Skip to main content

8 Tips Agar Kamu dan Pasangan Bisa Kembali Rujuk Setelah Break

Tips Agar Kamu dan Pasangan Bisa Kembali Rujuk Setelah Break

Hidupcu - Ketika menjalin suatu ikatan, tentu kamu akan mengalami yang namanya pertengkaran, perbedaan pendapat, cemburu, dan kesalahpahaman. Yang dimana ketidakcocokan ini yang jadi pemicu awal breaknya sebuah hubungan.

Namun perlu kamu ketahui bahwasanya break itu bukan berarti putus. Tetapi break ialah keputusan yang diambil oleh sebuah pasangan yang masih bingung apakah memutuskan untuk melanjutkan suatu hubungan atau tidak. 

Jadi bisa dikatakan bahwa break adalah meminta waktu supaya bisa berpikir lebih tenang dan jernih. 

Di masa break ini tentunya kedua pasangan akan saling introspeksi dan mengevaluasi dirinya. Meskipun itu akan menimbulkan sedikit kerenggangan dan hambar karena komunikasi yang kurang intens seperti saat masih pacaran dulu. 

Bila hubunganmu sedang break trus bagaimana kira-kira caramu memperbaiki keadaan tersebut? 

Berikut ini ialah beberapa cara yang digunakan untuk memperbaiki kembali hubungan yang sudah break agar kembali harmonis.

1. Meminta Maaf


Meminta Maaf

Setelah kamu dan pasanganmu break maka tentunya kalian akan saling instrospeksi dan evaluasi diri. 

Perdebatan dan pertengkaran tidak mutlak hanya dari kesalahan satu pasangan saja. Maka dari itu, meminta maaflah dengan tulus harus menghakimi mana yang benar dan mana yang salah. 

Hindari meminta maaf yang disertai dengan pembelaan diri. Bila kedua belah pihak memang ingin hubungannya membaik maka tentu keduanya harus meninggalkan egonya masing-masing. 

Selain dengan kata maaf, efektifnya kamu juga bisa memberinya coklat, bunga, atau makanan favoritnya.  Setelah meminta maaf pada pasangan,  maka selanjutnya adalah mengambil tindakan nyata. 

Contohnya seperti melakukan perubahan pada diri setelah mengintrospeksi kesalahan dimasa lalu. Seperti kebiasaan datang terlambat dan suka mengulur waktu, maka kedepannya jangan lagi melakukan itu. 

Tunjukkan pada pasanganmu bahwa kamu juga bisa tepat waktu dan lebih bijak dalam memanfaatkan waktu. Dengan begitu niscaya hubunganmu dengannya akan semakin membaik. 


2. Pastikan Masalahmu Dengannya Sudah Dituntaskan


Jika kamu ingin hubunganmu dengannya membaik dan tetap langgeng tentunya kamu harus memastikan bahwa masalahmu dengannya sudah tuntas. 

Bicarakan baik-baik dengannya 4 mata. Sebisa mungkin untuk tidak emosi apalagi sampai melakukan pembenaran diri. 

Umumnya setelah break,  pasangan cenderung lebih tenang dan bisa berpikir lebih dewasa daripada sebelumnya. 

Entah apapun itu yang mengganjal upayakan untuk mengatakannya. Jangan sampai ada yang kamu pendam sendirian. 

Karena biasanya ketika kamu dan pasangan adu argumen, sesuatu yang terpendam ini akan diungkit dan justru akan memperkeruh situasi. 

Permasalahan dalam hubunganmu sebaiknya hanya kamu dan pasangan saja yang tahu. 

Mengapa? 

Sebab masalah akan lebih mudah diperbaiki jika hanya sedikit saja yang tahu. Jadi tak usahlah sampai menceritakannya ke khalayak umum bahkan sampai diposting di media sosial.

Hal yang demikian ini seperti melakukan pembenaran diri tetapi sebenarnya kamu tak sepenuhnya benar.

Baca Juga : 6 Fakta yang Akan Kamu Ketahui Saat Berpacaran dengan Pria Introvert


3. Hindari Mengungkit-ungkit Masa Lalu


Hindari Mengungkit-ungkit Masa Lalu

Salah satu kalimat yang sering digunakan untuk memojokkan pasangan ialah "Kamu masih seperti dulu yah, selalu egois dan keras kepala" 

Sebisa mungkin hindari memojokkan pasangan dengan mengungkit masa lalunya. Ini karena dengan melakukan hal tersebut justru akan memperkeruh hubunganmu dengannya setelah break. 

Mungkin saja memang pasanganmu punya kebiasaan buruk seperti suka datang terlambat. Namun kamu juga harus melihat bagaimana usahanya untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. 

Kamu juga mungkin tahu bahwa mengubah kebiasaan dengan kebiasaan yang baru bukanlah hal yang mudah. 

Begitu pula dengan pasanganmu. ia butuh proses dan waktu yang bukan hanya satu atau dua hari saja. Jangan langsung melihat hasilnya terlebih dahulu, tetapi cobalah untuk melihat usahanya. 

Karena akan sangat menyakitkan hati bila kamu mudah menjudge si doi padahal ia sedang berusaha. Biarlah masa lalu itu tetap menjadi masa lalu. 


4. Berpemikiran Terbuka


Mungkin saja dulu kamu pernah memendam masalah dan selalu khawatir sehingga pada akhirnya kamu sering badmood bila bersama dengan pasanganmu. 

Memendam permasalahan yang ada bukanlah suatu tindakan yang baik bila kamu ingin memperbaiki hubungan dengan pasangan. 

Dalam membangun sebuah hubungan kamu tak boleh berpikir sendirian. Tetapi berpikirlah berdua dengan pasanganmu. 

Katakan segala hal yang membuatmu khawatir. Pasanganmu tak akan mengerti jika hanya melihatmu. Pacarmu bukan orang yang bisa membaca pikiran. 

Bila kamu tak bisa menyampaikan apa yang kamu khawatirkan, bisa saja akan terus terjadi salah paham. Saya yakin kamu tentu tak ingin kan bila hubunganmu dengan si doi break lagi. 


5. Lebih Perhatian Pada Pasangan


Lebih Perhatian Pada Pasangan

Tips berikutnya dalam upaya memperbaiki hubungan yang telah break adalah dengan semakin lebih perhatian pada pasangan. Tak harus berupa perhatian yang besar seperti menyewa restoran mahal hanya untuk berdua, tetapi mulailah dari hal yang sederhana terlebih dahulu. 

Apakah makanan favorit pacarmu adalah telur dadar? Jika ia maka kamu bisa mencoba memasakkannya telur dadar saat makan siang sembari menuliskan note kalimat penyemangat. 

Selain dari itu, kamu juga bisa memuji hal yang memang kamu suka darinya. Seperti model rambut, stylenya, matanya, hidungnya atau mungkin parfum yang dipakainya.

Bila kamu adalah seorang pria maka bersikaplah layaknya ksatria pada wanitanya. Misalnya dengan membukakan pintu, menggandengnya ketika menuruni tangga, atau bisa juga dengan memberinya jaket saat ia sedang kedinginan. 


6. Lebih Sabar Dalam Menghadapinya


Salah satu kunci utama dalam memperbaiki hubungan setelah break adalah dengan lebih bersabar dalam menghadapi doi. 

Sekilas mungkin si doi terlihat biasa saja seperti tak ada masalah, tetapi kamu tak tahu seperti apa di dalam hatinya. 

Mungkin saja dihatinya masih ada rasa sakit yang belum terobati sepenuhnya. Solusi terbaik yang bisa kamu lakukan adalah dengan lebih sabar dan telaten dalam mendapatkan hatinya kembali. 

Bila kamu terlalu memaksakan diri untuk bisa mengembalikan hubunganmu seperti dulu. Maka suatu saat rasa sakit hatinya bisa meledak karena mengingat suatu kejadian yang bisa menimbulkan rasa sakit di hatinya.

Perlakukan pasanganmu sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Bila kamu ingin pasangan yang sabar dan penyayang maka pertama-tama terapkan kriteria itu pada dirimu sendiri.

Segala usaha yang telah kamu upayakan demi mendapatkannya kembali memang butuh waktu. Maka dari itu, dalam menjalankannya kamu harus sabar dan telaten.

Baca Juga : Ini Loh Kesalahan Terbesar yang Sering Dilakukan Pasangan Suami Istri Saat Baru Menikah


7. Pahami Seperti Apa Dunianya


Pasanganmu bukanlah orang yang harus selalu berada du sampingmu selama 24 jam. Ia juga punya kehidupannya sendiri. Baik dalam hal dunia kerja, keluarga, maupun sahabat-sahabatnya. 

Ia terkadang butuh waktu untuk menyendiri. Bukan karena ada rasa marah atau sedih. Tetapi memang karena ia butuh waktu untuk dirinya sendiri. 

Karena pada dasarnya tiap orang punya kesibukannya sendiri, termasuk juga kamu. Kamu harus memahami bahwa kesibukan itulah yang sebenarnya digunakan dalam mempersiapkan masa depan.

Jadi jangan terlalu PEDE menuntut dia untuk selalu bersamamu sepanjang waktu. 

Manfaatkan setiap waktu yang kamu punya untuk mempersiapkan masa depan. Bila kamu memang ingin memperbaiki hubungan, maka dengan saling memberikan ruang adalah salah satu kuncinya. 


8. Jangan Lupa Bahagia


Jangan Lupa Bahagia

Memang sih membangun kembali hubungan yang sudah break awalnya akan sedikit membuat canggung. 

Terlebih lagi bila hanya momen kesedihan, adu argumen, pertengkaran, dan hanya masalah masing-masing yang diingat. Maka dari itu hal yang wajib kamu lakukan adalah dengan bahagia. Ciptakan kebahagiaanmu. 

Ciptakan kenangan yang indah lagi bersamanya. Tak perlu dengan kemewahan, cukup dengan hal yang sederhana saja. Misalnya dengan memasak bersama, jalan-jalan ke toko buku bareng, atau bisa juga pergi menonton film favorit di bioskop.


Penutup


Demikianlah 8 tips yang bisa kamu coba untuk kembali rujuk dengan pasangan setelah break. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kamu selaku pembaca. Memang sih merajut suatu hubungan butuh usaha yang tidak hanya dari satu pihak, melainkan kedua pihak. 

Yang perlu kamu garis bawahi ialah bila di dia dan kamu memang berjodoh dan saling mencintai. Tentunya akan selalu ada jalan keluar dari setiap permasalahan. Semoga berhasil!

Jangan lewatkan beberapa artikel menarik tentang cinta.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar