Skip to main content

Tips Jitu Bagi Anak Kos dan Anak Rantau Bagaimana Mengelola Keuangan dengan Bijak

Tips Jitu Bagi Anak Kos dan Anak Rantau Bagaimana Mengelola Keuangan dengan Bijak

Hidupcu.com - Sebagai pemuda yang masih dalam masa pencarian pengalaman, uang, dan jodoh tentu pernah merasakan yang namanya merantau.

Pergi ke daerah yang jauh dari kampung, jauh dari sahabat, jauh dari keluarga, dan jauh dari kerabat hanya untuk bekerja dan mencari uang, pengalaman, dan tak jarang ada juga yang menemukan wanita idamannya.

Dalam artikel ini akan dibahas tentang bagaimana sih cara anak rantau mengatur keuangannya. Khususnya anak kos.

Jadi untuk Anda yang sedang merantau dan membaca artikel ini. Tentunya pernah merasakan berbagai hal yang harus kita atur sendiri.

Termasuk dalam hal mengatur keuangan hasil jerih payah dalam bekerja.

Mengapa anak kos dan anak rantau wajib mempunyai rencana pengelolaan keuangan?

Karena pada dasarnya rencana untuk mengelola keuangan bukan hanya untuk orang yang merantau saja. Tetapi untuk semua orang. Yakni agar penghasilan yang didapat bisa dipergunakan secara efisien.

Apabila keuangan bisa dikelola dengan baik maka Anda akan tahu berapa jumlah pemasukan dan pengeluaran.

Dengan demikian Anda akan tahu tindakan apa yang baik dilakukan untuk kedepannya.

Namun untuk kebanyakan pemuda, khususnya yang baru mulai mendapatkan penghasilan sendiri.

Mereka bertindak semaunya karena mereka berpikir untuk menikmati hasil jerih payahnya mumpung masih muda.

Pemikiran yag seperti itu memang benar. Namun jangan juga sampai berlebihan. Anda harus mempertimbangkan pemasukan dan pengeluaran.

Jangan sampai di awal gajian berfoya-foya, eh pas masuk tanggal tua untuk makan saja mesti ngutang. Kan nggak bener tuh hehehehe.

Maka dari itu saya ingin berbagi sedikit tips bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik.

Dengan tips ini minimal Anda tak sampai kebingungan untuk makan pas tanggal tua.

Penasaran apa saja tipsnya? Yuk kita simak berikut ini.


1. Selalu Catat Penghasilan dan Pengeluaran



Yang utama harus Anda lakukan adalah mencatat berapa jumlah pemasukan dan pengeluaran Anda.

Kemudian catat berapa jumlah pengeluaran yang wajib kamu keluarkan selama sebulan. Misalnya untuk makan, pulsa, bensin, bayar kost, cicilan motor, dan sebagainya.


2. Sisihkan Uang Untuk Pengeluaran yang Sudah Pasti


Pengeluaran yang sudah pasti ini disini maksudnya adalah pengeluaran yang sudah disebutkan pada poin pertama.

Diantaranya yaitu uang bayar kost, untuk pulsa, makan, bensin, cicilan motor, dan sebagainya.

Intinya selalu sisihkan penghasilan Anda untuk yang satu ini karena jika diganggu bisa bikin kacau.

Baca Juga : Gaya Hidup Sederhana Mark Zuckerberg yang Wajib Anda Ikuti Biar Cepat Kaya


3. Sisihkan Uang Untuk Dana Darurat


Selain menyisihkan dana untuk pengeluaran, Anda juga wajib menyisihkan dana darurat.

Tujuannya yaitu untuk berjaga-jaga kalau sewaktu-waktu ada kebutuhan yang mendesak.

Contohnya sakit, bencana alam, dan sebagainya. Intinya Anda bisa menggunakan uang ini di situasi genting.


4. Sisihkan Uang Untuk Tabungan



Hemat pangkal kaya. Itulah salah satu peribahasa yang mewajibkan kita untuk tidak boros dan menghemat uang. Salah satu caranya yaitu menabung.

Sebagai seorang perantau tentu saja Anda tak mau kalau suatu saat Anda pulang kampung dan tak membawa apa-apa.

Dengan menabung Anda bisa menggunakannya sebagai dana untuk jaga-jaga kalau misalkan dana darurat telah habis terpakai.

Selain itu, menabung juga bisa Anda gunakan untuk keperluan yang Anda inginkan seperti menikah atau yang lainnya.

Baca Juga : 9 Solusi Modal Usaha Bagi Anda Yang Bingung Mencari Sumber Modal


5. Sisihkan Uang Untuk Pegangan


Uang pegangan disini adalah uang yang selalu ada di dompet. Jadi bisa digunakan pada saat kepepet.

Misalnya jika ban motor Anda bocor atau pas makan mau nambah lagi hehehe.

Yah, intinya uang pegangan ini fungsinya untuk Anda pegang saja.


6. Simpan Uang Darurat dan Uang Tabungan di Bank


Uang darurat dan uang tabungan akan jauh lebih baik jika disimpan di bank agar aman.

Atau bisa juga Anda simpan di orang yang Anda percayai.

Tujuannya adalah untuk memisahkan penyimpanan uang ini agar Anda tak mudah mengganggu uang ini.


7. Jangan Lupa Zakat, Infaq, dan Shodaqoh



Pada dasarnya mau sekeras apa usaha Anda, mau serapat apa penyimpanan uang Anda.

Apabila tuhan tak menghendaki itu adalah rezeki Anda maka tetap saja uang itu akan hilang atau habis juga.

Untuk itu jangan pernah lupa untuk senantiasa berzakat, infaq, dan shodaqoh.

Dengan demikian mudah-mudahan tuhan senantiasa merahmati hasil usaha Anda dan membuatnya jadi rezeki yang barokah.

Baca Juga : Jika Anda Melakukan Hal Ini, Anda Bisa Beruntung Seumur Hidup


8. Hidup Irit dan Hemat


Perlu Anda ketahui bahwa sebesar apapun penghasilan Anda kalau Anda sendiri tak pandai mengelola keuangan dengan baik dan hidup boros maka Anda tak akan bisa kaya.

Boro-boro kaya, hidup cukup saja pasti sulit.

Perlu digaris bawahi bahwa hemat itu berbeda dengan pelit.

Hemat adalah mengeluarkan uang untuk keperluan yang kita butuhkan. Sementara pelit adalah kita tak mau mengeluarkan uang karena takut kekurangan.

Agar kondisi keuangan Anda bisa lebih optimal lagi. Anda masih bisa mengikis pengeluaran Anda dengan beberapa hal yang mungkin bisa Anda lakukan.


1. Hindari Sewa Kost Sendiri


Untuk Anda yang ingin menghemat sangat disarankan untuk menyewa kost/kontrakan bersama seorang atau beberapa teman.

Tujuannya agar bisa patungan dalam membayar tagihannya.

Cara ini terbukti sangat ampuh untuk memangkas pengeluaran.

Bukan hanya itu saja, hari-hari Anda tentu akan terasa lebih ceria karena selalu bersama dengan teman Anda.


2. Pilihlah Kost yang Dekat Tempat Kerja/Kampus


Carilah kost yang berdekatan dengan tempat kerja atau tempat tujuan Anda agar nantinya Anda tak perlu lagi mengeluarkan ongkos hanya untuk perjalanan menuju tempat kerja.

Ngekost di dekat tempat kerja tentunya akan memberikan keuntungan lain seperti Anda tak perlu lagi repot-repot melakukan perjalanan menuju tempat kerja.


3. Berangkat Kerja dengan Bersepeda


Sepeda merupakan kendaraan anti macet yang praktis, dan tak perlu biaya jalan lagi serta menyehatkan.

Jika Anda tak memungkinkan atau tak menemukan kost yang dekat dengan tempat kerja dan hanya menemukan kost yang jauh dari tempat kerja.

Anda bisa menggunakan sepeda untuk pulang pergi bekerja.

Tak usah minder karena bersepeda. Toh bersepeda itu keren dan menyehatkan. Bahkan saya sendiri masih melakukannya sampai sekarang.

Baca Juga : Selalu Bersyukur Dalam Keadaan Apapun Bisa Bikin Hidup Kamu SEMPURNA


4. Jika Ada Mess Disediakan Lebih Baik Gunakan


Mess merupakan fasilitas yang disediakan oleh perusahaan untuk tempat tinggal para karyawannya.

Umumnya terdiri dari beberapa kamar mirip seperti rumah kontrakan dan tentu saja gratis.

Sangat lumayan bukan?

Anda bisa memangkas pengeluaran yang seharusnya Anda gunakan untuk bayar kost bisa Anda gunakan untuk dikirim ke orang tua Anda dikampung halaman sana.


5. Rajin Berpuasa dan Mendekatkan Diri dengan Tuhan



Dengan berpuasa dan mendekatkan diri kepada Tuhan akan mengundang datangnya rezeki yang tak terduga.

Maka dari itu usahakan untuk melakukan puasa senin kamis.

Perlu Anda ketahui bahwa dengan berpuasa akan memberikan banyak manfaat untuk Anda.

Diantaranya yakni menyehatkan jasmani dan rohani, mendekatkan diri kepada Tuhan, mengundang rezeki, dan sebagainya.

Baca Juga : 17 Ide Kerja Sampingan Modal Kecil Yang Cocok Untuk Anak Kuliahan


6. Tidak Merokok


Ilmu kedokteran memang telah memberikan warning untuk rokok bahkan telah memberikan penjelasan akan bahaya merokok di setiap bungkusnya. Dan bahkan disertai gambar yang kadang bikin risih.

Namun tampaknya tak membuat jera para perokok. Tapi nggak masalah, itu urusan mereka.

Tapi menurut saya ada hal yang lebih berbahaya dari merokok. Yakni bisa memperbengkak pengeluaran.

Kok bisa?

Ok mari kita hitung-hitungan.

Sekarang rata-rata perokok menghabiskan sebungkus perharinya dan bahkan ada yang lebih.

1 bungkus rokok rata-rata harganya Rp 20.000.

Trus dikalikan 30 hari jadi wooooowww.

Dalam sebulan Anda bisa menghemat pengeluaran sebesar Rp 600.000.

Sangat luamayan bukan?


Penutup


Pada dasarnya semua orang yang merantau ingin agar cita-citanya tercapai dan pulang ke kampung halaman dengan sukses.

Namun sukses itu sendiri tak bisa dicapai dengan mudah.

Perlu kerja keras, pola hidup yang baik, dan tentunya pengelolaan keuangan yang baik pula.

Tips diatas setidaknya bisa membimbing Anda menjadi pribadi yang lebih bijak dalam mengelola uang.

Kalaupun suatu saat Anda merantau dan tak bisa mencapai puncak kesuksesan. Minimal Anda tak malu karena pulang kampung tak membawa apa-apa.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar