Skip to main content

Apa Hubungan Persatuan dan Keberagaman ?

Apa Hubungan Persatuan dan Keberagaman ?

Hidupcu.com- Dalam kehidupan sehari-hari terkadang masih ada saja orang yang masih menanyakan apa hubungan persatuan dan keberagaman. Pada dasarnya kalau kita berbicara tentang apa hubungan persatuan dan keberagaman menyangkut hubungan sebab akibat. Setiap ada keberagaman maka muncul pula potensi untuk membangun persatuan. Sebab ragam yang berbeda dalam hal suku, agama, dan ras membuat kita untuk selalu bersatu. Jadi seperti itulah jawaban apa hubungan persatuan dan keberagaman secara singkat.

Sekilas Tentang Hubungan Persatuan dan Keberagaman


Persatuan dan keberagaman adalah topik penting dalam pembahasan materi cara hidup bersama.

Mengapa demikian?

Sebab di negara semacam Indonesia terdiri dari berbagai latar belakang seperti pendidikan, agama, ras, suku, dan tingkat perekonomian.

Jadi inilah yang menjadikan Indonesia sebagai negara yang cukup majemuk warganya. Karena tiap warga memiliki keberagaman dan keunikannya masing-masing.

Dan tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia bisa merdeka karena adanya persatuan. Berikut ini akan dibahas bagaimana hubungannya.

Apa Hubungan Persatuan dan Keberagaman?


persatuan dan keberagaman


Makna harfiah Persatuan

Persatuan awalnya terbentuk karena adanya latar belakang yang berbeda-beda dan keinginan untuk memiliki kesamaan.

Atau dengan kata lain persatuan bisa muncul karena adanya keberagaman.

Jika semua pihak memiliki latar belakang yang sama maka sangat mustahil untuk timbul yang namanya persatuan.

Keberagaman juga berbanding lurus dengan tingkat toleransi.

Semakin tinggi tingkat keberagaman pada suatu daerah maka semakin tinggi pula tingkat toleransi dan usaha untuk bersatu.

Karena basicly keberagaman adalah kondisi sosial di masyarakat dimana terdapat perbedaan agama, suku, dan ras.

Sejak lahirnya Indonesia, ia telah memiliki begitu banyak keberagaman karena kondisi historis, demografis, dan historis.

Persatuan juga berbanding lurus dengan komitmen untuk mewujudkannya.

Nah, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana sih cara menjaga komitmen persatuan?

Untuk persoalan ini tergantung dari sejauh mana kita sebagai bangsa ingin melangkah ke depan. Jika memang tujuannya bagus maka tentu saja dibutuhkan komitmen bersama.

Baca Juga : Pengertian Hubungan Internasional Menurut Para Ahli Lengkap


Trus mengapa persatuan ini sangat penting bagi bangsa Indonesia?

Keberagaman yang berarti perbedaan ini bisa juga berarti potensi konflik yang muncul akan cukup besar.

Hal ini bisa kita lihat dari sekian lamanya Indonesia telah dijajah oleh Belanda, Portugis, dan Inggris.
Karena mereka berupaya memecah bangsa Indonesia berdasarkan keragaman yang ada saat itu.

Metode yang ia gunakan adalah dengan politik memecah belah atau devide et impera.

Bahkan sampai saat ini ada banyak pihak yang berusaha memecah belah bangsa Indonesia karena keragaman yang ada. Termasuk bahasa, agama, suku, dan ekonomi.

Berlandaskan hal tersebut, sebagai bangsa yang besar Indonesia seharusnya tak mudah terprovokasi untuk terpecah belah.

Ditambah di zaman dahulu karena adanya persatuanlah bangsa Indonesia bisa merdeka.

Apakah makna yang terdapat dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika?

Maknanya yaitu meskipun Indonesia adalah negara majemuk yang terdapat berbagai suku, agama, budaya, ras, dan sebagainya. Namun tetap menjadi suatu kesatuan yang sebangsa dan setanah air.

Lalu apa hubungannya persatuan dan keagamaan?

Keagamaan merupakan bagian dari keberagaman.

Indonesia setidaknya memiliki 6 sampai 7 agama besar termasuk konghucu dan aliran penganut kepercayaan.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul tentang persatuan dan keberagaman adalah apa akibatnya jika tak ada persatuan? Apa yang akan terjadi pada Indonesia?

Dengan demikian maka kita juga bisa menyebutkan apabila kita telah bersatu maka kita telah memiliki unity in diversity.

Baca Juga : Inilah Hubungan Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945


Beberapa Penyebab Agama di Indonesia Beragam


1. Letak Geografis Indonesia yang Berada di Jalur Perdagangan


Secara geografisnya, Indonesia memang terdapat dalam wilayah yang sangat strategis dalam jalur pelayaran dan perdagangan di masa lampau.

Indonesia berada diantara dua benua yakni Asia dan Australia, dan dua samudera yaitu Hindia dan Pasifik.

Dengan letak tersebut maka wilayah Indonesia dahulunya sering dilintasi para pedagang dari luar negeri seperti Arab, Cina, dan India.

Selain berdagang, mereka juga mengenalkan agama dan budaya mereka.

Misalnya pedagang India mengenalkan agama Hindu dan Budha, pedagang Arab mengenalkan agama Islam, dan para pedagang China mengenalkan ajaran Kong Hu Chu dan Taoisme.


2. Kekayaan Indonesia yang Melimpah


Indonesia terkenal sebagai negara yang kaya sumber daya alam. Rempah-rempah yang jadi komoditas utama negeri ini sangat dicari oleh orang-oang Eropa pada masa silam.

Melalui penjelajahan samudera, orang Eropa akhirnya sampai ke Indonesia untuk membeli rempah-rempah langsung dari tempat asalnya baru kemudian dijual ke negerinya.

Selain datang mencari rempah-rempah, mereka juga mempraktekkan kolonialisme dan penyebaran agama kristen melalui semboyan Gold, Glory, dan Gospel.


3. Wilayah Indonesia Terdiri atas Banyak Pulau


Indonesia yang memiliki banyak pulau telah menjadi salah satu penyebab beragamnya agama. Alasannya bisa ditinjau dari aspek keterjangkauannya.

Pulau-pulau yang riwayatnya lebih sering dikunjungi para pedagang asing akan memiliki tingkat kemajemukan agama yang lebih besar. Misalnya saja Maluku.

Dan untuk pulau-pulau yang jarang dikunjungi cenderung memiliki tingkat keberagaman agama yang rendah. Misalnya Papua dan Pulau Sumba.


4. Perbedaan Sarana dan Prasarana


Adanya perbedaan sarana dan prasarna masing-masing wilayah juga turut memengaruhi keberagaman agama di Indonesia.

Daerah pesisi pantai  yang memiliki pelabuhan misalnya tentu akan lebih banyak memperoleh pengaruh dari masyarakat luar.

Sementara daerah yang letaknya di pegunungan atau daerah terpencil cenderung akan lambat mengikuti perubahan.


5. Sifat Bangsa Indonesia yang Terbuka


Berbagai alasan-alasan diatas tentu saja tak akan membuat Indonesia jadi negara yang memiliki keberagaman agama apabila masyarakat kita memiliki sifat tertutup pada perubahan yang ada.

Maka dari itu, penyebab keberagaman agama di Indonesia disebabkan oleh bangsa Indonesia yang terbuka.

Dengan adanya sifat keterbukaan maka segala perubahan jadi mudah diterima dan dipahami sebagai suatu bentuk kemajuan. Termasuk dalam hal agama.

Baca Juga : Apa Saran Kalian Agar Pembangunan Ekonomi Indonesia Bisa Cepat, Singkat, dan Merata? Ini Penjelasannya

Apa yang terjadi jika Indonesia tak memiliki persatuan dalam keberagaman?

Tentu saja yang terjadi adalah Bangsa Indonesia tak akan mampu menghadapi berbagai konflik antar bangsa sehingga mempermudah bangsa Indonesia untuk terpecah belah.


Penutup


Itulah tadi penjelasan terkait apa hubungan persatuan dan keberagaman. Semoga saja apa yang dijelaskan dalam postingan ini bisa bermanfaat bagi Anda selaku pembaca.

Dan kami pun sama sekali tak keberatan bila Anda mau meng-share postingan ini. Salam Hidupcu!

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar