Skip to main content

Ungkapan Kecewa Pada Suami Agar ia Sadar dan Tak Mengulangi Kesalahannya Lagi

ungkapan kecewa pada suami

Hidupcu.com - Dalam kehidupan berumah tangga sudah tentu akan melalui yang namanya pertengkaran dan perdebatan termasuk ungkapan kecewa pada suami dari sang istri. Yah, memang sih hubungan suami istri tak bisa terlepas dari hal demikian.

Anda sebagai seorang istri mungkin saja pernah dikecewakan oleh sang suami. Namun terkadang bingung bagaimana ungkapan kecewa pada suami agar si suami bisa sadar dan tak lagi mengulangi perbuatannya.

Ungkapan kecewa pada suami sebenarnya adalah sesuatu yang harus disampaikan karena jika tidak maka si suami akan terus seperti itu dan yang rugi juga Anda sendiri.

Ungkapan Kecewa Pada Suami


Dalam postingan ini tidak disebutkan masalah suami dan istri secara spesifik karena mengingat permasahalan dalam hubungan berkeluarga itu sangat banyak.

Tetapi disini kamu menyebutkan hal-hal yang cukup sering terjadi saja. Penasaran apa sajakah itu? Yuk kita tengok penjelasan lengkapnya.


1. Kalau orang lain mungkin cuma mata, telinga, tangan dan kaki yang dua. Tapi kenapa mukamu harus ada dua?



Ungkapan ini adalah ungkapan yang sangat cocok untuk suami yang munafik. Suami yang suka main belakang atau berselingkuh tetapi ketika di depan Anda sok polos dan pura-pura baik.

Suami seperti ini sangat nyebelin dan harus ditangani dengan sedikit sikap protektif. Anda harus sigap menyelidiki Handphone-nya dan bila perlu perbanyak mata-mata Anda untuk mengawasi kesehariannya.

Namun perlu ditekankan bahwa jangan langsung men-judge suami Anda bermuka dua kalau belum ada bukti. Pastikan dulu apakah memang benar dia sikapnya seperti itu atau tidak.

Jangan sampai hanya karena salah paham sehingga hubungan rumah tangga Anda kandas di tengah jalan.

Baca Juga : 10 Tips Ampuh Menghilangkan Sakit Hati Karena Diselingkuhi Suami Brengsek


2. Semoga ini menjadi kebohongan terakhirmu untukku, aku mungkin memaafkan tapi aku tidak akan lupa apalagi menghapus kecewa.


Ungkapan kecewa pada suami yang satu ini cocok untuk tipe suami yang nggak tegaan atau yang hatinya lembut.

Suami tipe begini biasanya melakukan kebohongan karena sesuatu yang cukup penting dan memang baru dalam tahap coba-coba dalam berbohong.

Anda sebagai sosok istri harus sabar menghadapi suami seperti ini karena tak menutup kemungkinan setelah diberi ungkapan kecewa ia akan kembali berbohong.

Dengan memberikan ungkapan seperti ini maka suami akan langsung merasa bersalah atas kesalahannya dan mungkin saja tak akan lagi mengulangi perbuatannya.


3. Wanita kalau sekalinya kecewa ya kecewa banget. Maka dari itu jangan buat orang yang kamu sayang kecewa ya.



Anda sebagai sosok istri tentunya tak ingin selalu dikecewakan oleh  sang suami. Entah itu karena ia telah membuat Anda menunggu lama, mengabaikan janjinya, atau karena lain hal yang intinya membuat Anda kecewa.

Suami yang peka dan kasihan akan keadaan istrinya tentu akan mengerti dan berusaha untuk menebus kesalahannya.

Ungkapan yang seperti ini bersifat halus jadi tidak terlalu menyinggung perasaan sang suami. Jadi konflik bisa lebih diminimalisir kemunculannya.

Baca Juga : Cara Menenangkan Hati dan Pikiran Yang Kacau Agar Tidak Stres


5. Coba tanyakan pada dirimu, apakah pantas memberi sikap seperti itu ke aku?


Ungkapan kekecewaan istri kepada suami yang kelima ini pas untuk suami yang suka membela diri ketika berbohong. Ia selalu mengeluarkan argumen yang seakan-akan dialah yang jadi korban. Padahal justru sebaliknya.

Apabila suami termasuk kategori ini maka beri dia ungkapan seperti di atas.

Mungkin saja awalnya ia akan ngambek kepada Anda ibaratnya Anda lah yang salah dan harus memahami dirinya yang dikecewakan.

Capek deh punya suami kayak gini. Penuh dengan drama dan sandiwara. Kayak sinetron aja yah hehehe.


6. Kau yang membuatku kecewa .. Kenapa harus aku yang harus berkorban ? Harusnya kan kamu yang udah buatku kecewa



Untuk ungkapan yang satu ini sebenarnya kondisinya hampir sama dengan poin yang sebelumnya. Ditujukan untuk suami yang menganggap dirinya benar dan seolah-olah menjadi korban dalam suatu masalah. Padahal nyatanya tak demikian.

Biasanya ia akan meminta sesuatu sebagai harga yang harus dibayar atas masalah yang terjadi. Ia menyuruh Anda berkorban atas kesalahan yang ia perbuat.

Bukannya minta maaf eh malah mau menang sendiri kan nggak fair.

Bila Anda memiliki suami seperti ini maka hadapilah dengan kepala dingin sambil berusaha mencari solusi. Karena jika dihadapi dengan emosi justru akan memperpanjang masalah.

Baca Juga : Menghadapi Cobaan Hidup yang Berat Harus dengan Hati yang Lapang dan Ikhlas


Penutup


Perpecahan dalam hubungan pernikahan adalah sesuatu yang sangat dibenci Tuhan. Apabila masalah yang Anda hadapi masih bisa diselesaikan tanpa ada kata perpisahan sebaiknya lakukan.

Namun jika justru sebaliknya, selesaikan dengan cara kekeluargaan dan tanpa ada rasa dendam satu sama lain.

Apabila dalam artikel ungkapan kekecewaan istri kepada suami di atas ada yang tak sesuai dengan pikiran Anda. Maka dengan senang hati kami akan menerima tanggapan Anda melalui komentar dan bisa dicari jalan tengahnya.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar