Kuliah Jurusan Manajemen Kerjanya Jadi Apa? Ini Penjelasan Paling Lengkapnya

Kuliah Jurusan Manajemen Kerjanya Jadi Apa? Ini Penjelasan Paling Lengkapnya

kuliah jurusan manajemen kerjanya jadi apa

Hidupcu.com - Pada saat dilema memilih jurusan manajemen atau tidak, Anda mungkin bertanya-tanya kuliah jurusan manajemen kerjanya jadi apa? Prospeknya bagus atau tidak? Gajinya tinggi atau tidak? Mata kuliah apa saja yang dipelajari? Dan sebagainya.

Sebenarnya yang jadi permasalahan bukan kuliah jurusan manajemen kerjanya jadi apa. Tetapi apakah jurusan manajemen itu sesuai dengan passion Anda atau tidak.

Namun tak bisa dipungkiri bahwa sebelum memilih jurusan manajemen kita juga harus mengetahui kuliah jurusan manajemen kerjanya jadi apa.

Tetapi sebelum  membahas lebih jauh tentang prospek kerja jurusan manajemen  kerjanya jadi apa, akan lebih baik jika kita mengetahui dahulu tentang seluk beluk jurusan manajemen. Berikut rinciannya.

Daftar Isi
  1. Apa Itu Prodi Manajemen?
  2. Fakta Jurusan Manajemen
  3. Kuliah Manajemen Susah Gak?
  4. Gaji Lulusan Manajemen
  5. Macam Macam Jurusan Manajemen
  6. Kuliah Jurusan Manajemen Kerjanya Jadi Apa?

Apa Itu Prodi Manajemen?


Jurusan manajemen itu seperti apa? Jurusan manajemen merupakan jurusan yang berkaitan dengan tanggung jawab dalam pengelolaan suatu perusahaan atau organisasi yang secara singkat bisa dikatakan sebagai cabang dari ilmu bisnis.

Mata kuliah manajemen umumnya diajarkan pada jurusan bisnis dan ekonomi, tetapi banyak juga universitas di dunia yang menetapkannya sebagai satu jurusan yang berdiri sendiri.


Fakta Jurusan Manajemen

  • Perbandingan mahasiswa dan mahasiswinya bisa sampai 1:3
  • Lebih akrab dengan kalkulator dibanding laptop
  • Lebih mudah diterima oleh camer (Calon Mertua)
  • Sering disangka pelit oleh sebagian orang
  • Orang yang dianggap paling cocok membagi tugas dalam organisasi
  • Kuliah jurusan manajemen mata kuliahnya susah-susah gampang
  • Orang dari jurusan non-manajemen kebanyakan mengambil jurusan manajemen untuk S2-nya.

Kuliah Manajemen Susah Gak?


Sebagian besar mahasiswa non-manajemen beranggapan bahwa kuliah jurusan manajemen itu mudah. Hal itu tidak sepenuhnya benar.

Pasalnya dalam jurusan ini kamu akan disibukkan dengan perhitungan dan teori, walaupun lebih banyak perhitungannya.


Gaji Lulusan Manajemen


Untuk jumlah gaji yang diterima lulusan manajemen itu bervariasi, tergantung jabatan apa yang ditempati.

Untuk gaji seorang manajer SDM di perusahaan multinasional berkisar Rp35 sampai Rp 45 juta per bulan. Sedangkan untuk perusahaan lokal umumnya sekitar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per bulan.

Sementara untuk rentang gaji sarjana ekonomi yang menempati jabatan tingkat menengah di bank atau perusahaan nasional sekitar Rp 25 juta sampai Rp 35 juta per bulan dengan pengalaman kerja 2-4 tahun.

Baca Juga : 7 Pekerjaan Jurusan IPS yang Gajinya Besar di Indonesia dan Banyak Peminat


Macam Macam Jurusan Manajemen


Beberapa cabang ilmu atau konsentrasi jurusan manajemen antara lain :
  • Manajemen Kewirausahaan, mempelajari tentang cara berwirausaha dan mendirikan sebuah bisnis.
  • Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), mempelajari tentang perilaku karyawan dan cara mengelolanya untuk mencapai tujuan bisnis.
  • Manajemen Keuangan, mempelajari tentang cara pengelolaan keuangan dalam bisnis.
  • Manajemen Pemasaran, mempelajari tentang cara mempromosikan dan menjual produk atau layanan ke calon konsumen.
  • Manajemen Operasi, mempelajari tentang teknik produksi dari sebuah produk atau layanan bisnis. 

Kuliah Jurusan Manajemen Kerjanya Jadi Apa?


Nah, sampailah kita pada inti dari postingan ini yakni kerja apakah kita setelah lulus jurusan manajemen? Berikut beberapa diantaranya.


1. Akuntan


jurusan manajemen susah cari kerja

Walaupun profesi ini terkesan bagi orang yang tidak suka matematika, tetapi akuntan itu ibarat tulang punggung perusahaan.

Mereka adalah prioritas utama yang dipekerjakan saat perusahaan baru didirikan dan yang paling akhir dikeluarkan saat perusahaan bangkrut.

Mereka yang bekerja sebagai akuntan biasanya adalah mahasiswa yang kuliah manajemen dengan peminatan khusus manajemen keuangan.

Passion dalam bidang matematika merupakan suatu kewajiban bila ingin lancar menjalankan profesi ini.

Anda juga bisa berkesempatan bekerja sebagai akuntan di perusahaan yang ada di luar negeri apabila memiliki skill bahasa asing.

Baca Juga : Prospek Kerja Sastra Inggris yang Jarang Diketahui Orang dan Penjelasan Dasar Tentangnya


2. Konsultan Bisnis


Pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang paling sering dipikirkan oleh mereka yang mengambil jurusan manajemen. Bahkan tak menutup kemungkinan Anda juga salah satunya.

Banyak yang setelah lulus kuliah langsung melamar kerja di perusahaan multinasional atau sekalian ke luar negeri.

Walaupun terdengar mewah tetapi gaji seorang konsultan bisnis cukup bervariasi. Tergantung seperti apa perusahaan tempat mereka bekerja.

Apabila setelah lulus kuliah Anda mendaftar di perusahaan besar dan akhirnya diterima maka tentu gaji Anda akan signifikan nominalnya.

Namun apabila Anda diterima di perusahaan kecil atau startup maka jangan terlalu berharap gaji besar. Anggap saja saat ini Anda hanya mencari pengalaman.

Baca Juga : 5 Tips Cara Melamar Kerja Via Online Di Jobstreet Agar Dipanggil dan Diterima


3. Marketer


prospek kerja manajemen pemasaran

Kuliah jurusan manajemen tidak terlepas dengan yang namanya pemasaran atau marketing. Maka dari itu tak heran kalau selepas lulus jurusan manajemen banyak yang mempertimbangkan profesi ini.

Untuk Anda yang pada saat kuliah memutuskan memilih konsentrasi pemasaran tentunya telah mempelajari bagaimana mengatur pemasaran produk, periklanan, target pasar, dan sebagainya.

Untuk seorang marketer handal bertugas untuk meyakinkan banyak orang untuk membeli dan mulai menggunakan produk atau jasa perusahaan yang bersangkutan.

Apabila pada saat kuliah jurusan manajemen Anda sudah menyadari bakat Anda yang senang mempromosikan produk tertentu maka profesi ini mungkin cocok untuk Anda.


4. Staf Finance


Mungkin Anda bertanya-tanya apa sih bedanya staf finance dengan akuntan. Yah memang pada dasarnya keduanya sama-sama mengatur keuangan. Meskipun berada dalam skala yang berbeda.

Apabila bagian finance berperan sebagai pihak yang berusaha mendapatkan dan menerima uang, maka akuntan sendiri adalah pihak yang fokus pada pencatatan dan pengelompokan transaksi yang dilakukan oleh pihak finance.

Intinya kedua profesi ini sama-sama berasal dari kuliah manajemen dengan konsentrasi manajemen keuangan.

Apabila Anda termasuk kategori orang yang berambisi besar dan pandai dalam mengatur strategi keuangan maka profesi ini sangat cocok untuk Anda.


5. Recruiter


prospek kerja manajemen sumber daya manusia

Siapa bilang kuliah jurusan manajemen hanya terpaku pada manajemen keuangan. Bagi Anda yang berminat dengan manajemen SDM (Sumber Daya Manusia), profesi sebagai recruiter perusahaan bisa jadi bahan pertimbangan.

Untuk berprofesi sebagai recruiter, And harus bisa bersaing ketat dengan sarjana psikologi. Namun tidak usah khawatir dulu, karena untuk lulus dari kuliah manajemen dengan konsentrasi manajemen SDM Anda akan mempelajari sedikit-sedikit tentang ilmu psikologi.


6. Staf HRD


peluang kerja jurusan manajemen keuangan

Apa perbedaan recruiter dengan seorang staf atau leader untuk Human Resource Department (HRD)?

Recruiter sebenarnya masih satu bagian dengan department SDM atau human resources. Hampir sama dengan recruiter, untuk Anda yang ingin berkecimpung dalam bidang ini harus fokus pada manajemen SDM pada saat kuliah jurusan manajemen.

Dalam Humaan Resources Department suatu perusahaan, Anda tidak hanya bertugas merekrut calon staf potensial untuk diposisikan di bidang-bidang tertentu pada perusahaan tempat Anda bekerja. Tetapi juga Anda harus memastikan dari berbagai sisi seperti karakter, keahlian (skill), serta pengalaman.

Intinya Anda harus bisa mempertimbangkan cocok tidaknya suatu kandidat untuk menerima pekerjaan dari perusahaan tempat Anda bekerja atau tidak.


7. Bagian Operasional


Untuk Anda yang kuliah jurusan manajemen pasti sudah sangat familiar dengan kata "Manajemen operasional."

Mereka yang memilih konsentrasi pada manajemen operasional biasanya memiliki minat yang lebih dengan proses produksi suatu barang, jasa, hingga sistem.

Singkat cerita, fokus mereka adalah memastikan apakah operasional perusahaan berjalan dengan efektif, efisien, dan optimal atau tidak.

Apabila Anda ingin fokus berkarir dalam bidang ini, sebagai lulusan jurusan manejemen Anda harus bisa memastikan agar segala faktor produksi yang ada tidak akan terbuang secara percuma.


8. Konsultan Perbankan


fakta jurusan manajemen

Berbeda dengan bisnis yang berkaitan langsung dengan bisnis secara umum, konsultan perbankan hanya berkaitan dengan serba-serbi perbankan.

Jadi apabila Anda tertarik berprofesi sebagai konsultan perbankan maka segeralah fokus pada manajemen perbankan saat masih kuliah jurusan manajemen.

Walaupun saat ini sudah banyak fintech (financial technology) yang bermunculan sebagai produk perbankan alternatif, tetapi kehadiran bank masih sangat dibutuhkan.

Jadi Anda bisa mempertimbangkan profesi ini sebelum lulus dari kuliah manajemen.


9. Front Officer di Bank


Apa perbedaan antara Front Officer di bank dan Konsultan Perbankan?

Seorang konsultan perbankan bisa juga disebut Back Officer atau pegawai yang bekerja di belakang layar. Sedangkan Front Officer adalah mereka yang bekerja di depan layar seperti Teller atau Costumer Service Officer. Untuk Anda yang kuliah jurusan manajemen bisa mempertimbangkan profesi ini.

Munculnya ATM hingga online banking kini tidak secara otomatis menghapus peran manusia dalam menjadi Teller ataupun Costumer Service Officer. Faktanya sampai sekarang ini masih banyak sekali orang yang mengantri di bank terutama saat jam makan siang.


10. Entrepreneur


gaji lulusan manajemen

Pada dasarnya untuk menjadi seorang entrepreneur tidak harus kuliah jurusan manajemen.

Seorang entrepreneur seharusnya tidak hanya berfokus membangun sebuah perusahaan atau membuka bisnis baru, tetapi juga harus mengetahui bagaimana cara melakukan manajemen yang baik pada perusahaannya. Jika tidak demikian maka bisa dipastikan kalau bisnisnya tidak akan berumur panjang.

Maka dari itu, semua mahasiswa jurusan manajemen dilatih untuk memiliki jiwa entrepreneurship yang tinggi.

Jadi ketika ada halangan dalam berbisnis mereka tidak akan mudah patah semangat. Mereka akan melakukan terhadap resiko dari awal dan berusaha mengatasi situasi darurat tanpa mudah panik.

Apabila Anda termasuk orang yang tidak betah berlama-lama berprofesi sebagai karyawan maka cobalah lirik profesi ini. Tetapi yang harus Anda ingat bahwa untuk menjadi seorang entrepreneur harus benar-benar siap lahir dan batin.

Baca Juga : Cara Merubah Mindset Diri Sendiri Terdahsyat Dari Pola Pikir Negatif Menjadi Positif


Penutup


Dari penjelasan diatas mungkin Anda sudah paham kuliah jurusan manajemen kerjanya jadi apa nantinya.

Tetapi Ingat, meskipun misalnya Anda dan teman-teman Anda kuliah jurusan manajemen, tetapi setiap orang memiliki minat dan kemampuannya sendiri.

Anda tidak harus ikut-ikutan menjadi seorang akuntan bila Anda lebih suka bergerak dalam bidang operasional atau merasa lebih berbakat menjadi seorang marketer yang gigih.

Bahkan ketika Anda memilih untuk membangun perusahaan startup sendiri, kesempatan itu akan selalu ada.

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar