Skip to main content

7 Alasan Umum Mengapa Seseorang Memilih Menjadi Introvert Dalam Hidupnya

Alasan Umum Mengapa Seseorang Memilih Menjadi Introvert Dalam Hidupnya

Hidupcu - Kepribadian introvert adalah kepribadian yang cenderung tidak suka banyak bicara dan lebih sering diam. Orang yang memiliki kepribadian ini umumnya lebih senang menyendiri dibandingkan keluar untuk bertemu banyak orang.

Namun pernahkah Anda berpikir apa sih penyebab seseorang bisa memiliki kepribadian introvert?

Apakah memang bawaan dari lahir? Faktor sosial? Ataukah karena memang ada penyebab tertentunya.

Saya telah menghimpun jawaban dari beberapa member di quora yang juga ternyata seorang introvert. Alasan mereka menjadi seorang introvert antara lain :


Tak Suka dengan Basa-Basi

Orang introvert umumnya akan cenderung diam di keramaian jika memang topik yang sedang dibicarakan itu adalah topik yang ringan atau terkesan basa-basi.

Mereka tak mau buang-buang energi hanya untuk membahas hal yang tidak penting. Namun mereka baru akan angkat bicara jika topik yang dibicarakan itu memang penting dan memang perlu untuk dibahas.

Intinya kalau memang apa yang dibicarakan itu tak sesuai dengan minat dan keinginannya, ia tak akan mau untuk ikut bicara.

Baca Juga : Ini Hal Tak Terduga yang Terjadi Ketika Orang Introvert Marah

Bersikap Tertutup


menutup diri

Salah satu ciri umum orang introvert yaitu tertutup pada orang lain. Tak jarang mereka enggan untuk berterus terang pada orang lain akan dirinya. Baik itu berupa masalah, hal konyol, kesukaan, apalagi tentang rahasianya sendiri.

Intinya mereka akan berusaha untuk tidak terlalu dekat dan akrab pada orang lain. Hal ini dilakukan agar ia tak perlu repot-repot menyembunyikan rahasianya dari orang yang sangat dekat dengannya.

Kebanyakan orang introvert juga mandiri dalam menyelesaikan masalahnya. Saat ada masalah mereka kadang tak mau menceritakan pada orang lain bahkan kepada orang tuanya sendiri.

Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan. Pasalnya mereka ingin menyelesaikan sendiri masalahnya tanpa membebani orang lain.


Senang Menyendiri


senang menyendiri

Entah kenapa bagi seorang introvert ada sensasi dan kesenangan sendiri saat mereka menyendiri.

Dengan menyendiri seseorang yang tergolong introvert akan lebih tenang. Dan inilah cara bagaimana mereka mengisi energi.

Sebab dikeramaian orang introvert cenderung lebih menghabiskan banyak energi dibandingkan lingkungan biasanya.`

Mau seseru apapun kegiatan mereka di luar sana dan mau selama apapun. Tetap pada akhirnya mereka akan mencari waktu untuk menyendiri agar bisa men-charge kembali energinya.

Jadi memang pada dasarnya orang introvert itu malas ngomong karena memang senang menyendiri. Toh kalau ngomong sendiri nanti dikira orang gila hehehe.

Baca Juga : Kamu Introvert? Ayo Cek 21 Ciri Ciri Orang Introvert Berikut Ini


Lebih Tertarik Pada Dunia Imajinasi Dalam Pikiran



Orang introvert cenderung lebih sering berimajinasi dibandingkan orang berkepribadian ekstrovert.

Kebiasaan menghayal dan berlarut-larut dalam imajinasi inilah yang terkadang membuat seseorang menemukan ide briliant.

Karena terlalu sering berpikir dan berimajinasi tak jarang orang introvert dicap sebagai orang aneh.

Namun jangan salah, justru kebanyakan orang introvertlah yang turut berperan aktif dalam perkembangan dunia.

Sebut saja Bill Gates, Mark Zuckerberg, Elon Musk, dan berbagai tokoh dalam bidang lainnya seperti kimia, filsafat, kedokteran justru berasal dari kalangan introvert.

Jadi tak usah malu minder kalau dijudge sebagai introvert. Toh memang seperti itulah kenyataannya.

Mau itu ekstrovert maupun introvert, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.


Hidup Dalam Keluarga yang Berkebiasaan Berpikir Kritis dan Out of The Box

Faktor lingkungan keluarga juga ikut andil dalam menyebabkan seseorang berkepribadian introvert.

Ada sebagian orang tua yang memang menuntut anaknya untuk tidak berpikiran monoton. Artinya si anak ini diupayakan untuk berpikiran terbuka.

Hal yang seperti ini memang memberikan dampak positif bagi si anak karena lebih jujur pada diri sendiri, mampu berpikir out of the box.

Namun disamping itu anak juga akan mengalami kesulitan dalam hal sosialnya. Yaitu kesulitan berbaur dalam lingkungan sekitarnya.

Baca Juga : Membongkar 10 Tips Bagaimana Melatih Pola Pikir Out Of The Box (Di Luar Kotak)


Lebih Banyak Bergaul dengan Orang yang Berkebutuhan Khusus


Lebih Banyak Bergaul dengan Orang yang Berkebutuhan Khusus

Salah satu member qoura bercerita bahwa ia menjadi seorang introvert dan jarang bergaul karena tiap tahun kelas yang ia tempati selalu saja ada anak yang berkebutuhan khusus.

Dan anehnya jarang ada anak-anak yang mau berteman dengan anak berkebutuhan khusus ini.

Karena merasa kasihan ia akhirnya terus menemani dan menghabiskan banyak waktunya untuk menemani anak tersebut.

Lama kelamaan ia jadi sering merasa bersalah ketika meninggalkan anak tersebut. Padahal dalam hati kecilnya ia juga ingin berkumpul dan bercanda dengan anak normal lainnya.

Tapi tentu akan terasa berbeda antara memiliki menemani anak yang berkebutuhan khusus dan anak yang normal.

Pada umumnya kita akan cenderung memerhatikan anak yang berkebutuhan khusus. Sehingga mau tidak mau ia harus mengabaikan temannya yang normal dan lebih memilih bergaul dengan anak yang bisa dibilang tidak normal.


Pergaulan yang Tidak Sehat Disekitar


Pergaulan yang Tidak Sehat Disekitar

Salah satu alasan klasik dan termasuk juga salah satu alasan saya memilih menjadi orang introvert dalam pergaulan karena memang pergaulan di sekitar saya itu bisa dibilang kurang sehat.

Kebanyakan teman saya sewaktu kecil memiliki banyak kebiasaan buruk seperti mencuri, minum-minuman keras, tawuran, kumpul kebo dan sebagainya.

Dari situ saya berpikiran bahwa saya tak ingin berperilaku seperti mereka. Saya hanya mau jadi orang baik yang bisa membanggakan kedua orang tua dengan prestasi saya.

Maka dari itu saya lebih memilih untuk menutup diri dari pergaulan dan suka pilih-pilih teman.

Tetapi di lain sisi kadang saya seperti merasa bersalah pada teman saya. Bagaimana tidak jika sewaktu SD dan SMP kami berteman dan sekarang kita jadi seperti orang yang tak pernah saling kenal karena perilaku buruknya itu.

Saya yakin dia sebenarnya orang baik. Tetapi kembali lagi kepada faktor pergaulan. Dia sudah terlanjur terbawa arus pergaulan yang salah.

Dalam hati kecil saya sebenarnya saya sangat ingin berteman dengannya. Namun mungkin karena dia juga merasa malu karena dirinya sudah berbeda dengan saya makanya dia tak mau lagi bertegur sapa dengan saya.

Baca Juga : Pergaulan Bebas Dalam Kehidupan Sehari-hari dan Seberapa Jauh Anda Terlibat


Penutup

Demikanlah sedikit penjelasan tentang beberapa alasan seseorang jadi introvert. Semoga apa yang saya posting ini bisa bermanfaat bagi Anda semua pembaca setia Hidupcu.

Terima kasih dan salam Hidupcu.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar