan Anda.

5. Alpukat


alpukat

Alpukat termasuk buah-buahan yang banyak digemari orang karena sangat menyegarkan bila dibuat jus. Namun tahukan Anda bahwa dibalik kesegaran buah alpukat tersimpan manfaat yang luar biasa bagi otak.

Buah alpukat mengandung zat yang disebut asam oleat dimana zat ini dapat meningkatkan kinerja otak dengan membuat sebuah mantel isolasi di sekitar otak yang disebut mielin.

Mielin berfungsi mempercepat transportasi dan pemrosesan data di otak hingga kecepatan 200 mil per jam. Sedangkan saraf yang tidak dilapisi oleh mielin kinerjanya akan lambat.

6. Cokelat hitam

Kita mungkin sering mendengar kalau orang yang sedang badmood sebaiknya dikasih coklat biar badmoodnya hilang.

Anggapan tersebut memang benar karena cokelat hitam mengandung zat flavonoid (termasuk antioksidan) yang berfungsi meningkatkan mood.

Berdasarkan hasil penelitian mengungkap bahwa terjadi peningkatan aliran darah ke otak setelah memakan cokelat hitam(dark chocolate) selama lima hari.

Karena lancarnya aliran darah ke otak maka secara otomatis aliran oksigen ke otak pun meningkat. Dan akhirnya tingkat produktivitas otak pun juga meningkat.

7. Bayam

Bayam mengandung nutrisi yang sangat penting bagi otak yakni folat dan vitamin K. Folat berfungsi untuk melindungi jaringan saraf dari kerusakan agar kecepatan pengiriman pesan ke otak tidak melambat. Sedangkan vitamin K berfungsi meningkatkan aktivitas dan memori otak.

Selain itu, manfaat lain bayam yakni untuk mendetoksifikasi liver atau hati sehingga darah menjadi bersih dan otak pun menjadi sehat.

8. Salmon

Salmon kaya akan omega-3 yang terbuat dari EPA(Eicosapentaenoic Acid) dan DHA(Docosahexaenoic Acid).

Omega-3 adalah asam lemak yang juga terdapat di dalam otak kita. Jadi tidak heran bila omega-3 dapat meningkatkan kinerja otak sekaligus melindungi dan mencegah peradangan pada otak.

Tingkat DHA yang rendah dapat meningkatkan resiko terkena Alzheimer dan hilang ingatan. Studi terbaru menjelaskan bahwa ternyata omega-3 juga dapat membantu menstabilkan suasana hati.

9. Buah dari keluarga berry

Buah yang termasuk keluarga berry terkenal memiliki kadar antioksidan yang tinggi yang berperan dalam melindungi dan meningkatkan memory otak.

Buah dari keluarga berry termasuk mullberry, cherry, blackberry, strawberry, blueberry, dan lain-lain.

Semakin gelap warna buah berry maka semakin tinggi pula kadar antioksidannya. Buah yang kadar antioksidannya tinggi dapat mencegah penyakit Parkinson dan Alzheimer di masa yang akan datang.

10. Buah bit

Dalam buah bit terkandung nitrat alami yang mampu memperlancar aliran darah ke otak sehingga dapat meningkatkan kinerja otak maupun mental.

Berdasarkan penelitian di Translational Science Center mendapati bahwa dengan memberi jus bit pada orang lanjut usia setiap harinya bisa meningkatkan aliran darah ke area otak yang berkaitan dengan demensia atau pikun.

Baca Juga : 7 Trik Jago Berbicara di Depan Umum yang Digunakan Para Ahli

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar