Contoh Pekerjaan yang Tidak Disukai dan Bagaimana Menjalani Serta Melepaskan Diri Darinya (Lengkap)

Contoh Pekerjaan yang Tidak Disukai dan Bagaimana Menjalani Serta Melepaskan Diri Darinya (Lengkap)


Pekerjaan yang Tidak Disukai

Hidupcu.com - Dalam kehidupan sehari-hari terkadang kita dihadapkan pada pekerjaan yang tidak disukai. Yah, ini adalah sesuatu yang sangat menguras tenaga karena kita melakukan sesuatu pekerjaan yang tidak disukai.

Bekerja merupakkan suatu cara manusia untuk memperoleh penghasilan yang dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Bila seseorang tak punya penghasilan tentu akan semakin sulit untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya, baik itu barang maupun jasa.

Namun tak semua manusia menempatkan dirinya sebagai pencari nafkah di keluarganya.

Diantara beberapa profesi dan pekerjaan yang ada di masyarakat, ternyata ada juga pekerjaan yang jarang diminati dan tak begitu disukai oleh orang-orang.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang tak mau menjalani suatu pekerjaan.

Untuk sebagian orang yang merasa puas dengan pekerjaannya tentu akan nyaman-nyaman saja.

Namun bagaimana dengan mereka yang tak nyaman dengan pekerjaannya?

Tentu ia akan berusaha mencari pekerjaan yang lebih baik lagi.

Mau tahu apa saja jenis pekerjaan yang tidak disukai?

Berikut ini akan kami jelaskan selengkap-lengkapnya.
  1. Contoh Bidang Pekerjaan yang tidak Disukai
  2. Jawaban Bidang Pekerjaan yang Tidak Disukai
  3. Menjalani Pekerjaan yang Tidak Disukai
  4. Terjebak Dalam Pekerjaan yang Tidak Disukai


Contoh Bidang Pekerjaan yang tidak Disukai


Contoh Bidang Pekerjaan yang tidak Disukai

1. Pekerjaan yang Menjijikkan


Contoh profesi yang dianggap menjijikkan antara lain :
  • Tukang sedot WC
  • Tukang Sampah
  • Pemulung
  • Pembudidaya Binatang Menjijikkan (cacing, ulat, dll).


2. Pekerjaan yang Berbahaya


Contoh pekerjaan yang berbahaya yakni :
  • Atlet Bela Diri
  • Pembalap
  • Pawang Binatang Buas
  • Tentara


3. Pekerjaan yang Membosankan


Beberapa pekerjaan yang ngebosenin antara lain :
  • Pembantu Rumah Tangga
  • Penjaga Toko
  • Baby Sitter
  • Penjaga Rumah/ satpam


4. Pekerjaan yang Memalukan


Contoh pekerjaan yang dianggap memalukan antara lain :
  • Penjaja Cinta/ PSK
  • Penjahat
  • Badut
  • Pembantu Rumah Tangga


5. Pekerjaan yang Melelahkan


Contoh pekerjaan yang mudah membuat pelakunya capek adalah :

  • Olahragawan
  • Cleaning Service
  • Office Girl/Office Boy
  • Kuli Bangunan


6. Pekerjaan yang Menyeramkan


Contoh pekerjaan yang membuat orang lain takut untuk melakukannya :
  • Pengurus Makam
  • Penjaga Rumah Angker
  • Petugas Otopsi Jenazah
  • Petugas Kamar Mayat


7. Pekerjaan yang Penghasilannya Kecil


Contoh pekerjaan yang sulit dan gajinya kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari antara lain :
  • Pembantu Rumah Tangga
  • Pedagang Kecil
  • Buruh Tani
  • Buruh Pabrik


Bila masih ada jenis pekerjaan yang ingin Anda tambahkan, silahkan tambahkan di kolom komentar.

Baca Juga : Menghadapi Cobaan Hidup yang Berat Harus dengan Hati yang Lapang dan Ikhlas


Jawaban Bidang Pekerjaan yang Tidak Disukai 


Jawaban Bidang Pekerjaan yang Tidak Disukai


Dalam beberapa konteks wawancara kerja, terkadang kita dihadapkan pada pertanyaan :
  1. Pekerjaan apa yang Anda Sukai?
  2. Pekerjaan apa yang tidak Anda sukai?
  3. Keputusan paling sulit apa yang pernah harus Anda alami?
Bagaimana sih jawaban terbaik untuk menjawab 3 pertanyaan ini?

Untuk pertanyaan 1 dan 2 tujuannya adalah untuk melihat dimana passion Anda dalam bekerja.

Ajukan secara deskripsi dan argumentasi logis sebagai latar dan harapan dalam perkembangan karier Anda.

Untuk lebih jelasnya, jawaban terbaik untuk ketiga pertanyaan diatas adalah sebagai berikut :


1. Gambarkan seperti apa lingkup pekerjaan yang membuat Anda bersemangat dan memiliki nilai pengembangan diri serta skill Anda.


Misalnya saja pekerjaan yang banyak berhubungan dengan orang, pekerjaan yang memberikan ruang yang luas untuk merancang program A-Z, atau pekerjaan yang membutuhkan kerja sama tim yang intensif, dan sebagainya.


2. Gambarkan kebalikannya. Pekerjaan yang memiliki potensi merusak kompetensi Anda. 

Contohnya pekerjaan yang memberi ruang terjadinya subjektivitas pihak tertentu.

Karena dikhawatirkan akhirnya bisa merusak integritas dan komitmen tim.


3. Gambarkan suatu pengalaman tentang pekerjaan terkait STAR (Situation, Task, Action, Result). 


Hal yang digali disini adalah bagaimana Anda mengapresiasi suatu tantangan, proses, hingga hasil akhir, serta bagaimana tanggapan Anda dalam menyikapi hasil akhir tersebut.

Dan hal yang paling penting adalah bagaimana Anda mengambil pelajaran positif dan bagaimana koreksinya untuk masa yang akan datang.

Baca Juga : Alasan Melamar Pekerjaan Untuk Anda yang Mau Interview Kerja di Bank, BUMN, dan Perusahaan


Menjalani Pekerjaan yang Tidak Disukai


Menjalani Pekerjaan yang Tidak Disukai

Pada dasarnya seseorang tak menyukai pekerjaannya karena 2 hal. Yaitu

Pertama, menyukai apa yang ia kerjakan namun tak menyukai lingkungan tempat ia bekerja.

Kedua, suasana kerja yang kondusif dan menyenangkan namun jenis pekerjannya menyebalkan.

Kedua faktor inilah yang membuat Anda kontraproduktif.

Agar tidak jatuh terlalu dalam di ketidaknyamanan. Maka dianjurkan untuk mengikuti 8 tips menjalani pekerjaan yang tidak disukai berikut ini.


1. Perbanyak Bersyukur


Bila Anda diterima disuatu perusahaan atau kantor maka Anda patut bersyukur. Walaupun bukan pekerjaan yang Anda senangi, namun Anda harus tetap bersyukur.

Karena setidaknya nasib Anda jauh lebih baik daripada jutaan pengangguran di luar sana.

Anda tak usah lagi bawa-bawa map berisi sejumlah surat lamaran pekerjaan setiap ada bursa lowongan kerja.

Tak perlu lagi rajin-rajin membuka halaman koran hanya untuk mencari iklan lowongan pekerjaan.

Dan yang jelas, setiap bulan Anda akan mendapatkan uang dari gaji yang dibayar perusahaan.

Menurut Kecuk Suhariyanto, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS). Hingga Februari 2017 ada sekitar 131, 55 juta angkatan kerja di Indonesia.

Dan dari jumlah tersebut, sekitar 7 juta diantaranya masih berstatus pengangguran.

Jadi sangat bersyukurlah Anda karena masuk dalam slot 7 juta orang tersebut.


2. Ingat Alasan Kenapa Anda Bekerja


Saat Anda mulai merasa jenuh dan tidak suka dengan pekerjaan saat ini. Coba renungkan sejenak.

Ingatlah kembali apa yang membuat Anda mau bekerja di tempat tersebut.

 Apakah karena perusahaan tersebut besar?

Apakah karena jaraknya dari rumah dekat?

Ataukah karena gaji yang ditawarkan bikin ngiler?

Agar Anda bisa menjalani pekerjaan yang tidak Anda sukai tersebut maka Anda memang harus flashback ke masa saat baru pertama kali diterima bekerja di tempat tersebut.

Sehingga Anda bisa menemukan kembali motivasi yang telah hilang.

Saat motivasi itu telah ditemukan, sebisa mungkin gunakan motivasi itu untuk memfokuskan diri pada pekerjaan.

Bukan terpaku pada hal-hal diluar pekerjaan yang justru membuat Anda semakin jenuh dan bosan.

Dengan menemukan kembali ritme bekerja saat pertama diterima. Anda akan bisa mulai menepis rasa tidak suka terhadap pekerjaan tersebut.


3. Mendapatkan Teman Kantor yang Sejalan


Bekerja di perusahaan yang menawarkan gaji tinggi tak jarang membuat kita betah lama-lama bekerja.

Namun ada faktor lain yang bisa membuat Anda justru jadi tidak betah.

Apakah itu?

Yakni suasana lingkungan tempat Anda bekerja.

Maka dari itu, carilah teman-teman yang dirasa sepemikiran dengan Anda.

Tak selamanya harus berkaitan dengan pekerjaan. tetapi juga karakter dan kesukaan terhadap sesuatu satu sama lain.

Contohnya saja seperti sama-sama penggemar klub sepak bola Eropa, Liverpool atau Barcelona.

Dengan begitu maka Anda bisa dengan cepat connect ketika mengobrol di sela-sela pekerjaan kantor atau saat sedang makan siang bersama.

Mempunyai teman atau sahabat yang di tempat kerja tentu akan sangat membantu Anda untuk mengatasi kejenuhan dan perasaan tak suka terhadap pekerjaan.


4. Berpikiran Terbuka


Dalam bekerja, buka hati dan pikiran Anda lebar-lebar. Jangan sampai pikiran Anda tertutup karena sudah mulai dipengaruhi rasa tidak suka terhadap pekerjaan.

Saat pikiran Anda tertutup maka semua hal negatif yang ada di hadapan And akan langsung berubah jadi negatif.

Saat Anda menjalani pekerjaan yang tidak disukai dengan pikiran terbuka, tentunya Anda akan menemukan hal-hal baru.

Sesuatu yang tak pernah Anda pikirkan sebelumnya justru akan membuat Anda lebih menyukai pekerjaan tersebut.

Dengan begitu maka Anda akan terhindar dari rasa malas.

Akibatnya Anda pun bisa tetap bekerja secara profesional. Bukannya bekerja karena alasan suka atau tidak suka dengan pekerjaan tersebut.


5. Buat Ruang Kerja Anda Nyaman


Kebanyakan ruang kerja diperkantoran biasanya dibagi dalam kotk-kotak atau biasa disebut kubikel.
Dalam kubikel ini adalah ruang pribadi Anda.

Aturlah kubikel sesuai dengan keinginan Anda sendiri dan bagaimana menurut Anda nyaman.

Contohnya seperti memindahkan posisi keyboard atau layar komputer yang nyaman menurut Anda.

Anda bisa meletakkan koleksi barang pribadi di meja Anda. Atau bisa juga dengan menambahkan foto keluarga atau foto orang-orang yang Anda sayangi.

Buatlah kondisi yang membuat Anda senyaman mungkin. Anda bebas berkreasi dan menghias kubikel yang jadi tempat kerja Anda.

Namun tentu saja asalkan tidak mengganggu privasi orang lain yang ada di samping kiri dan kanan kubikel Anda.


6. Temukan Kehidupan di Luar Kantor


Hidup tak selamanya hanya untuk bekerja. Anda juga harus memiliki kehidupan luar kantor yang menyenangkan.

Hal ini tentunya akan sangat membantu Anda ketika mulai merasa jenuh atau tidak suka dengan pekerjaan saat ini.

Berkumpullah dengan teman-teman lama yang mungkin jarang Anda temui atau yang berada di kantor lain.

Dengan banyak bersosialisasi maka perasaan malas dan berat saat menjalani pekerjaan yang tidak disukai perlahan-lahan bisa menghilang.

Saat sudah memiliki hak untuk cuti. Maka ambil dan gunakanlah waktu itu secara maksimal untuk menghibur diri Anda.

Bisa digunakan untuk berlibur bersama keluarga. Maupun sekedar berkunjung ke rumah kerabat di kota lain

.

7. Belajar Lebih Dalam


Pekerjaan Anda saat ini boleh jadi bukan sesuatu yang Anda idamkan atau bahkan sama sekali tak pernah terbayangkan di benak Anda.

Saat Anda merasa tidak menyukai pekerjaan Anda saat ini, mungkin saja disebabkan Anda tidak memahaminya secara mendalam.

Misalkan Anda sebenarnya ingin bekerja sebagai staf HRD, yang berhubungan dengan pendidikan saat kuliah dulu.

Namun ternyata justru Anda malah terjebak sebagai asisten direktur yang tugasnya harus menyiapkan dan mengingatkan jadwal sehari-hari bos besar Anda.

Jadi jangan langsung kecewa dan merasa tidak suka. Coba pelajari lagi lebih mendalam hal-hal terkait dengan pekerjaan Anda sebagai asisten direktur.

Saat Anda dinilai bekerja dengan bagus maka bukan mustahil Anda mendapatkan jabatan yang lebih tinggi dan pekerjaan yang memang Anda dambakan sebelumnya.


8. Ambil Sisi Positifnya


Memang sih sangat berat menjalani sebuah pekerjaan saat hati dan pikiran kita tidak ikut serta di dalamnya. Tetapi coba ambil sisi positif dari pekerjaan tersebut.

Yang paling gampangnya, Anda bakalan punya pengetahuan baru tentang sebuah jenis pekerjaan.

Anda pun berkesempatan bertemu dengan orang-orang baru yang punya peran dan tugas yang sama.

Baik itu dikantor yang sama maupun dengan mereka yang merupakan rekanan kerja perusahaan tempat Anda bekerja.

Jadi fokuskan diri Anda pada hal-hal yang positif dari pekerjaan Anda saat ini. Bukan sesuatu yang mustahil kalau Anda akan mulai menyukai dan tertarik lebih jauh dengan pekerjaan tersebut.

Baca Juga : Cara Menjadi Orang yang Beruntung Seumur Hidup


Terjebak Dalam Pekerjaan yang Tidak Disukai


Terjebak Dalam Pekerjaan yang Tidak Disukai

Saya meyakini bahwa banyak sekali orang-orang yang tidak menyukai pekerjaannya. Di Amerika saja terbilang kira-kira 70% pekerja yang tak menyukai pekerjaannya.

Lalu bagaimana di Indonesia?

Selama ini saya belum menemukan hasil riset resmi terkait hal ini.

Namun dari pengamatan yang saya lakukan terhadap orang-orang dekat dan para kolega. Saya bisa mengambil kesimpulan bahwa sangat sedikit orang Indonesia yang menyukai pekerjaannya.

Melakukan sesuatu yang tidak kita sukai memang berat. Misalnya saja Anda yang tak suka berhitung tetapi harus bekerja sebagai Akunting.

Atau Anda yang pemalu dan tidak percaya diri justru bekerja sebagai sales.

Atau Anda yang senang melakukan segala kegiatan outdoor tetapi bekerja kantoran yang harus duduk di balik meja selama delapan jam.

Hal ini tentu tidak akan membawa kebahagiaan bagi Anda.

Ketika Anda bekerja maka waktu akan terasa sangat panjang seperti tidak ada akhir.

Anda membenci yang namanya hari Senin dan tiap hari hanya menunggu datangnya hari sabtu.

Anda akan jadi orang yang kurang produktif karena tak merasa terhubung secara emosional dengan pekerjaan dan lingkungan kerja Anda.

Kenapa banyak orang khususnya di Indonesia terjebak dalam pekerjaan yang tak ia sukai?

Umumnya ada beberapa penyebabnya. Yakni sebagai berikut :


1. Anda Tak Tahu Apa Keinginan Anda


Saat kita masih remaja, terkadang kita tak bisa menemukan apa minat kira dan apa yang kita inginkan di masa depan.

Terdengar lucu sih, tapi memang banyak yang seperti itu.

Hal ini diakibatkan karena kurangnya pengetahuan dan informasi. Akhirnya saat kita dewasa, kita jadi asal mengambil pekerjaan yang ada. Dan pada akhirnya kita menyadari bahwa itu merupakan suatu kesalahan.


2. Anda Salah Mengambil Jurusan Saat Kuliah


Saat Anda mengalami masa kuliah, Anda mengambil jurusan yang Anda pikir akan laku untuk bekerja, bukan jurusan yang memang Anda sukai.

Contohnya saja Anda mengambil jurusan akunting agar bisa cepat dapat kerja. Memang sih dengan begitu Anda akan cepat dapat kerja. Namun bahayanya Anda membenci pekerjaan tersebut.


3. Perusahaan Hanya Percaya Ijazah


Katakanlah Anda adalah seorang yang pintar dan memiliki kemampuan lebih dalam suatu bidang. Namun anehnya Anda tak bisa bekerja di bidang tersebut.

Kenapa?

Karena Anda tak memiliki ijazah yang relevan.

Bagi sebagian besar perusahaan, ijazah masih merupakan sebuah jaminan atau bukti bahwa Anda memiliki skill seperti yang tertulis dalam ijazah.

Dengan begitu maka Anda akan menggantikan profesi Anda atau mendapatkan pekerjaan baru tanpa ada ijazah yang sesuai.


4. Anda Perlu Uang


Mereka yang sudah terlanjur bekerja pada bidang yang salah terpaksa harus terus mengerjakannya karena memang butuh uang.

Mereka tak berani berhenti dan mencari pekerjaan yang lain.

Bila mencari pekerjaan lain, dikuatirkan gaji yang didapat lebih rendah dari gaji yang diperoleh saat ini.

Apalagi bila harus berhenti bekerja. Itu kiamat namanya!

Indonesia tak memiliki jaminan sosial bulanan bagi warga negara yang menganggur seperti pada negara-negara lain.

Maka dari itu orang Indonesia akan berpikir panjang sebelum berhenti dari pekerjaannya.

Bila Anda menyukai sesuatu maka Anda akan mengerjakannya sepenuh hati tanpa ada beban.

Pada dasarnya pekerjaan yang dilakukan dalam kesenangan maka akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Yang jadi masalah disini apakah Anda berani mengambil keputusan meninggalkan pekerjaan Anda saat ini atau tidak?

Bila Anda ingin ada perubahan maka beranilah melakukan sesuatu yang berbeda dari orang lain.
Dan jika tidak maka Anda akan terus mendapatkan hal yang sama.

Baca Juga : 5 Tips Cara Melamar Kerja Via Online Di Jobstreet Agar Dipanggil dan Diterima

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar