Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ceramah Singkat Tentang Sabar dan Ikhlas dari Imam Al Ghozali

Ceramah Singkat Tentang Sabar dan Ikhlas

Suatu waktu mungkin kamu pernah disuruh membawakan ceramah singkat tentang sabar dan ikhlas namun bingung dimana mengambil referensinya.

Seperti yang kita tahu bahwa referensi ceramah tentang sabar dan ikhlas masih agak sedikit tersedia di internet.

Maka dari itu, saya berusaha mengumpulkan berbagai materi terkait ilmu sabar dan ikhlas kemudian menyajikannya agar mudah dipahami.

Yuk kita sama-sama simak materi ceramah pengertian sabar dan ikhlas beserta hal yang berkaitan berikut ini.


Ceramah Agama Singkat Tentang Sabar

a. Ceramah tentang sabar

Bismillahirrahmanirahim...

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin wassholatu wassalamu ‘ala asyrafil anbiya’i wal mursaliin sayyidina wamaulana Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in, amma ba’du.

Dalam kesempatan ini saya akan menyampaikan ceramah singkat tentang sabar.

Adapun materi yang terkandung di dalamnya adalah tentang pengertian sabar dan pembagiannya.

Semoga dengan mendengarkan ceramah singkat saya ini bisa membuat kita semua menjadi orang-orang yang lebih sabar lagi dalam berbagai hal.


Hadirin dan hadirat Rahimakumullah (pujian)........

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat dan hidayahnya kepada kita semua.

Terutama dalam hal nikmat iman. Karena hanya dengan iman dan Islam-lah kita bisa meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Kemudian shalawat serta salam tak lupa pula kita haturkan kepada junjungan kita nabi agung Muhammad SAW.

Dimana atas jasa beliaulah yang membawa kita dari peradaban manusia jahiliyah menuju peradaban yang terang benderang dengan ilmu pengetahuan dan cahaya.


Hadirin hadirat Rahimakumullah........

Ketahuilah bahwa di dunia ini selalu ada sesuatu yang akan singgah di kehidupan kita, yakni ujian.

Mau sekuat apapun usaha kita untuk menghindarinya tentu tak akan pernah bisa.

Entah bagaimana pun kita menolak dan mengeluhkan ujian itu, tetap saja ia akan singgah di kehidupan kita.

Untuk itu, agar ujian ini bisa berbuah jadi pahala dan mengangkat derajat kita, maka jalan satu-satunya adalah dengan bersabar.

Karena dengan bersabar maka ujian justru akan kita maknai sebagai anugerah. Dan itulah yang menjadi penyebab kebahagiaan kita hidup di dunia dan di akhirat.

Seperti yang disebutkan dalam surah Al-baqarah ayat 155 yang berbunyi :

“Dan kami akan menguji kalian dengan sebagian rasa ketakutan, kekurangan harta, jiwa, buah-buahan, dan kelaparan. Serta sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang telah bersabar.”


Hadirin hadirat Rahimakumullah........

Dalam pandangan islam sendiri, sabar terbagi menjadi beberapa bagian :

  • Pertama, sabar dalam menjalankan segala perintah Allah. Sabar dalam hal ini maksudnya adalah agar kita selalu senantiasa bersabar dan ikhlas dalam menjalankan segala perintah Allah agar bisa istiqomah. Karena Allah telah menjanjikan surga bagi hamba-hambanya yang telah bersabar dan istiqomah dalam menjalankan segala perintah-Nya sesuai dengan syari’at.
  • Kedua, yaitu sabar dalam menjauhi larangan Allah. Yang dimaksud disini adalah agar kita senantiasa menahan diri untuk tidak berbuat segala sesuatu yang telah diharamkan oleh-Nya.
  • Ketiga, sabar terhadap segala keputusan dan ketetapan Allah. Sabar yang ketiga ini juga termasuk dalam rukun iman yang terakhir, yaitu beriman kepada qada dan qadar. Kita diwajibkan bersabar atas segala sesuatu yang telah ditetapkan Allah. Mau itu baik atau buruk.


Hadirin hadirat Rahimakumullah........

Demikianlah ceramah singkat yang bisa saya sampaikan. Semoga apa yang telah saya sampaikan bisa bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


b. Materi ceramah singkat tentang sabar bentuk terurut


Pengertian sabar menurut Islam

Syeikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menuturkan :

Sabar adalah meneguhkan diri dalam menjalankan sebuah ketaatan kepada-Nya, menahan diri dari suatu perbuatan maksiat kepada-Nya, dan menjaga dari perasaan dan sikap marah dalam menghadapi takdir Allah.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa sabar adalah menahan diri dari suatu tekanan yang dapat menjauhkan dari ketaatan kepada Allah SWT.

Sebab datangnya ujian itu mutlak, maka beruntunglah orang-orang yang menghadapi cobaan dan ujian itu dengan bersabar.

Karena bagaimanapun manusia menanggapi suatu cobaan, pasti akan tetap terjadi.

Jadi alangkah ruginya orang-orang yang tak mampu bersabar.


Macam-macam Sabar

Umumnya sabar terbagai menjadi 3 bagian. Berikut pembagian sabar menurut Syeikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah.

  1. Sabar dalam Melakukan Ketaatan Kepada Allah
  2. Kehidupan yang beraneka ragam akan membuat ketaatan seseorang kepada Allah SWT jadi berubah-ubah.

    Maka dari itu, orang yang mampu bersabar dalam menjalankan ketaatan kepada-Nya termasuk orang yang hebat.

    Sebab ia tak terpengaruh pada lingkungan, situasi, dan kondisi yang bagaimanapun.

    Pokoknya ia tetap mampu bersabar untuk menjalankan ketaatan kepada-Nya.


  3. Sabar dalam Menjauhi Kemaksiatan
  4. Selain sabar dalam berbuat taat, kita juga harus taat dalam menjauhi perbuatan maksiat.

    Karena iblis akan terus berusaha menggoda manusia untuk berbuat maksiat dan menjerumuskan dalam perbuatan dosa.

    Iblis tak pernah lelah untuk berusaha menyesatkan manusia. Entah itu dimana pun, kapan pun, dan dalam keadaan bagaimana pun.

    Maka dari itu, manusia juga diperintahkan untuk selalu bersabar dalam menjauhi perbuatan maksiat.


  5. Sabar atas Segala Sesuatu yang Ditakdirkan Allah Untuk Kita
  6. Segala sesuatu yang terjadi adalah takdir Allah dan wajib untuk diimani. Entah itu baik maupun buruk.

    Caranya dengan mensyukuri yang baik dan senantiasa bersabar terhadap apa yang kurang baik.

    Intinya kita diwajibkan bersabar atas semua ketentuan tersebut. Toh baik buruknya takdir Allah tergantung dari bagaimana cara kita memandangnya.

    Sebab segala sesuatu yang menimpa kita adalah untuk kebaikan diri kita sendiri.

    Tepatnya untuk mengangkat derajat kita menjadi lebih tinggi.


Ceramah Singkat Tentang Ikhlas


Pengertian Ikhlas

Ikhlas adalah amaliyah hati yang tingkatannya tinggi.

Contoh seseorang ikhlas dalam beramal adalah mereka yang seakan-akan tak melakukan amal tersebut padahal justru sebaliknya.

Jika dianalogikan seperti bekerja tanpa mengharapkan upah.

Bahkan dalam tingkatan tertinggi, beramal dengan mengharapkan surga itu masih belum ikhlas. Ini karena amalnya masih berharap sesuatu, yaitu surga.

Menurut Imam Al Ghozali, perilaku ikhlas memiliki prinsip, hakikat, dan kesempurnaan. Prinsip ikhlas didasari dari niat, karena di dalam niat itu sendiri terdapat sebuah keikhlasan.

Sementara hakikat ikhlas adalah kemurnian suatu niat dari kotoran-kotoran yang mencampurinya. Adapun kesempurnaan ikhlas itu sendiri adalah kejujuran.


Materi Kultum Singkat Tentang Ikhlas

Semua manusia diperintahkan menyembah Allah dengan ikhlas. Seperti dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Bayyinah ayat 5 yaitu:

Padahal mereka hanya diperintahkan menyembah Allah dengan ikhlas menaatinya semata-mata karena menjalankan perintah agama.

Menurut penjelasan tersebut, bisa diketahui bahwa betapa tingginya derajat manusia yang berperilaku ikhlas.

Apabila seseorang ikhlas maka ia akan menjadi sufi atau orang yang hatinya bersih.


Ceramah Tentang Ikhlas

Semua manusia akan rusak kecuali mereka yang ikhlas. Imam Al Ghozali Rahimullah menuturkan bahwa:

Semua manusia di bumi akan rusak, kecuali manusia yang berilmu.

Semua manusia yang berilmu akan rusak, kecuali yang mengamalkan ilmunya.

Semua manusia berilmu yang mengamalkan ilmunya akan rusak, kecuali mereka yang ikhlas.

Dan orang-orang yang ikhlas pun masih berada dalam kekhawatiran yang besar.

Berdasarkan penjelasan tersebut, menunjukkan bahwa semua ilmu dan amal akan sia-sia bila di dalamnya belum disertai dengan keikhlasan.


Penutup

Seperti itulah penjelasan dan materi ceramah singkat tentang sabar dan ikhlas. Semoga bisa bermanfaat bagi kamu dan orang-orang di sekitarmu.

Jangan Lewatkan:

Posting Komentar untuk "Ceramah Singkat Tentang Sabar dan Ikhlas dari Imam Al Ghozali"