Skip to main content

Ini Loh Kesalahan Terbesar yang Sering Dilakukan Pasangan Suami Istri Saat Baru Menikah

Ini Loh Kesalahan Terbesar yang Sering Dilakukan Pasangan Suami Istri Saat Baru Menikah

Hidupcu - Pengantin baru atau pasangan suami istri yang baru saja menikah awalnya akan merasa sangat bahagia. Ibarat dunia hanya milik mereka berdua. Sementara yang lain hanya ngontrak.

Hidup sudah kaya pangeran dan tuan putri di rumah. Hahaha....lucu yah kalau pengantin baru.

Namun perlu Anda ketahui bahwa pernikahan suatu saat akan menghadapi fase dimana kesetiaan dan komitmen kalian diuji.

Dalam fase tersebut akan muncul beberapa permasalahan yang lumayan bikin kepala mumet.

Untuk Anda yang masih tergolong pengantin baru atau sementara merencanakan, ada baiknya jika Anda mengetahui beberapa kesalahan besar yang sering terjadi pada pasangan yang baru menikah.

Beberapa kesalahan tersebut antara lain :

Masalah Eksternal


1. Terlalu Buru-buru Ingin Punya Keturunan


Yah banyak pasangan suami istri baru yang melakukan kesalahan ini. Begitu dapat malam pertama langsung deh dieksekusi tanpa ada perencanaan jangka panjang.

Akibatnya banyak pasangan yang stress setengah mati karena terlalu cepat memiliki keturunan.

Memang sih anak adalah pembawa rezeki, tapi kita juga tidak bisa hanya mengandalkan itu saja. Kita juga harus  berpikir rasional.

Jika sang anak lahir dan dalam kondisi finansial keluarga Anda sedang tak memungkinkan yah kan si anak mau dikasih makan apa coba?

Apa Anda mau minta sama orang tua? Kalau sekali dua kali sih tidak masalah. Tapi kalau lama kelamaan bagaimana?

Yah itu juga kalau Anda tak malu minta sama mereka. Kalau saya pribadi sih yah nggak tau muka saya mau ditaruh dimana kalau melakukan itu.

Maka dari itu saya tekankan bahwa untuk rencana memiliki keturunan sebaiknya pertimbangkan juga kondisi finansial atau keuangan Anda.

Baca Juga : Tips Menikah Modal 5 Juta yang Bisa Anda Praktekkan Sendiri


2. Lupa Mengunci Pintu Kamar


Lupa Mengunci Pintu Kamar

Pernah nih ada teman saya yang tinggal dirumah mertuanya dan lupa mengunci pintu. Padahal malam itu dia sedang hmmm dengan istrinya.

Dan kebetulannya lagi ada si mertua yang datang dan membuka pintu. Taraaa keliatan deh. Saya nggak bisa ngebayangin betapa malunya teman saya itu hahaha.

Nah, maka dari itu saya pesankan kepada Anda bahwa kalau hendak berduaan dengan istri dikamar.

Apalagi kalau tinggalnya bukan dirumah sendiri. Jangan lupa untuk mengunci pintu kamar.

Karena dikhawatirkan nanti ada pihak yang tidak sengaja memergoki Anda. Dan jangan sampai ada yang memvideo Anda diam-diam. Kan nggak lucu tuh.


3. Menyembunyikan Kenyataan


Ini adalah salah satu kesalahan yang sering dilakukan pasangan yang baru menikah. Terlalu ingin dianggap sempurna sampai-sampai tak ingin menampakkan kekurangan dirinya. Pokoknya terus-terusan menutupi kelemahannya dengan menyembunyikan kenyataan.

Jika Anda termasuk golongan orang yang sering melakukan hal ini saya sarankan untuk jujur langsung kepada pasangan. Biarkan pasangan tahu kekurangan kita agar ia bisa menerimanya apa adanya.

Karena jujur, akan jauh lebih sakit jika kekurangan itu ia ketahui dari orang lain. Jika itu terjadi mungkin saja ia tak akan mau menerima Anda lagi.

Tetapi kalau dibicarakan secara langsung dan baik-baik bisa saja ia akan memaafkan dan menerima kekurangan Anda apa adanya.

Yang terpenting disini dalam menjalin sebuah hubungan adalah komunikasi. Karena dengan saling jujur dan terbuka pada pasangan, setidaknya itu bisa jadi tali yang akan mempererat hubungan Anda dengannya.


4. Jangan Terlalu Apa Adanya


Jangan Terlalu Apa Adanya

Loh mas kok jangan terlalu apa adanya? Bukannya dalam menjalin hubungan itu kita harus apa adanya yah? Nah ini yang sering bikin pasangan baru salah kaprah.

Memang sih kita harus apa adanya kepada pasangan. Tapi jangan terlalu berlebihan juga.

Apa adanya disini bukan berarti pakaian hanya itu-itu saja, bahkan sampai mirip gelandangan, wajah berantakan, dan bersikap semena-mena kepada pasangan.

Hormatilah pasangan Anda. Saya yakin Anda tentu sudah dewasa dan bisa membedakan antara mana yang baik dan mana yang buruk.

Kalau memang baik yah lakukan dan kalaupun itu buruk yah tinggalkan.

Intinya perlakukan pasangan Anda selayaknya manusia. Hargai dia dan usahakan untuk tampil semenarik mungkin dihadapan pasangan.

Dengan begitu saya yakin pasangan Anda tentu akan semakin cinta dengan Anda.


5. Terlalu Memanjakan Pasangan


Untuk Anda yang punya pasangan yang banyak maunya. Sebisa mungkin hindarilah terlalu memanjakan pasangan. Karena lama kelamaan itu akan jadi sebuah kebiasaan.

Toh nantinya juga Anda sendiri yang dibuat kewalahan jika tak menuruti apa yang ia inginkan. Saya yakin Anda tak ingin hal itu terjadi bukan?

Memang wajar-wajar saja sih kalau Anda memanjakan pasangan, tapi jangan terlalu berlebihan juga yah. Karena itu akan jadi bumerang tersendiri bagi Anda.

Nanti pasangan akan mudah ngambek jika tak dituruti maunya. Dan ujung-ujungnya juga Anda sendiri yang dibuat repot.

Baca Juga : Cerita Cinta Romantis dan Mesra Remaja Namun Mengejutkan Antara Dinar dan Nadya di Sekolah


6. Terlalu Banyak Berjanji Namun Tak Bisa Ditepati


 Ini juga adalah salah satu hal yang harus dihindari. Siapapun itu tentu akan kecewa jika dijanji akan sesuatu tetapi tak diwujudkan atau terealisasi dengan baik.

Hehehe kok jadi keinget caleg. Kita tidak bahas caleg yah.

Ok kita kembali ke topik utama. Sebaiknya jangan membuat janji kalau memang tidak bisa ditepati.

Karena nanti janji itu hanyalah tinggal menjadi sebuah janji. Kalau istilah bugisnya sih “Janci mutaroe”.

Tak jarang gara-gara janji ini sepasang suami istri yang baru menikah hubungannya kandas di tengah jalan.

Karena selalu berjanji pada pasangan dan tak juga menepati. Akibatnya konflik dalam rumah tangga muncul dan terjadilah perpecahan. Tentu Anda tak menginginkan hal tersebut.


7. Terlalu Posesif dan Pencemburu


Terlalu Posesif dan Pencemburu

Terlalu posesif dan cemburu pada pasangan itu tidak baik. Ini karena rasa posesif yang berlebihan akan menimbulkan rasa ketidaknyamanan.

Baru ngomong dengan teman kantor saja sudah dicurigai, bercandas dengan teman SMA diawasi, pulang lambat dicurigai, pergi kemana-mana harus dikawal, pokoknya sedikit hal aneh saja dicemburui.

Saya yakin Anda tentu tak tahan kan kalau diperlakukan seperti itu. Bahkan saya pribadi juga akan merasa sangat terganggu jika mengalami hal tersebut.

Siapa coba yang tahan dengan sikap pasangan yang seperti itu?

Jika memang Anda dan pasangan saling menyayangi, tentunya ada komitmen dan rasa saling percaya antara kalian berdua. Jadi tinggal bagaimana Anda dan pasangan saling membangun kepercayaan.


Masalah Eksternal


1. Merendahkan Orang Disekitar yang Belum Punya Pasangan


Salah satu nasehat penting bagi pasutri yang baru menikah adalah jangan suka merendahkan orang disekitar yang masih belum punya pasangan.

Jangan merasa hebat karena telah menikah. Toh belum tentu juga kamu bisa mempertahankan hubungan itu sampai maut menjemput.

Kadang pasangan yang baru menikah itu mengejek atau mengolok-olok tetangganya yang masih jomblo. Entah itu dengan sebutan apapun. Intinya bertujuan mengejek orang lain.

Ada yang bilang Bujang Lapuk lah dan ada juga yang bilang GASTURI (Gadis Tua Republik Indonesia). Hahaha aneh-aneh aja yah orang Indonesia.

Untuk itu, sebagai pasangan yang baru saja menikah. Sebisa mungkin hindari mengolok-olok orang di sekitar yang belum punya pasangan.

Bahkan ada baiknya kalau kita mendo’akannya agar cepat dipertemukan dengan jodohnya.

Baca Juga : 14 Tahapan Cara PDKT yang Benar Biar Si Do’i Klepek-Klepek


2. Terlalu Pamer Keharmonisan di Sosial Media


Terlalu Pamer Keharmonisan di Sosial Media

Keharmonisan rumah tangga sebenarnya boleh saja diposting atau dipamer di sosial media seperti Facebook, Instagram, atau Whatsapp.

Namun yang perlu Anda garis bawahi disini bahwa dalam memamerkan kemesraan itu jangan terlalu berlebihan.

Misalnya seperti pamer chat romantis, pamer foto romantis, ataukah bikin story romantis dengan pasangan yang frekuensi postingannya itu tiap hari.

Kalau seperti itu terus saya yakin orang juga akan enek liatnya. Yang secukupnya saja lah. Kasian kan orang lain yang masih jomblo tapi liat foto kalian terus.

Bikin ngiri aja tau. Nanti disumpahin macem-macem kan nggak bagus juga.


3. Mengabaikan Teman atau Keluarga


Ini juga adalah salah satu perkara yang sering dialami oleh pasutri yang baru menikah. Yaitu terlalu asik dan romantis dengan pasangan sampai-sampai mengabaikan teman dan keluarga.

Hubungan yang baik dengan keluarga dan teman perlu harus selalu dijaga. Ini karena suatu saat tentu kita akan membutuhkan mereka lagi.

Nanti kalau ada masalah mau ngadu ke siapa? Mau minta bantuan ke siapa? Kan nggak mungkin juga kalau hanya kalian berdua yang menyelesaikan masalah.

Maka dari itu saya pesankan sekali lagi untuk pasangan yang baru menikah agar sebisa mungkin selalu jalin hubungan silaturahmi yang baik dengan teman dan keluarga.

Toh tak menutup kemungkinan kita akan membutuhkan mereka suatu saat.

Baca Juga :15 Ciri-Ciri Orang yang Suka Sama Kita Tapi Gengsi dan Cuek Mengungkapkan


4. Meninggalkan Pekerjaan dan Pendidikan


Meninggalkan Pekerjaan dan Pendidikan

Hampir sama dengan poin yang sebelumnya. Ketika Anda telah menikah dan memiliki pasangan. Jangan pernah mengabaikan pendidikan dan pekerjaan.

Tetap saja jalani pendidikan dan pekerjaan itu sama seperti Anda belum menikah dulu. Toh itu juga akan membantu menunjang masalah keuangan keluarga kecil Anda.

Jangan karena terlalu sibuk dengan pasangan sampai lupa sama pekerjaan dan pendidikan yang dijalani.

Tetap prioritaskan juga pekerjaan dan pendidikan sembari membangun hubungan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Dengan begitu maka hidup Anda tentu akan bahagia lahir dan batin. Dan insyaallah bahagia di dunia dan diakhirat kelak.



Penutup

Seperti itulah kira-kira masalah yang dihadapi oleh pasangan suami istri yang baru menikah. Saya membuat artikel ini agar Anda sekalian selaku pembaca bisa memahami dan mempelajari bagaimana cara mengatasi masalah yang sering timbul pada pasangan yang baru menikah.

Demikianlah dari saya. Semoga apa yang saya posting ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian. Dan jangan lupa untuk membagikan postingan ini jika memang Anda merasa postingan ini bermanfaat.

Terima kasih!
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar