Skip to main content

Apa Itu Toxic : Dalam Bahasa Gaul, Relationship, di Game, Contoh, dan Cara Menghadapi Serta Menjauhinya

apa itu toxic

Hidupcu.com - Dalam kehidupan sehari-hari mungkin kamu pernah bertanya-tanya tentang apa itu toxic. Yah itu adalah istilah yang sering digunakan anak muda zaman sekarang. Baik itu di game maupun dalam pergaulan yang nyata. Bila kamu termasuk anak muda zaman now tentu rasanya agak kudet yah bila tak mengetahui apa arti toxic.

Karena hampir sebagian besar orang-orang di sosial media menggunakan istilah tersebut. Nah dalam postingan ini saya akan membahas dengan lengkap tentang toxic itu apa, jadi bila kamu ingin benar-benar mengetahuinya. Monggo silahkan di baca artikel ini sampai akhir yah.

Agar kamu lebih mudah dalam memahami isi postingan ini. Maka disini saya menyediakan daftar isi yang bisa kamu jadikan acuan dalam memahami poin inti dari postingan ini.

Daftar Isi
  1. Apa Arti Dari Kata “Toxic”
  2. Pengertian Orang Toxic (Toxic People)
  3. Maksud Orang Toxic
  4. Apa Arti Toxic Dalam Bahasa Gaul
  5. Apa Itu Toxic di Game
  6. Apa Itu Toxic Relationship?
  7. Pengertian Toxic Relationship
  8. Ciri-ciri dan Tanda Toxic Relationship
  9. Dampak Toxic Relationship Terhadap Kesehatan Mental
  10. Kepribadian Toxic
  11. Contoh Orang Toxic
  12. Cara Menghilangkan Sifat Toxic
  13. Lingkungan Toxic Adalah
  14. Menghadapi Orang Toxic
  15. Menjauhi Orang Toxic


Apa Arti Dari Kata “Toxic


Kata toxic apabila diterjemahkan langsung kedalam bahasa Indonesia maka bisa diartikan sebagai “Racun”. Kok racun sih, bahaya dong! Yah memang iya, bahaya dan seram.

Adapun menurut kamus bahasa Inggris, toxic diartikan sebagai kata sifat yang bisa mendeskripsikan seseorang yang punya banyak sifat negatif, mudah marah, sering berkata kasar ke orang lain, dan sejenisnya.

Dalam kamus Cambridge juga menyatakan bahwa toxic adalah sesuatu yang berbahaya dan menyebabkan ketidaknyamanan dalam rentang waktu tertentu.


Pengertian Orang Toxic (Toxic People)


Orang toxic atau toxic people adalah orang yang selalu menyebarkan sifat dan energi negatif yang ada pada dirinya ke orang lain sehingga menimbulkan kerugian atau dampak negatif bagi orang yang ada di sekitarnya.

Ada juga yang mengatakan bahwa toxic people adalah julukan yang diberikan pada orang yang sering tidak sopan, berkata kasar, dan mengeluarkan kata-kata kotor.

Dalam hal ini kamu harus hati-hati dan sadar diri. Sebab orang yang tergolong toxic people hidupnya akan susah bahagia. Hidupnya akan selalu dihinggapi rasa tidak puas, sering mengeluh, dan resah. Saya yakin kamu tak menginginkan hidup yang seperti itu bukan?

Baca Juga : Punya Teman Nyebelin, Begini Cara Menasihati Seseorang Tanpa Menjatuhkan Harga Dirinya


Maksud Orang Toxic


Kalau berbicara tentang maksud, saya pikir tidak ada maksud tertentu dari orang toxic. Ia hanya berusaha melampiaskan ego dan keinginannya saja.

Ia hanya ingin mengekspresikan apa yang ada dalam dirinya. Intinya ia hanya berperilaku sesuai apa yang ia inginkan.


Apa Arti Toxic Dalam Bahasa Gaul


Apa Arti Toxic Dalam Bahasa Gaul

Secara umum, toxic bisa dibahasakan sebagai racun. Sementara penggunaannya dalam bahasa gaul, toxic lebih mengacu pada seseorang yang seakan-akan seperti racun.

Toxic bersifat berbahaya dan mengganggu orang lain. Contohnya dalam hal persahabatan, bila ada seorang teman yang merebut pacar Anda maka ia bisa dikatakan toxic friend.

Contoh lainnya juga dalam hubungan percintaan. Ketika kamu memiliki pasangan yang memiliki banyak sikap negatif dan semua itu menular padamu, maka itu juga bisa dikategorikan toxic. Secara lebih spesifik disebut toxic relationship atau toxic love.

Penggunaan istilah toxic dalam bahasa gaul juga biasa ditemukan pada para pemain game online seperti Mobile Legend, PUBG, Freefire, Dota dan sejenisnya. Sebutan toxic ditujukan pada mereka yang tak mau membantu tim untuk meraih kemenangan.


Apa Itu Toxic di Game


Apa Itu Toxic di Game

Mari kita bahas tentang Toxic Player. Bagi kamu yang cukup mahir  dalam bahasa inggris tentunya tak asing lagi dengan istilah toxic. Yah, toxic adalah bahasa inggris yang bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia bermakna racun. Sementara player bisa diartikan sebagai pemain atau orang yang memainkan game tersebut.

Dengan demikian maka bisa disimpulkan bahwa toxic player adalah pemain game yang sifatnya merusak.

Dalam artian merugikan timnya sendiri, pemain nyampah, dan pemain yang menjadi racun kekalahan bagi teman satu timnya. Singkatnya kita bisa mengartikan bahwa toxic player adalah pemain beracun.

Ciri utama yang dimiliki toxic player adalah merusak dan menjadi penyebab mengapa timnya kalah, baik secara sadar maupun tak sadar.

Apabila kamu satu team dengannya maka jangan harap kamu bisa menang yah. Beberapa ciri umum dari seorang toxic player yaitu :
  • Cukup sering AFK (Away From Keyboard)
  • Bila kalah sering menyalahkan orang lain, operator seluler, bahkan teman satu timnya sendiri.
  • Tidak punya skill memadai, bahkan skillnya dibawah standar dalam memainkan game dan hanya menjadi beban teman satu timnya.
  • Bila menang ia justru yang paling heboh mem-bully tim yang kalah.
  • Tidak peduli dengan tim dan hanya bermain sesuai keinginannya saja tanpa rencana yang jelas.
  • Suka memerintah teman satu timnya sendiri padahal ia sendiri tak berguna bagi tim.
  • Selalu mengincar sasaran yang tingkat kesulitannya sangat mudah dan membiarkan teman satu timnya melawan sasaran yang sulit.
  • Sulit diajak kerja sama dan hanya mau menang sendiri.
  • Selalu mengeluarkan kata-kata kasar saat bermain game.
Baca Juga : Beberapa Hal yang Sangat Penting Untuk Kamu Hindari Mulai Dari Sekarang

Apa Itu Toxic Relationship?


Apa Itu Toxic Relationship

Mari kita terjemahkan istilah tersebut dari tiap katanya. Kata toxic bisa diartikan sebagai racun. Sementara relationship berarti hubungan, baik itu pertemanan, percintaan, maupun yang sejenisnya.

Jadi bisa dikatakan bahwa toxic relationship adalah hubungan yang beracun. Toxic relationship juga bisa didefinisikan sebagai hubungan yang menyebabkan siapapun yang terlibat di dalamnya akan mengalami kesulitan dalam menjalani hidup yang lebih sehat dan produktif.


Pengertian Toxic Relationship


Secara umum toxic relationship adalah hubungan yang tak menyenangkan bagi diri sendiri maupun orang lain. Dimana output atau keluaran dari hubungan ini hanyalah membuat seseorang merasa lebih buruk dalam hidupnya.

Apabila kamu menjalani suatu hubungan yang menghambatmu menjadi lebih produktif, sehat, dan bahagia, maka bisa dipastikan bahwa hubungan tersebut adalah toxic relationship atau hubungan beracun.

Sungguh sangat disayangkan kebanyakan orang kadang tak menyadari bahwa mereka sedang berada dalam hubungan yang merusak (toxic relationship).

Maka dari itu, kamu perlu memahami ciri dan tanda-tandanya agar bisa terhindar dari yang namanya toxic relationship. Yang dimana hubungan ini bisa berpengaruh buruk pada kesehatan fisik maupun mentalmu. Untuk ciri dan tanda-tandanya, bisa dibaca pada poin berikut ini.


Ciri-ciri dan Tanda Toxic Relationship


Ciri-ciri dan Tanda Toxic Relationship
Sumber : hellosehat.com

Kebanyakan orang kadang tak menyadari bahwa hubungan yang sedang ia jalani termasuk toxic. Salah satu hal yang bisa kamu jadikan acuan atau parameter dalam menilai suatu hubungan apakah termasuk toxic atau tidak yaitu :

Apakah ia menjadikanmu sebagai tempat peluapan emosinya demi menghilangkan konflik dan rasa frustasinya pada orang lain?

Jika iya maka cobalah untuk mengambil jarak dengannya sementara waktu. Ini bertujuan untuk lebih memahami bagaimana situasinya dan menilai kembali apa tujuan dari hubungan kalian sebenarnya.

Beberapa ciri-ciri dan tanda toxic relationship yang bisa kamu deteksi dari pasanganmu adalah :
  • Ia sering berbohong, baik itu pada dirimu maupun orang lain di sekitarnya.
  • Bersikap acuh tak acuh pada dirimu.
  • Menolak untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.
  • Tak mau memaafkan kesalahan yang kamu perbuat.
  • Tak mau mengakui kesalahan yang ia perbuat.
  • Selalu menyalahkan orang lain.
  • Melakukan segala bentuk kekerasan.
  • Suka membicarakan keburukan orang lain.
  • Bersikap manipulatif atau berusaha memanipulasi orang lain.
  • Tidak mau mendengarkan permasalahanmu.
  • Sering cemburu berlebihan.
  • Suka menyalahkanmu gara-gara kehancuran mood-nya sendiri.
  • Mengancam hubungan.
  • Suka menghitung-hitung kesalahanmu.
  • Pasanganmu menginginkan dirimu sepenuhnya.
  • Selalu merendahkanmu.
  • Kamu susah menjadi dirimu sendiri akibat dirinya.
  • Menganggapmu sebagai sumber masalah.
  • Tak pernah menghargai apa yang telah kamu lakukan.
  • Berusaha menjauhkan kamu dari orang yang ada di dekatmu, bahkan dengan orang tuamu sendiri.
  • Kamu merasa tak bahagia dibuatnya.
Baca Juga : Terlalu Pasif Dalam Hubungan Asmara, Nanti Kamu Akan Mengalami 5 Hal Negatif Ini

Dampak Toxic Relationship Terhadap Kesehatan Mental


Tahukah kamu bahwasanya toxic relationship juga bisa berpengaruh buruk pada kesehatan mental seseorang.

Terlalu lama menahan perasaan marah dan kesal dalam menjalani toxic relationship dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Beberapa dampak yang timbul antara lain :
  • Stres
  • Depresi
  • Peningkatan gangguan kecemasan.
Selain itu, toxic relationship juga berpengaruh pada kesehatan fisik yaitu memicu risiko lebih besar terkena penyakit jantung.

Meski tak secara langsung, orang yang menjalin toxic relationship jauh lebih beresiko terkena serangan jantung dibandingkan mereka yang tidak menjalin toxic relationship.

Baca Juga : 9 Tips Biar Pacarmu Makin Sayang dan Takut Kehilangan Kamu


Kepribadian Toxic


kepribadian toxic
Sumber : idntimes.com

Pada dasarnya, kepribadian toxic terbentuk karena adanya 4 kepribadian negatif pada dirinya.  Kepribadian itu antara lain :

1. Narsisis

Narsisis bisa diartikan sebagai orang yang suka narsis. Yaitu perasaan cinta yang berlebihan terhadap diri sendiri.

Perlu kamu ketahui bahwa narsis bukan hanya mencakup tentang foto gaya macam-macam, tetapi juga mencakup cara berpikir. Beberapa contoh karakter orang narsis antara lain :
  • Merasa dirinya selalu lebih unggul dibandingkan orang lain.
  • Selalu ingin dianggap lebih tinggi sementara dirinya tak punya prestasi.
  • Sombong dan suka merendahkan orang lain.
  • Sangat terobsesi dengan kecantikan, kesempurnaan, kepintaran dan sejenisnya.
  • Selalu iri terhadap orang lain.
  • Suka melebih-lebihkan diri sendiri.
Sikap narsis sebenarnya didorong oleh rasa takut yang mendalam terhadap inferioritas (rasa rendah diri) dan keinginan untuk mengendalikan pasangan guna menjaga keseimbangan kekuasaan dirinya serta mengambil keuntungan pribadi dari situ.

2. Temperamental

Orang yang memiliki karakter temperamen adalah seseorang yang mudah marah dan mudah merasa terganggu akibat suatu hal. Kemarahannya pun tak jarang meledak-ledak dan cenderung sulit dalam mengendalikan emosinya.

Beberapa orang yang berkarakter temperamen mungkin bisa menyembunyikan karakternya, namun akan sangat berbahaya bila emosinya telah memuncak. Ia bisa  sampai meledak-ledak meskipun hanya gara-gara masalah sepele.

3. Sosiopat

Perilaku sosiopat bisa dikatakan sebagai orang yang bersikap anti sosial terhadap orang lain. Orang yang tergolong sosiopat tak bisa merasa empati kepada orang lain.

Ia juga cenderung suka melanggar aturan karena merasa tak ingin terikat dengan norma-norma dan aturan yang ada dalam masyarakat.

Sosiopat umumnya senang mencuri, berbohong, manipulatif, impulsif, dan mudah jengkel. Bahkan bila mereka kedapatan mencuri, berbohong atau bahkan menyakiti orang lain, mereka sama sekali tak ada rasa bersalah.

Bergaul dengan orang seperti ini saya yakin akan merusak kesehatan dan kewarasanmu. Jadi sebisa mungkin hindari bergaul dengan orang seperti ini.

4. Histrionik

Orang yang tergolong histrionik adalah orang yang selalu berupaya menarik perhatian lingkungan sebanyak-banyaknya demi kepuasan dan kenyamanan diri dengan menggunakan berbagai cara.

Salah satu cara yang cukup efektif adalah dengan mengeluhkan gangguan kesehatan. Orang yang berkepribadian histrionik ini juga bisa disebut raja atau ratu drama karena karakternya yang selalu mendramatisir keadaan.

Mereka kadang membuat skenario menyedihkan dan menyebalkan. Ia juga bisa berubah secara mendadak menjadi sosok yang menyenangkan dan menarik. Bahkan tak menutup kemungkinan kamu akan dijadikan penjahat dalam kisah sedihnya.

Baca Juga : Ini Cara Bagaimana Membuat Waktumu Jadi Lebih Produktif dan Tak Terbuang Percuma


Contoh Orang Toxic


Contoh Orang Toxic
Sumber : fimela.com

Berikut ini adalah beberapa contoh perilaku orang toxic. Coba bandingkan dengan perilakumu sehari-hari. Dari situ kamu bisa mengidentifikasi dirimu sendiri, apakah tergolong orang toxic (toxic people) atau tidak.

1. Goshting

Goshting merupakan istilah yang digunakan bila seseorang memutuskan hubungan dengan menghentikan komunikasi dan kontak dengan mantan mitra, pasangan, dan teman tanpa adanya peringatan dan justifikasi yang jelas.

Bila mantan mitra, teman, maupun pasangan berusaha untuk menjangkau atau berkomunikasi maka the goshter pun akan segera menghilang.

Salah satu contohnya adalah ketika kamu sedang membuat janji bertemu dengan temanmu. awalnya mungkin ia menyanggupi untuk bertemu. Namun nyatanya justru sebaliknya.

Saat kamu berusaha menghubunginya melalui telepon dan chat di Whatsapp, ia justru tak menghiraukan sama sekali.

2. Terlalu Narsis

Seperti apa sih kategori orang yang super narsis?

Yaitu ketika kamu merasa bahwa kamulah pusat perhatian, kamu senang diperhatikan orang lain, kamu selalu ingin tampil dan merasa paling pantas dalam segala hal.

Itulah tanda bahwa kamu termasuk orang yang super narsis. Begitu pula yang terjadi pada orang lain.
Perlu kamu ketahui bahwa terlalu sering narsis akan membuat orang di sekitarmu merasa risih dan tak nyaman.

3. Selalu Mengkritik

Mengkritik dengan tujuan untuk membangun orang lain merupakan suatu hal yang positif. Namun bila kamu selalu mengkritik dan tak mau mendengar pendapat orang lain maka bisa dikatakan bahwa cara berpikirmu masih belum seimbang.

Kamu tak boleh hanya mengkritik tanpa alasan yang jelas dan tanpa mempertimbangkan pendapat orang lain.

4. Penghasut

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, hasut ialah membangkitkan hati orang agar marah, melawan, memberontak, dan sebagainya. Sementara penghasut ialah orang yang menghasut.

Bila kamu pernah menceritakan keburukan orang lain pada temanmu yang lain dan hal itu membuat temanmu marah atas apa yang kamu sampaikan maka tanpa kamu sadari kamu telah menjadi seorang penghasut.

Lebih bahayanya lagi bila hatimu merasa senang saat kamu menghasut seseorang. Ini adalah salah satu kriteria toxic people yang sangat berbahaya karena akan menimbulkan permusuhan dan perpecahan.

5. Pencari Perhatian

Salah satu contoh toxic people berikutnya adalah terlalu suka CAPER atau cari perhatian. Tipe orang seperti ini sangat senang bila jadi pusat perhatian.

Saat ia berbicara, ia ingin agar semua orang selalu memerhatikannya. Ia tak mau bergantian saat berbicara dan suka menyela pembicaraan orang lain.

Seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya. Orang yang suka cari perhatian termasuk kategori kepribadian histrionik.

Yaitu orang yang hidupnya selalu ingin diperhatikan dengan cara mendramatisir setiap keadaan.

Salah satunya metodenya adalah dengan bersikap seolah-olah dirinya adalah korban dan orang lain adalah penjahat.

6. Sindrom Thanos, merasa dirinya paling hebat dan paling benar

Orang yang seringkali merasa paling hebat dan paling benar sering disebut dengan Thanos Syndrome atau Sindrom Thanos. Sindrom Thanos yakni perasaan seolah diri sendiri adalah yang paling benar dan paling hebat.

Selalu merasa dirinya telah melakukan yang terbaik dan selalu mengira bahwa semua hal akan berantakan dan tak berjalan mulus bila dirinya tak ada.

Apabila kamu merasakan hal demikian, coba deh cek lagi kepribadianmu. Kemungkinan kamu mengalami Sindrom Thanos.

Dalam bentuk yang lainnya, orang yang terkena Sindrom Thanos tak selalu merasa dirinyalah yang paling hebat dan paling berguna karena sebagian lainnya ada juga yang seperti demikian.

Sering mengeluhkan bahwa dirinya telah melakukan yang terbaik untuk kepentingan bersama namun sama sekali tak memperoleh dukungan dari lingkungannya dan mengira hanya dirinyalah yang seperti itu.

7. Tak Bisa Berempati Pada Kondisi Orang Lain

Orang yang seperti ini bisa dikatakan mati rasa dan mati hati. Bagaimana tidak bila seseorang itu sama sekali tak bisa berempati dan turut merasakan penderitaan yang dirasakan orang lain.

Karakter toxic people yang satu ini memang cukup berbahaya karena kesulitan dalam memahami perasaan orang lain.

Jangankan mau mengibur, mendukung dan membantu orang lain saja mustahil. Toxic people biasanya tak akan menyadari seperti apa keadaan perasaan orang lain.

8. Hanya Ada Saat Punya Keperluan

Salah satu contoh toxic people yang bisa kamu rasakan adalah ia akan menghilang saat kamu membutuhkannya.

Dan ketika membutuhkan bantuan, mereka akan memaksa kamu untuk menolong kesusahannya. Kalaupun ia telah membantu kesusahan yang kamu alami, hal tersebut akan terus dibahas dan diungkit-ungkit dimasa depan.

9. Tak Mau Mengakui Kesalahan yang Dilakukan

Selain menyebalkan dan merugikan orang lain, toxic people juga termasuk orang yang sulit meminta maaf meskipun sudah jelas bahwa ia bersalah.

Mereka cenderung akan menganggap kesalahan yang ia lakukan karena disebabkan oleh orang lain. Intinya ia akan terus mencari kambing hitam atas kesalahan yang ia lakukan.

Baca Juga : 6 Cara Menghadapi Tetangga Tukang Gosip yang Super Nyebelin


Cara Menghilangkan Sifat Toxic


Cara Menghilangkan Sifat Toxic
Sumber : popmama.com

Menghilangkan sifat toxic bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan, namun bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Selama kamu mau berusaha dan punya tekad yang kuat, saya rasa tak ada yang mustahil untuk dilakukan. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk menghilangkan sifat toxic.

1. Mencari tahu apa pemicunya

Pertama-tama yang harus kamu lakukan adalah mencari pemicu atau asal mula munculnya sifat toxic itu. Cari tahu mengapa kamu bisa berperilaku negatif.

Apakah karena ada efek sakit hati, kecewa, atau apapun itu. Intinya cari dahulu akar permasalahan yang menyebabkan kamu jadi toxic.

2. Tentukan tujuan dan motivasi hidupmu

Saat kamu berada dalam kondisi berusaha menghilangkan kebiasaan buruk, maka terlebih dahulu kamu harus menentukan apa tujuan dan motivasimu melakukannya.

Memang sepele, tetapi kedua hal itu bisa jadi alasan yang sangat kuat untuk mendukung keberhasilanmu dalam menghilangkan kebiasaan buruk. Tujuan dan motivasi juga bisa membuat kamu tahu sampai dimana langkahmu dan apa yang selanjutnya harus kamu lakukan kedepannya.

3. Jauhi hal yang memicu munculnya kebiasaan tersebut

Mencari tahu pemicu sudah, menemukan tujuan dan motivasi sudah. Nah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah bagaimana menghindari pemicu kebiasaan tersebut muncul.

Contohnya kamu ingin menghilangkan kebiasaan boros, maka sebisa mungkin hindarilah kebiasaan pergi ke tempat perbelanjaan atau hiburan. Karena dengan pergi ke sana tujuan awalmu tidak akan pernah tercapai.

4. Coba untuk mengalihkan fokusmu

Ketika kamu berada dalam kondisi dilema dan tergoda untuk melakukan kebiasaan buruk itu lagi, maka secepatnya alihkan fokusmu ke hal yang lain yang lebih menarik.

Namun yang harus kamu ingat adalah jangan sembarangan mengalihkan fokus ke topik yang nantinya akan menjerumuskanmu ke kebiasaan buruk lainnya.

5. Buatlah Komitmen

Cobalah untuk membangun komitmen untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu dalam dirimu.

Komitmen akan memberikan pengaruh besar dalam menghentikan kebiasaan buruk yang kamu lakukan. Bila kamu memiliki komitmen yang kuat tentunya akan lebih mudah dalam mencapai keinginanmu.

6. Mencoba hal baru

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, jangan hanya monoton pada satu aktivitas saja. Cobalah beberapa aktivitas lain yang baru.

Dengan begitu maka hidupmu akan lebih seru. Bahkan tak menutup kemungkinan aktivitas barumu itu bisa berubah menjadi kebiasaan baru yang lebih positif.

7. Melakukan Perubahan Kecil

Segala sesuatu yang besar itu selalu diawali dengan yang kecil. Bila kamu menginginkan perubahan yang besar maka tentu saja itu diawali dari yang kecil.

Sama halnya dengan kebiasaan. Kamu tak bisa langsung tiba-tiba menghilangkan suatu keadaan. Lakukan secara perlahan. Mulailah dari melakukan perubahan-perubahan kecil. Begitu seterusnya sampai tercipta perubahan besar.

8. Tulislah sebuah Rencana

Salah satu cara menghilangkan kebiasaan buruk adalah dengan membuat rencana terjadwal. Ibarat sebuah proyek, kamu juga harus menuangkan seperti apa rencanamu kedepannya dalam bentuk tulisan.

Kamu bisa menulis step by step langkah apa yang ingin kamu capai dalam waktu dekat dan untuk waktu lama.

9. Belajar dari kesalahan diri

Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan belajar dari kesalahan-kesalahan yang pernah kamu lakukan sebelumnya.

Ingatlah seperti apa dampak yang kamu rasakan karena melakukan kesalahan tersebut. Dengan begitu maka kamu akan terstimulasi untuk tidak melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

10. Beri reward pada diri sendiri

Saat berhasil mencapai tujuan kecil menuju proses menghilangkan kebiasaan burukmu. Maka usahakan untuk memberi reward pada dirimu sendiri. Beri dirimu hadiah setiap ada kemajuan kecil yang kamu ciptakan.

Sadar atau tidak, hadiah ini nantinya bisa memacu dirimu untuk lebih berusaha keras dalam menghilangkan kebiasaan buruk yang ada.

Baca Juga : 10 Pelajaran Hidup yang Sepele dan Mungkin Saja Telat Anda Sadari


Lingkungan Toxic Adalah


Lingkungan Toxic Adalah
Sumber : akurat.co

Toxic bukan hanya menyangkut kepribadian, hubungan dan tingkah laku seseorang. Dalam hal ini ada juga yang disebut dengan lingkungan toxic, toxic environment, atau lingkungan beracun.

Dikatakan beracun karena siapapun yang berada pada lingkungan tersebut akan terkena pengaruh buruk dan aura negatif.

Jadi apabila kamu yang awalnya berkepribadian positif, eh setelah beberapa lama tinggal disana akhirnya berubah jadi orang yang berkepribadian negatif.

Pada dasarnya lingkungan toxic tercipta karena pada area tersebut dipenuhi oleh orang-orang toxic. Beberapa tanda yang bisa kamu jadikan acuan bahwa lingkunganmu toxic atau bukan adalah sebagai berikut :
  • Orang di sekitarmu sering membahas keburukan orang lain
  • Keluhan dari orang di sekitarmu adalah hal yang sangat akrab kamu dengar
  • Mereka selalu berkomentar negatif terhadap apapun yang baru ia dengar
  • Terlalu banyak berita hoax yang kamu dengar
  • Selalu ingin diapresiasi padahal sama sekali tak ada prestasi
  • Ia selalu berusaha mengendalikan dirimu, termasuk dalam hal mengambil keputusan
  • Ia selalu berusaha memanfaatkan dirimu
  • Kritik yang mereka berikan bertujuan untuk menjatuhkanmu


Menghadapi Orang Toxic


Menghadapi Orang Toxic
Sumber : journal.sociolla.com

Bagi orang yang tak terbiasa menghadapi orang toxic tentunya akan merasa sangat kelelahan bila harus menghadapi orang toxic setiap hari.

Bukannya bahagia, hidupmu justru hanya akan menjadi penuh derita dan tak ada kebahagiaan sama sekali. Namun tak usah khawatir, karena saya punya caranya bagaimana menghadapi orang toxic. Berikut ini adalah beberapa cara menghadapi orang toxic :

1. Berani Mengatakan Tidak  

Hal utama yang harus kamu perhatikan dalam menghadapi orang toxic adalah berani mengatakan tidak. Jangan karena ada rasa tidak enakan-mu sehingga kamu mau saja menuruti apa keinginannya.

Pada orang lain yah mungkin wajar kalau kamu tidak enakan, tetapi kalau dengan orang toxic tersebut, abaikan saja rasa tidak enakan itu.

Toh kalau kamu terus mengikuti apa kemauannya itu hanya akan membuatmu emosi dan menyesal di kemudian hari.

Kamu harus pintar-pintarnya membedakan mana yang harus kamu lakukan dan mana yang tidak perlu kamu lakukan.

Maka dari itu, mulai dari sekarang beranilah untuk mengatakan tidak. Karena kalau tidak mulai dari sekarang, sampai kapanpun kamu akan terus dikendalikan.

2. Hindari meminta saran pada mereka

Kebanyakan toxic people tak ingin melihat orang lain sukses melebihi dirinya. Ia selalu saja punya siasat yang bertujuan menjatuhkanmu. Mereka hanya pura-pura baik di hadapanmu.

Bila kamu meminta saran padanya maka jangan harap ia akan memberimu saran yang baik. Malahan ia hanya akan memberikanmu saran yang mengarahkanmu pada kegagalan. Tentu ini akan sangat berbahaya bagi kelangsungan karirmu di masa depan.

3. Jangan biarkan ia tahu rahasia dan kelemahanmu

Dalam bergaul, kamu harus pandai dalam memilih teman. Apalagi yang berkaitan dengan berbagi rahasia, kamu harus ekstra hati-hati.

Toxic people cenderung akan membuat siapapun yang ada di sekitarnya menjadi gagal. Termasuk juga kamu. Ia akan berusaha mencari 1001 macam cara untuk menjatuhkanmu.

Jadi usahakan agar si toxic people ini tak mengetahui rahasia dan kelemahan apa yang kamu miliki. Jika ia tahu maka sudah jelas ia akan membeberkan kepada siapa saja dan ia juga jadi punya senjata untuk menjatuhkanmu.

Sebaiknya hindari menceritakan rahasia yang kamu miliki saat ia berada di sekitarmu. Jangan sampai kamu keceplosan dan membuatnya tahu apa yang menjadi rahasia dan kelemahanmu. Alangkah jauh lebih baik bila kamu curhat dengan orang terdekat seperti saudara maupun orang tuamu.

4. Jauhi mereka

Bila kamu ingin hidupmu bahagia, maka sudah semestinya kamu menjauhi toxic people. Toh kehadiran mereka hanya akan merugikanmu.

Lebih baik kamu bergaul dengan orang yang punya banyak aura positif dan bisa membuatmu lebih produktif.

Toxic people hanya datang disaat mereka butuh dan menghilang saat kamu tak lagi berguna baginya. Jadi mulai dari sekarang jauhilah orang-orang toxic sampah itu.

5. Kendalikan emosimu

Saat berhadapan dengan orang toxic sudah pasti kamu akan dibuat emosi olehnya. Tinggal bagaimana kamu mengatur dan mengendalikan emosimu.

Maka dari itu kamu perlu berusaha mengendalikan emosi dan menyadari bahwa orang yang kamu hadapi itu bukanlah orang normal.

Jadi jangan mudah terpancing emosi. Sabar, sabar, dan sabar. Bahasa kerennya biarkan yang waras yang mengalah.


6. Tidak ikut-ikutan berpikiran negatif

Bila racun dari mereka terus menerus membuatmu berpikiran negatif, maka paksalah dirimu untuk berhenti berpikiran negatif.

Jangan biarkan pikiranmu menjadi seperti pikirannya. Kamu sudah cukup kelelahan menghadapi mereka, masa kamu mau terhasut olehnya. Tentunya kamu akan sangat rugi bila seperti demikian.

7. Mengajaknya Berbicara

Bila kamu ingin mencoba dan berharap merubah seseorang yang tergolong toxic people menjadi lebih bak lagi, maka cobalah ajak ia berbicara. Mungkin saja kepribadian toxicnya disebabkan oleh lingkungannya yang beracun.

Namun yang perlu kamu ingat adalah kehidupannya bukanlah tanggung jawabmu. Nggak apa-apa kamu berempati, tapi jangan sampai kamu mengorbankan kebahagiaanmu demi dia yang memang tak ingin bahagia.

Baca Juga : 8 Trik Psikologi yang Sering Digunakan untuk Memanipulasi Orang Lain


Menjauhi Orang Toxic


Menjauhi Orang Toxic
Sumber : jawapos.com

Kalau sebelumnya kita membahas tentang bagaimana menghadapinya, maka dalam poin ini kita akan belajar bagaimana cara menjauhinya. Yah orang toxic memang harus dijauhi. Beberapa cara atau tahapan dalam menjauhi orang toxic antara lain :

1. Menilai seberapa besar hal negatifnya memengaruhi kehidupanmu

Dalam hal ini kamu tak boleh langsung menjauhi orang karena ia termasuk toxic. Tetapi coba pahami dulu seberapa besar kenegatifannya memengaruhi hidupmu.

Kamu bisa mengelompokkan mereka dari skala 0-10. Ada di level berapa saja orang-orang toxic yang ada di sekitarmu.

Bila levelnya masih rendah, alangkah baiknya jika kamu mencoba menguatkan diri untuk menghadapinya.

Namun jika memang sudah tingkat tinggi, maka saya anjurkan untuk mulai mencari lingkungan baru yang lebih positif.

2. Tuliskan daftar orang toxic yang ada di sekitarmu

Coba deh ingat-ingat lagi, ada berapa orang toxic yang ada di sekitarmu. Tuliskan nama-nama mereka beserta perilaku negatifnya.

Mungkin selama ini kamu terus berusaha mentolerirnya dengan berpendapat ”Ah, mereka tidak bermaksud seperti itu” atau “Mereka tak sengaja melakukannya” dan sebagainya.

Tak jarang kejadian tersebut terus berulang dan mengakibatkan dirimu selalu direndahkan dan tersakiti.

Saya katakan jangan biarkan itu terjadi padamu terus-menerus. Lama-lama mereka akan ngelunjak dan berusaha mengendalikanmu.

Ingatlah bahwa “Tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata”, perilaku mereka yang nampak mewakili apa yang mereka rasakan padamu.

3. Hapus jejak mereka dari kehidupanmu

Setelah kamu mengetahui siapa saja yang memberikan energi negatif kepadamu, maka selanjutnya adalah kamu harus menghapus jejak mereka dari kehidupanmu.

Entah itu di dunia maya maupun di dunia nyata. Blokir semua hubungan akun sosial mediamu dengannya dan bila perlu hapus kontaknya.

Bila sulit menghindarinya di kehidupan nyata, misalnya ia berada dalam satu kelas denganmu maka sebisa mungkin hindari bertemu dengan mereka di luar kepentingan tersebut.

Kamu berhak untuk membuat batasan dengan orang yang memicu munculnya perasaan negatif terhadap dirimu sendiri.

4. Membangun lingkungan yang lebih positif

Bila sebelumnya lingkunganmu dipenuhi oleh hal negatif maka saat ini adalah saatnya kamu memulai semuanya dari awal. Mulai dari lingkungan pertemanan, emosi, dan tindakan.

Dekatlah bersama orang-orang yang membawa kebahagiaan dan menginspirasi dalam hidupmu. Bukannya justru memicu perasaan yang sebaliknya.

5. Utamakan menyayangi dirimu sendiri

Dampak yang paling sering timbul dari toxic people adalah cenderung membuat seseorang jadi benci pada dirinya sendiri. Jadi cobalah untuk lebih berterima kasih pada dirimu sendiri.

Mungkin selama ini kamu pernah berbuat salah, tetapi akan selalu ada kesempatan kedua untuk memperbaikinya. Pikirkan apa yang menjadi kelebihanmu dan tingkatkan itu.

Yang harus selalu kamu ingat adalah kebahagiaan selalu datang dan dimulai dari rasa cinta terhadap diri sendiri.

Baca Juga : Sedang Bersedih, Sadari Analogi Penting Ini Segera


Kesimpulan


Demikianlah postingan tentang apa itu toxic dan hal-hal yang terkait dengannya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Terima kasih dan salam hidupcu!
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar