Skip to main content

Menghadapi Cobaan Hidup yang Berat Harus dengan Hati yang Lapang dan Ikhlas

menghadapi cobaan hidup yang berat

Hidupcu.com - Menghadapi cobaan hidup yang berat memang adalah suatu kewajiban bagi kita sebagai makhluk ciptaannya. Hal ini dilakukan tentu bukan tanpa alasan. Allah hanya ingin tahu apakah makhluknya ini mampu atau tidak, apakah patuh atau ingkar, dan apakah sabar atau tidak.

Namun terkadang kita memandangnya sebagai suatu hukuman. Kita kadang iri melihat kehidupan orang lain yang mungkin lebih bahagia dari kita.

Bahkan mungkin saja dalam hati Anda berkata bahwa Allah itu tidak adil. Melihat orang lain bahagia dengan keluarganya sementara Anda meneteskan air mata karena terpuruk oleh masalah membuat Anda semakin yakin bahwa Allah itu tidak adil.

Percayalah, untuk sesaat coba tenangkan dirimu. Coba pikir-pikir lagi, apakah Anda mau waktu Anda terbuang sia-sia hanya untuk menangisi dan mengeluh akan masalah. Menangis pun tak akan menyelesaikan masalah.

Mungkin Anda berpikir bahwa Anda lah orang yang paling menderita di dunia ini. Namun nyatanyat tidak, masih banyak orang yang hidupnya jauh lebih sengsara daripada Anda.

Sebelum jatuh terlalu jauh ke dalam jurang kedepresian, sebaiknya Anda simak beberapa pernyataan berikut ini.


1. Saat Anda mengeluh karena selalu makan lauk itu-itu saja, di luar sana ada banyak orang yang berusaha menahan rasa lapar seharian karena tak mampu membeli makanan.


Ini merupakan hal umum yang sering dikatakan oleh kebanyakan orang yang senantiasa lupa untuk bersyukur. Bukannya mensyukuri apa yang ia makan, tetapi justru mengeluh.

Perkataan yang sering diutarakan yaitu :
Hari ini makan tempe, besok makan tahu, besok lusa makan tempe, dan besoknya lagi makan tahu. Begitu terus sampai kiamat datang.
Membosankan!!!
Lihatlah orang kaya itu, tiap hari makan ayam, daging sapi, sate, ikan bakar. Huh.....memang hidupku selalu menyedihkan begini.

Tapi tunggu dulu loh, apa Anda benar-benar yakin kalau hidup Anda menyedihkan?

Kalau makan nasi dan tempe saja Anda sebut menyedihkan, jadi bagaimana dengan orang-orang di luar sana yang bahkan harus rela menahan rasa lapar karena tak mampu makan seharian?

menghadapi cobaan hidup

Mereka rela menahan rasa lapar yang sakitnya menusuk perut. Kalau pun ada yang memberi mereka sebungkus roti, itu saja bisa membuat hidup mereka cukup bahagia. Lalu bagaimana dengan Anda yang bisa makan setiap hari dengan tempe dan tahu.

Coba pikirkan lagi, hidup Anda jauh lebih menyenangkan dan bahagia dibandingkan mereka yang ada di luar sana.


2. Aku adalah lulusan sarjana, tapi sialnya masih belum juga mendapat pekerjaan. Sementara mereka yang yang lulusan SMP sudah jadi seorang leader.



Saat awal lulus kuliah mungkin semangat Anda masih sangat membara untuk melamar kerja sampai mengirim ribuan surat lamaran. Entah itu melalui email, kantor pos, mengikuti job fair, atau bahkan datang langsung ke perusahaan tersebut.

Namun seiring berjalannya waktu tak ada panggilan satupun yang datang. Dan akhirnya Anda mulai menyerah dan putus asa. Anda kemudian berpikir bahwa selama ini Anda hanya buang-buang waktu dan biaya yang Anda keluarkan untuk kuliah adalah sia-sia.

Karena faktanya banyak lulusan SMP di luar sana yang menjadi shift leader atau posisi terpandang lain di sebuah perusahaan.

Terus bagaimana dengan saya? Apakah saya hanya jadi seorang peundang?

Orang yang berpikir demikian menandakan bahwa orang itu memiliki pikiran yang sempit.

Ada pepatah yang mengatakan :
Ada banyak jalan menuju Roma

Bekerja sebagai pegawai di perusahaan orang lain bukanlah satu-satunya jalan untuk mendapatkan uang. Tetapi yang terpenting adalah mencoba, mencoba, dan mencoba. Cobalah untuk melakukan sesuatu yang lain.

Anda bisa menjadi seorang copywriter, berbisnis online shop, jadi penjahit, membuka toko kue, usaha tempat cuci mobil, warnet, dan laundry.

Atau bahkan kalau Anda seorang engineer, bisa juga membuka usaha service elektronik atau masih banyak lagi.

Kunci penting dalam mencobanya adalah jangan malu dan jangan pernah takut gagal.

Karena seorang leader dan pimpinan perusahaan pun pastinya pernah mengalami banyak kesusahan.

Hanya saja yang bisa Anda lihat saat ini hanyalah kesuksesan dan keberhasilannya. karena sejatinya rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau.

Baca Juga : Cara Merubah Mindset Diri Sendiri Terdahsyat Dari Pola Pikir Negatif Menjadi Positif


3. Sejak Ia Memutuskan hubungan dan pergi meninggalkanku, hidupku terasa gelap dan tanpa gairah.


Untuk urusan percintaan umumnya orang akan mengalami yang namanya patah hati yang disebabkan oleh berbagai hal.

Dulu ia adalah kekasih dan belahan jiwa yang sangat aku cintai. Namun kini ia pergi meninggalkanku dengan orang lain.

cobaan hidup yang berat

Ungkapan yang biasa diutarakan oleh orang patah hati yang ditinggalkan adalah :
Aku merasa sedih, terpuruk, dan tak bisa memasukkan makanan apapun di mulutku. Badanku terasa lemas dan tak ada gairah sama sekali untuk hidup. Mungkin lebih baik aku mati saja.

Sadarlah sobat,

Dia bukanlah suami ataupun istrimu, dia bukan orang tuamu, dia bukan saudara kandungmu, bukan pula keluargamu, melainkan hanya teman berstatus pacar.

Seseorang yang dulunya tak ada di hidupmu lalu datang untuk mampir sebentar lalu pergi. Walaupun berat, cobalah untuk mengikhlaskannya. Waktu tak akan pernah berhenti, kehidupan akan terus berlanjut meski tak ada ia di sisimu.

Coba perhatikan anak kecil di luar sana. Mereka ditinggal pergi oleh orang tuanya untuk selamanya. Mereka jadi yatim piatu. Tapi mereka masih berjuang untuk tetap hidup.

Sadarilah bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini bersifat sementara (fana). Tak ada yang bisa benar-benar kita miliki karena semuanya hanyalah sebuah titipan yang akan datang dan pergi begitu saja.


4. Akibat kecelakaan yang merenggut kakiku itu, dunia kini terasa kiamat


Kecelakaan maut yang telah merenggut kedua kakiku, kini aku tak akan bisa berjalan lagi. Apakah hal ini yang sedang Anda alami?

Apakah Anda termasuk orang yang memiliki fisik tak normal?

Kalau ia maka mungkin Anda menerima begitu banyak ejekan yang terdengar di telinga dan memutuskan untuk bersembunyi di dalam rumah guna mengurangi rasa sakit hati karena dihina.

cobaan hidup kaki patah

Kamu nggak sendirian.

Coba bukalah mata hatimu. Lihat di luar sana, ada banyak sekali penyandang disability. Mereka adalah orang spesial yang tetap tersenyum dan berjuang dengan segala kekurangan yang dimiliki.

Mereka sama sekali tak memperdulikan ejekan orang-orang bodoh yang merasa hidupnya sudah terlalu sempurna.

Jangan pernah merasa malu.

Lihat deh mereka yang menderita hidrocepalus (kepala besar), kanker, sumbing, penderita penyakit jantung, dan seseorang yang sama sekali tak bisa melihat cahaya dan bahkan untuk melihat cahaya pun tak bisa.

Percayalah, segala sesuatu yang terjadi di dunia ini pasti ada hikmahnya. Mungkin Anda tak akan mengetahuinya sekarang, tetapi suatu saat nanti Anda akan memahaminya.

Jangan buang waktu Anda hanya untuk memikirkan hinaan mereka. masih banyak kok  orang yang sayang sama Anda. Ada tuhan dan keluarga Anda yang selalu ada saat kamu membutuhkan.

Baca Juga : Keseringan Iri Hati Bisa Berbahaya Loh, Begini Cara Menghilangkannya!!!

5. Sejatinya kehidupan di dunia penuh dengan cobaan dan di surga dipenuhi kebahagiaan.


Sudah jadi kodrat hidup manusia jika hidup selalu dipenuhi dengan ujian dan cobaan. Sebagai makhluk-Nya, kita hanya perlu bertahan dan menjalaninya.

Kita harus senantiasa bersyukur di saat senang dan bersabar disaat susah. Anda tak usah mengeluh atau iri dengan kehidupan orang lain.

Pada dasarnya tak ada seorang pun di dunia ini yang tak luput dari cobaan. Hanya saja terkadang ada yang perbedaan dari cara tiap orang dalam menyikapinya.

cobaan hidup yang berat

Ada orang yang selalu curhat ke orang lain dan ada juga yang menyebar penderitannya dengan membuat status di media sosial seperti di Facebook atau Whatsapp.

Dan ada pula orang yang lebih memilih diam dan hanya mengadu kepada Allah.

Kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Kita hanya seorang pengelana yang singgah sesaat dan kelak akan berpulang kepada-Nya. Dan ketika kita telah sampai di surga maka disitulah kita akan memperoleh kebahagiaan yang kekal.

Dan seperti itulah kenyataan hidup. Apabila suatu pintu tertutup maka Allah akan membukakan pintu yang lain untuk Anda.

Baca Juga : 17 Cara Menciptakan Kebahagiaan Kecil Di Tengah Kesusahan
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar