Ceramah Singkat tentang Sabar dan Ikhlas yang Mampu Mengetuk Hati Orang Lain

Ceramah Singkat tentang Sabar dan Ikhlas yang Mampu Mengetuk Hati Orang Lain

Ceramah Singkat tentang Sabar dan Ikhlas

Hidupcu.com - Mungkin Anda pernah mendapat kesempatan atau tugas untuk membawakan ceramah singkat tentang sabar dan ikhlas. Namun bingung dimana mengambil referensi terkait ceramah singkat tentang sabar dan ikhlas. yah, memang sih referensi untuk materi ini masih sangat sedikit tersedia di internet.

Maka dari itu, kami berusaha mengumpulkan berbagai materi terkait sabar dan ikhlas kemudian menyajikannya dalam postingan ini.

Yuk kita simak langsung bagaimana materi ceramah tentang sabar dan ikhlas yang mampu mengetuk hati orang lain berikut ini.

Ceramah Singkat Tentang Sabar


ceramah tentang ikhlas dan sabar


Sebelum membahas lebih jauh tentang sabar, ada baiknya kalau kita mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan sabar.

Menurut bahasa, kata sabar berasal dari bahasa arab yaitu shobaro yang artinya menahan. Sedangkan menurut istilah, sabar yakni menahan diri atau menerima segala kesusahan serta menahan diri dari segala sesuatu yang dilarang agama.

Sikap sabar ini bukanlah ilmu yang dipelajari dari sekedar teori, melainkan juga harus melalui praktek.

Maka dari itu, orang yang pandai menjelaskan tentang sabar belum tentu ia telah menguasai ilmu atau perilaku sabar itu. Sama halnya dengan seorang guru yang menjelaskan tentang negara Amerika yang belum tentu ia pernah ke Amerika.


Ceramah Singkat Tentang Sabar Dalam Bentuk Terurut


Bismillahirrahmanirahim...

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin wassholatu wassalamu ‘ala asyrafil anbiya’i wal mursaliin sayyidina wamaulana Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in, amma ba’du.

Dalam kesempatan ini saya akan menyampaikan ceramah singkat tentang sabar. Adapun materi yang terkandung di dalamnya adalah tentang pengertian sabar dan pembagiannya.

Semoga dengan mendengarkan ceramah singkat saya ini bisa membuat kita semua menjadi orang-orang yang lebih sabar lagi dalam berbagai hal.


Hadirin dan hadirat Rahimakumullah (pujian)........

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat dan hidayahnya kepada kita semua. Terutama dalam hal nikmat iman. Karena hanya dengan iman dan islam-lah kita bisa meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Kemudian shalawat serta salam tak lupa pula kita haturkan kepada junjungan kita nabi agung Muhammad SAW.

Yang mana atas jasa beliaulah yang membawa kita dari peradaban manusia jahiliyah menuju peradaban yang terang benderang dengan ilmu pengetahuan dan cahaya.


Hadirin hadirat Rahimakumullah........

Ketahuilah bahwa di dunia ini selalu ada sesuatu yang akan singgah di kehidupan kita, yakni ujian. Mau sekuat apapun usaha kita untuk menghindarinya tentu tak akan pernah bisa. Entah bagaimana pun kita menolak dan mengeluhkan ujian itu, tetap saja ia akan singgah di kehidupan kita.

Untuk itu, agar ujian ini bisa berbuah jadi pahala dan mengangkat derajat kita, maka jalan satu-satunya adalah dengan bersabar.

Karena dengan bersabar maka ujian justru akan kita maknai sebagai anugerah. Dan itulah yang menjadi penyebab kebahagiaan kita hidup di dunia dan di akhirat.

Seperti yang disebutkan dalam surah Al-baqarah ayat 155 yang berbunyi :

“Dan kami akan menguji kalian dengan sebagian rasa ketakutan, kekurangan harta, jiwa, buah-buahan, dan kelaparan. Serta sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang telah bersabar.”


Hadirin hadirat Rahimakumullah........

Dalam pandangan islam sendiri, sabar terbagi menjadi beberapa bagian :
  • Yang pertama, sabar dalam menjalankan segala perintah Allah. Sabar dalam hal ini maksudnya adalah agar kita selalu senantiasa bersabar dan ikhlas dalam menjalankan segala perintah Allah agar bisa istiqomah. Karena Allah telah menjanjikan surga bagi hamba-hambanya yang telah bersabar dan istiqomah dalam menjalankan segala perintah-Nya sesuai dengan syari’at.
  • Yang kedua, yaitu sabar dalam menjauhi larangan Allah. Yang dimaksud disini adalah agar kita senantiasa menahan diri untuk tidak berbuat segala sesuatu yang telah diharamkan oleh-Nya.
  • Yang ketiga sabar terhadap segala keputusan dan ketetapan Allah. Sabar yang ketiga ini juga termasuk dalam rukun iman yang terakhir, yaitu beriman kepada qada dan qadar. 
Kita diwajibkan bersabar atas segala sesuatu yang telah ditetapkan Allah. Mau itu baik atau buruk.


Hadirin hadirat Rahimakumullah........

Demikianlah ceramah singkat yang bisa saya sampaikan. Semoga apa yang telah saya sampaikan bisa bermanfaat bagi kita semua. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca Juga : 6 Solusi Bagaimana Menghadapi Orang Negatif Yang Menjengkelkan


Ceramah Singkat Tentang Sabar Dalam Bentuk Materi


Selain dari bentuk ceramah terurut seperti di atas. Dalam postingan ini juga disajikan ceramah singkat tenang sabar dalam bentuk materi. Atau tidak disajikan dengan ucapan pembuka maupun penutup.
Berikut materinya.


Pengertian Tentang Sabar Menurut Islam


Syeikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menuturkan :

Sabar adalah meneguhkan diri dalam menjalankan sebuah ketaatan kepada-Nya, menahan diri dari suatu perbuatan maksiat kepada-Nya, dan menjaga dari perasaan dan sikap marah dalam menghadapi takdir Allah.

Dari penjelasan diatas bisa kita tarik kesimpulan bahwa sabar adalah menahan diri dari suatu tekanan yang dapat menjauhkan kita dari ketaatan kepada Allah SWT.

Karena datangnya ujian itu mutlak. Jadi beruntunglah orang-orang yang menghadapi cobaan atau ujian itu dengan bersabar.

Sebab entah bagaimanapun manusia menanggapi suatu cobaan, cobaan itu pasti akan terjadi. Jadi alangkah ruginya orang-orang yang tak mampu untuk bersabar.


Macam-macam Sabar


Umumnya sabar terbagai menjadi 3 bagian. Berikut pembagian sabar menurut Syeikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah.


1. Sabar Dalam Melakukan Ketaatan Kepada Allah

Kehidupan yang beraneka ragam akan membuat ketaatan seseorang kepada Allah SWT jadi berubah-ubah.

Maka dari itu, orang yang mampu bersabar dalam menjalankan ketaatan kepada-nya termasuk orang yang hebat. Sebab ia tak terpengaruh pada lingkungan, situasi, dan kondisi yang bagaimanapun. Pokoknya ia tetap mampu bersabar untuk menjalankan ketaatan kepada-Nya.


2. Sabar Dalam Menjauhi Kemaksiatan

Selain sabar dalam berbuat taat, kita juga harus taat dalam menjauhi perbuatan maksiat. Karena iblis akan terus berusaha menggoda manusia untuk berbuat maksiat dan menjerumuskan dalam perbuatan dosa.

Iblis tak pernah lelah untuk berusaha menyesatkan manusia. Entah itu dimana pun, kapan pun, dan dalam keadaan bagaimana pun.

Maka dari itu, manusia juga diperintahkan untuk selalu bersabar dalam menjauhi perbuatan maksiat.


3. Sabar Atas Segala Sesuatu Yang Telah Ditakdirkan Allah Untuk Kita

Segala sesuatu yang terjadi pada diri kita merupakan takdir Allah yang wajib kita imani. Entah itu baik maupun buruk. Yakni dengan mensyukuri yang baik dan senantiasa bersabar terhadap yang kurang baik.

Intinya kita diwajibkan untuk bersabar atas semua ketentuan Allah tersebut. Toh baik tidaknya takdir Allah tergantung dari bagaimana cara kita memandangnya.

Karena pada dasarnya segala sesuatu yang menimpa kita adalah untuk kebaikan kita sendiri. Yakni berupa cobaan atau ujian yang akan mengangkat derajat kita menjadi lebih baik lagi bila kita bersabar.

Baca Juga : Cara Menciptakan Kebahagiaan Kecil Di Tengah Kesusahan


Ceramah Singkat Tentang Ikhlas


Ceramah Singkat Tentang Ikhlas

Ikhlas merupakan amaliyah hati yang tingkatannya tinggi. Perilaku ikhlas berkaitan erat dengan amaliyah dzohir manusia. Lain halnya dengan sabar, yang dimana sabar adalah sifat menerima atas ketetapan, ketentuan, dan sesuatu yang mengenai dirinya.

Namun ikhlas justru sebaliknya, ikhlas baru akan ada setelah terjadinya suatu amal. Orang yang senantiasa ikhlas dalam beramal adalah mereka yang merasa seakan-akan tak melakukan amal tersebut. Kalau dianalogikan, ikhlas ibarat bekerja tanpa meminta upah.

Bahkan untuk tingkatan yang lebih tinggi, beramal karena mengharapkan surga itu masih belum termasuk ikhlas. Karena salam amalnya masih mengharapkan sesuatu, yaitu surga.

Namun bukan berarti beramal karena mengharapkan surga dan takut akan neraka itu tidak baik. Menurut Imam Al Ghozali, beramal karena mengharapkan surga itu sah-sah saja dan bagus serta berfaedah diterimanya suatu amal.


Definisi Ikhlas Menurut Imam Al Ghozali


Menurut Imam Al Ghozali, perilaku ikhlas memiliki prinsip, hakikat, dan kesempurnaan. Prinsip ikhlas yakni niat, karena didalam niat itu sendiri terdapat sebuah keihklasan.

Sementara hakikat ikhlas adalah kemurnian suatu niat dari kotoran-kotoran yang mencampurinya. Dan kesempurnaan ikhlas itu sendiri adalah sebuah kejujuran.


Manusia Diperintah Untuk Menyembah Allah dengan Ikhlas


Seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Bayyinah ayat 5 yaitu :

“Padahal mereka hanya diperintahkan menyembah Allah dengan ikhlas menaatinya semata-mata karena menjalankan perintah agama.”

Dari penjelasan di atas menunjukkan bahwa betapa tingginya derajat orang yang berperilaku ikhlas. Apabila seseorang ikhlas maka ia akan menjadi sufi atau orang yang hatinya bersih.

Jika ia adalah pedagang maka ia akan menjadi pedagang yang jujur dan baik hati. Jika ia adalah petani maka ia akan menjadi petani yang baik.

Dan jika ia adalah pejabat, maka ia akan menjadi pejabat yang baik hati. Begitulah sampai seterusnya.

Baca juga : Cara Terbaik Memaafkan Kesalahan Orang Yang Menyakiti Kita Untuk Hidup Yang Bahagia


Semua Manusia Akan Rusak Kecuali Mereka Yang Ikhlas


Imal Al Ghozali Rahimahullah menuturkan bahwa :

Semua manusia di bumi akan rusak, kecuali manusia yang berilmu.

Semua manusia yang berilmu akan rusak, kecuali yang mengamalkan ilmunya.

Semua manusia berilmu yang mengamalkan ilmunya akan rusak, kecuali mereka yang ikhlas.

Dan orang-orang yang ikhlas pun masih berada dalam kekhawatiran yang besar.

Dari penjelasan di atas menunjukkan bahwa semua ilmu dan amal akan sia-sia saja jika didalamnya belum ada sifat ikhlas.

Ilmu dan amal itu tidak bisa dibanggakan. Bagaimana mungkin bisa dibanggakan kalau ikhlasnya saja masih dalam kekhawatiran yang besar.


Penutup


Itulah pemaparan lengkap tentang ceramah singkat tentang sabar dan ikhlas. Semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat bagi Anda selaku pembaca.

 Akhir kata assalamu alaikaum warahmatullahi wabarakatuh.....Salam Hidupcu!


Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar