BACA INI, Kalau Masih Bingung Sudah Lulus Kuliah Mau Kerja Apa?

BACA INI, Kalau Masih Bingung Sudah Lulus Kuliah Mau Kerja Apa?

Sudah lulus mau kerja apa

Pertanyaan yang mungkin horor bagi kebanyakan mahasiswa adalah kalau sudah lulus kuliah mau kerja dimana?

Hmmmmmm

Jawabannya lama sekali. Mungkin harus tunggu lebaran monyet yah. Hampir semua mahasiswa yang ditanya seperti itu butuh waktu lama untuk menjawab.

Dan beberapa hari kemudian....

“Kamu mau kerja apa?”

Tik tok tik tok........

Dan masih belum juga ada jawaban

Pertanyaan ini bisa mengakibatkan kegalauan massal bagi para mahasiswa yang baru lulus dan menerima ijazah di tangannya.

Ijazah yang selembar tiba-tiba menjadi sangat berat ketik orang tua bertanya “Sudah lulus mau kerja apa nak?” tangan tiba-tiba gemetar dan kepala pusing tujuh keliling.

Karir yang bisa menawarkan stabilitas ekonomi, lingkungan kerja menyenangkan, dan gaji yang stabil memang sesuatu yang sangat diinginkan oleh para fresh graduate.

Namun yang sering menjadi masalah adalah karir seperti apa yang cocok untuk Anda?

Lupakan segala cara memilih karir berdasarkan zodiak Anda tahun ini. Lupakan juga cara memilih karir dengan hanya berpatokan pada latar belakang pendidikan.

Simak baik-baik tips memilih karier yang tepat untuk Anda sesuai kata hati Anda dengan dibantu pertanyaan-pertanyaan berikut ini.

1. Hal Apa yang Paling Anda Kuasai dan Hal Apa yang Anda Sukai?


Mau kerja ini tidak sreg. Mau kerja ini, tapi profesi yang itu menarik juga. Terlalu banyak memilih bukanlah hal yang baik. Cukup satu saja, termasuk dalam hal memilih karir.

Mulai sekarang berhentilah bingung dan galau mau kerja apa. Karir yang tepat untuk seseorang adalah yang sesuai dengan kepribadian, bakat, dan minatnya.

Pertanyaan pertama yang harus Anda jawab adalah "Apa yang ketika Anda mengerjakannya Anda-lah yang terbaik? Apa yang menjadi kelebihan diri Anda? Itulah bakat.

Tips memilih karir yang tepat adalah berdasarkan apa yang Anda bisa lakukan.

Melakukan sesuatu yang sudah Anda kuasai dibidangnya akan membuat Anda menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Anda juga akan dianggap expert oleh perusahaan yang menerima Anda. 

Apa yang paling Anda sukai dan ketika melakukannya Anda sangat bersemangat maka itulah yang disebut MINAT. 

Mungkin Anda sudah bosan mendengar kata "Kerja sesuai passion". 

Karena Anda sendiri tidak tahu apa passion Anda. Tidak semua orang memiliki passion yang jelas.  

Kebanyakan dari kita justru kehilangan jati diri karena memiliki terlalu banyak passion. Kerja sesuai passion namun tanpa tujuan yang jelas hanya membuat Anda obsesif. 

Jadikan passion dan sesuatu yang Anda sukai sebagai titik awal memiih karir yang tepat. 

Misalkan Anda punya banyak ide di kepala, maka curahkan semua ide itu dalam bentuk tulisan. 

Namun,  apakah Anda memang cocok jadi penulis? Belum tentu. 

Bila Anda sangat jeli dalam melihat kekurangan suatu tulisan, bisa memberi feedback tulisan pada orang lain, suka gali topik dan menyusunnya jadi editorial, serta bisa membimbing orang lain menulis. 

Mungkin Anda justru lebih berkompeten menjadi seorang editor atau technical writer. Tidak harus jadi penulis novel.

2. Lingkungan Kerja Seperti Apa yang Sesuai Tipe Kepribadian Anda?


Disinilah tes kepribadian MBTI diperlukan. 

Dengan melihat hasil tes kepribadian MBTI, Anda bisa mengetahui lingkungan kerja seperti apa yang sesuai dengan tipe kepribadian Anda.

Hasil dari tes ini akan membuat Anda sadar akan kelebihan dan kekurangan Anda, serta bagaimana caranya mengubah kekurangan itu menjadi kelebihan. 

Bagian terpenting dari tes MBTI adalah mengidentifikasi apakah Anda memiliki kepribadian introvert atau ekstrovert. Karena kedua kepribadian ini sangat berbeda jauh, bahkan dalam karir. 

Orang yang berkepribadian introvert mungkin lebih tertarik pada penelitian yang suasananya tenang. 

Sedangkan orang ekstrovert akan sangat nyaman di kantor marketing yang sibuk. Senang berbicara di depan umum, berinteraksi dengan klien, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Tamparan Untuk Mahasiswa Jaman Now Yang Masih Kuliah

3. Anda Lebih Cenderung Promotion Focused atau Prevention Focused?


Tips memilih karir yang tepat berikutnya adalah mengetahui motivasi. Karena motivasi adalah hal yang penting dalam kepuasan bekerja.

Pada umumnya ada dua jenis motivasi kepribadian,  yaitu Promotion dan Prevention

Bila Anda lebih termotivasi ketika mempromosikan dan mengembangkan sesuatu (Promotion), maka tipe kepribadian Anda sangat cocok untuk menjalankan perusahaan start-up yang punya resiko dan peluang yang besar.

Mereka yang punya kepribadian ini adalah calon pengusaha dan marketing yang baik. Karena berpikir lebih imajinatif, bekerja cepat, dan mampu untuk meraih peluang baru. 

Namun kekurangannya adalah cenderung membuat kesalahan besar, terlalu optimis, dan bersikap impulsif. 

Lain halnya jika Anda memiliki kepribadian yang Prevention, orang yang berkepribadian seperti ini akan cenderung melindungi sistem dalam pekerjaan mereka dan selalu mempertahankan status quo (sama seperti sebelumnya).  

Orang yang memiliki kepribadian ini biasanya adalah seorang profesional yang lebih suka dalam hal perencanaan, kehandalan, pemikiran analitis, dan ketelitian. 

Jadi sangat cocok bila menjadi developer di perusahaan besar yang memiliki rules yang baku. 

Orang seperti ini akan nyaman dengan sistem kerja nine to five (waktu kerja jam 9 sampai jam 5).

4. Gaya Hidup Seperti Apa yang Anda Inginkan?


Pilihan gaya hidup adalah sesuatu yang harus dijadikan pertimbangan dalam memilih karir yang tepat. Gaya hidup yang seperti apa yang membuat Anda nyaman? 

Apakah Anda termasuk orang yang berkepribadian Intuitive dan Extroversion menurut MBTI? 

Jika iya,  maka Anda sangat cocok untuk menjadi entrepreneur atau pekerja industri yang kreatif. 

Lain halnya kalau kepribadian Anda lebih dominan pada Sensing dan Introversion. 

Pekerjaan yang teratur akan lebih cocok untuk Anda dibanding jam kerja yang fleksibel. 

Anda lebih nyaman dengan pekerjaan yang mengharuskan Anda bangun pagi untuk ke kantor dan pulang pada pukul lima sore. 

 Mempertimbangkan gaya hidup impian pun perlu dalam hal memilih karir yang cocok untuk Anda.

Walaupun terkadang gaji besar yang menggiurkan seringkali menarik perhatian. 

Namun kebanyakan orang memilih pekerjaan karena ditawari kepuasan kerja dan gaya hidup impian oleh perusahaan tempat mereka bekerja. 

Misalnya Anda memiliki gaji bulanan yang relatif kecil. Tetapi di akhir tahun Anda mendapatkan berbagai bonus seperti kesempatan traveling, kehidupan kerja yang punya banyak waktu dengan keluarga, beribadah, dan tidak terlalu banyak waktu lembur. 

Pekerjaan yang seperti inilah yang banyak dicari oleh para generasi milenial saat ini. Lebih mengutamakan kepuasan kerja dibanding gaji bulanan yang besar.

Baca Juga : Bagaimana Membungkam Kritik Batin Tanpa Ampun Dengan 6 Cara

5. Anda Ingin Tinggal Dimana?


Selain mengidentifikasi tipe keperibadian yang sesuai tes kepribadian MBTI, tips memilih karir yang terakhir adalah mempertimbangkan Anda ingin tinggal di lingkungan tempat tinggal seperti apa.

Ini bergantung pada pilihan karir dan jenis pekerjaan yang ingin Anda jadikan profesi.

Misalnya Anda memiliki impian untuk bekerja di industri media dan bergelut di broadcast TV nasional, maka Anda sebaiknya tinggal di perkotaan. 

Tetapi jika Anda ingin jadi petani, pengajar, dokter, atau ahli IT, maka Anda bisa tinggal dimana saja. 

Jenis pekerjaan yang dipilih juga akan memengaruhi ketika ada pertanyaan tentang "Tempat tinggal impian Anda ingin seperti apa?"

Kota metropolitan dengan rumah makan dan toko brand ternama disetiap sisinya? Atau kota yang suasananya agak sepi dan lebih tenang. 

Tentu untuk menentukannya bisa dengan menggunakan hasil tes MBTI sebagai parameter atau pertimbangan. 

Untuk memilih karir yang tepat memang sih susah-susah gampang. Tapi bukan berarti Anda tidak bisa menemukan karir yang sesuai. 

Jadi, jangan terlalu lama gemetaran dan merinding kalau ditanya oleh orang tua "Mau kerja apa setelah lulus?". 

Dalam memilih karir yang tepat bukan hanya dilihat dari seberapa besar gaji yang Anda peroleh. 

Tetapi yang perlu Anda ketahui hal apa yang paling Anda sukai, kuasai, dan lingkungan yang seperti apa yang cocok dengan kepribadian Anda. 

Karena kesuksesan dalam memilih karir adalah ketika Anda dapat bekerja sesuai dengan passion.

Uang bukanlah segalanya, yang lebih penting daripada uang adalah kepuasan mental. 

Ketika Anda telah berhasil 5 pertanyaan di atas, maka saya yakin Anda tidak akan bingung lagi ketika ditanya mau kerja apa setelah lulus kuliah. 

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar