Skip to main content

Materi Negara Berkembang : Pengertian, Karakteristik, Ciri-ciri, Perkembangan ekonomi, dan Contoh

Materi Negara Berkembang

Hidupcu - Dunia pendidikan di Indonesia saat ini juga mempelajari tentang materi negara berkembang. Yaitu materi yang menjelaskan tentang seperti apa yang dimaksud dengan negara berkembang dan apa-apa saja hal yang berkaitan dengannya.

Terkadang di sekolah siswa diberi atau dibagikan buku pelajaran yang mengajarkan tentang negara berkembang. Namun tak jarang buku tersebut masih memiliki kekurangan dalam hal materinya, dan butuh referensi materi tambahan.

Berdasarkan masalah tersebut saya bermaksud membuat postingan tentang materi negara berkembang ini agar pihak siswa maupun guru bisa terbantu dengan dapat melihat sajian materi yang kiranya bisa melengkapi materi yang ada.

Berikut ini adalah daftar poin-poin yang akan saya jelaskan di dalam postingan :
  1. Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang
  2. Karakteristik Negara Berkembang
  3. Sebutkan Ciri-ciri Negara Berkembang
  4. Permasalahan Negara Berkembang
  5. Perekonomian Negara Berkembang
  6. Contoh Negara Berkembang

Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang

a. Negara Maju

Negara maju ialah negara yang punya standar hidup yang tinggi dengan indikasi perekonomian yang merata, teknologi yang canggih, dan bisa dikatakan telah berhasil dalam berbagai sektor.

b. Negara Berkembang

Berdasarkan ilmu sosial, negara berkembang merupakan negara yang memiliki pendapatan rata-rata yang relatif rendah, indeks perkembangan manusia yang dibawah standar global, serta infrastruktur yang masih dalam tahap perkembangan.

Karakteristik Negara Berkembang

Beberapa karakteristik dari negara berkembang antara lain :

1. Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi

Perbedaan yang cukup menonjol antara negara maju dan negara berkembang adalah dari segi tingkat pertumbuhan penduduknya. Negara berkembang memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi, sementara negara maju rendah. Bahkan ada yang sangat rendah.

Hal itu dipengaruhi oleh beberapa hal seperti gaya hidup modern, sifat hedonis, dan individualitas yang tinggi. Tentu sifat itu tak akan pernah kita dapatkan di beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia.

Negara berkembang juga masih sangat kental akan adat istiadat dan kebudayaannya. Itulah sebabnya mengapa di negara berkembang memiliki ikatan keluarga yang kuat diantara sesamanya. Sehingga dengan memiliki banyak keturunan merupakan anugerah tersendiri bagi mereka.

Namun di lain sisi, pertumbuhan penduduk yang tinggi akan menimbulkan beberapa permasalahan seperti mahalnya biaya pendidikan, sulitnya tanah untuk membangun rumah, dan berujung pada membengkaknya anggaran pengeluaran negara.

2. Tingkat pengangguran tinggi

Setiap negara berkembang kebanyakan memiliki masalah pada tingkat penganggurannya yang tinggi. Ini tentu saja adalah masalah serius bagi suatu negara.

Yang namanya pengangguran itu sudah tidak produktif, eh ditambah lagi dengan banyak mendatangkan permasalahan. Baik itu dalam bidang ekonomi, sosial masyarakat, bahkan sampai kriminalitas.

Definisi pengangguran itu adalah seseorang yang punya pekerjaan atau bekerja tetapi hanya beberapa jam dalam seminggu.


3. Hanya bergantung pada sektor pertanian

Tingkat kesejahteraan suatu negara tercermin pada perekonomiannya. Umumnya suatu negara punya bermacam-macam sektor perekonomian.

Misalnya sektor ekstraktif, perdagangan, industri, dan jasa.
Negara maju kebanyakan mendominasi pada sektor industri. Menghasilkan banyak benda-benda yang kiranya dibutuhkan oleh banyak orang.

Sementara negara berkembang berfokus di sektor pertanian. Selain sektor pertanian, ada juga sektor ekstraktif yang kegiatannya mengambil langsung dari alam seperti pertambangan, perikanan, perkebunan, dan sejenisnya.

4. Pasar dan informasi tidak sempurna

Di negara berkembang masih ada banyak hal yang jauh dari kata sempurna. Teknologi yang terbatas dan kelangkaan sumber daya manusia berkualitas mengakibatkan negara berkembang tidak memiliki sistem informasi yang baik. Dan bisa dikatakan tertinggal jauh dari negara maju.

Negara maju memiliki peralatan yang canggih karena ditunjang dengan perekonomian yang baik dan manajemen kebutuhan yang baik.

Selain itu, kondisi pasar di negara berkembang juga masih belum tertata rapi. Berbeda jauh dengan kondisi pasar di negara maju.

5. Pendapatan per kapita rendah

Negara berkembang memiliki pendapatan per kapita yang rendah. Tentu saja ini tak terlepas dari keidentikannya sebagai negara yang penuh dengan keterbatasan dan keterbelakangan.

Pendapatan per kapita yang rendah mengindikasikan bahwa ada banyak penduduk di negara berkembang yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Kebanyakan penduduk hanya bisa memenuhi kebutuhan pokok saja. Hanya sebagian kecil saja yang bisa memenuhi kebutuhan sekunder, bahkan tersier.

Dengan jumlah pendapatan yang rendah tentu saja makanan yang mereka peroleh hanyalah makanan yang sederhana saja.

Tak menutup kemungkinan penduduk mengalami kekurangan gizi. Belum lagi tempat tinggalnya yang masih tergolong sederhana.

6. Kesempatan kerja yang kurang memadai

Kesempatan kerja di negara berkembang cenderung masih rendah dan kurang memadai. Ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Salah satunya adalah karena perekonomian di negara berkembang hanya berdasarkan pada sektor pertanian saja. Sehingga lapangan kerja yang tersedia hanya sedikit.

Penyebab lainnya adalah karena sedikitnya jumlah wirausaha. Ini karena masih kurangnya pengetahuan masyarakat dalam membangun bisnis.

Belum lagi keterbatasan modal yang dimiliki. Apalagi adanya berbagai pendapat masyarakat desa yang masih berpemikiran sempit.

Baca Juga :



Sebutkan Ciri-ciri Negara Berkembang 

Ciri negara berkembang antara lain  sebagai berikut:

1. Pendapatan per tahun yang cenderung rendah

Pendapatan di negara berkembang kebanyakan masih rendah. Ini dikarenakan karena adanya beberapa permasalahan yang dihadapi seperti jumlah pengangguran yang banyak, kurangnya wirausaha, dan masih banyak lagi.


2. Tingkat keamanannya rendah

Jumlah pengangguran yang banyak di negara berkembang tentu saja akan mendorong peningkatan angka kriminalitas dalam suatu negara.

Tingkat keamanan yang rendah dan kriminalitas yang tinggi akan menimbulkan beberapa permasalahan lain di masa yang akan datang.


3. Fasilitas kesehatan belum memadai

Fasilitas kesehatan di negara berkembang kebanyakan masih minim. Tidak memadainya fasilitas kesehatan menyebabkan penduduk di negara berkembang lebih berisiko terserang penyakit.

Itulah sebabnya mengapa negara berkembang  memiliki angka kematian yang relatif lebih besar dibandingkan negara maju.

4. Pertumbuhan penduduk yang tak terkendali

Penduduk di negara berkembang memiliki pertumbuhan yang cukup tinggi dibandingkan negara maju.

Tentu saja ini akan menjadi masalah bagi negara yang harus mengeluarkan anggaran pengeluaran yang lebih besar.

Apalagi jika pendapatan yang diterima cukup rendah. Bisa-bisa negara berkembang akan terus hidup dalam kemiskinan.

5. Impor lebih tinggi dibandingkan ekspor

Karena rendahnya pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia, maka negara berkembang kebanyakan lebih sering membeli barang dari luar negeri.

Mereka tak mampu memproduksi sendiri barang yang dibutuhkan. Akibatnya impor jadi lebih tinggi dibandingkan ekspor.

6. Kesenjangan sosial tinggi

Di negara berkembang itu kesenjangan sosialnya cukup tinggi antara yang kaya dengan si miskin. Orang kaya hanya berinteraksi dengan sesamanya dan begitu pula dengan orang miskin.

Intinya orang yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin bertambah miskin. Berbeda dengan negara maju yang kesenjangan sosialnya rendah.


Permasalahan Negara Berkembang

Beberapa permasalahan yang sering dialami oleh negara berkembang adalah :

1. Kemiskinan 

Masalah utama yang dialami oleh negara berkembang adalah kemiskinan. Tentu saja ini cukup berperan penting dalam perkembangan suatu negara.

Tiap negara tentunya selalu berusaha melakukan segala macam cara untuk mengatasi permasalahan ini. Begitu pula dengan Indonesia, tiap tahun pemerintah Indonesia selalu berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan dan persentase penduduk miskin.

2. Pengangguran

Masalah yang kedua adalah pengangguran. Umumnya masalah ini timbul karena jumlah angkatan kerja yang jauh lebih banyak daripada kesempatan kerja.

Akibatnya mereka yang menganggur hanya akan menambah beban bagi negara, sementara pendapatan negara sendiri tak mengalami peningkatan.

3. Kekurangan Modal Usaha

Salah satu penyebab kurangnya wirausaha di negara berkembang adalah karena kurangnya modal.
Jadi pendapatan yang dimiliki hanya cukup untuk membiayai kehidupan sehari-hari. Bahkan nyaris tak ada yang bisa ditabung untuk membangun usaha.

Dalam merintis suatu usaha memang tak sepenuhnya akan langsung berhasil begitu saja. Kadang kita akan mengalami kerugian terlebih dahulu.

Mungkin saat pertama kali membangun mengalami kerugian. Namun jangan berhenti mencoba. Di percobaan kedua kita akan butuh modal lagi. Yang dimana modal kedua ini harus memiliki jumlah yang cukup.

4. Ketidakmerataan hasil pembangunan

Masalah lain yang dihadapi oleh negara berkembang adalah tidak meratanya hasil pembangunan. Ini terjadi karena kondisi perekonomian yang cenderung tidak stabil dan karena sistem ekonomi yang hanya terpusat pada negara. Sementara potensi yang ada di daerah kurang diperhatikan.

5. Tingkat korupsi yang tinggi

Masalah yang paling memprihatinkan yang mungkin dialami oleh negara berkembang adalah tingkat korupsi yang tinggi.

Bayangkan saja, ditengah banyaknya masalah perekonomian yang terjadi di negara berkembang, pendapatan rendah, pengangguran tinggi, eh ditambah lagi ada pihak di dalam negara yang berusaha mengorupsi uang rakyat. Sungguh miris sekali!


Perekonomian Negara Berkembang

Berbicara tentang kondisi perekonomian di negara berkembang, bisa dikatakan bahwa perekonomian di negara berkembang itu masih rendah dibandingkan negara maju.

Ini tentu saja dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti hanya bergantung pada sektor pertanian, pendapatan yang rendah, pengangguran yang tinggi, dan masih banyak lagi. Intinya perekonomian di negara berkembang itu masih rendah dan cenderung belum stabil.

Baca Juga :



Contoh Negara Berkembang

Negara berkembang di dunia ini ada banyak. Berikut ini adalah beberapa klasifikasi negara berkembang menurut benua yang ada di dunia.

1. Negara Berkembang di Eropa

  • Albania
  • Azerbeijan
  • Belarus
  • Bosnia
  • Bulgaria 
  • Georgia
  • Herzegovina
  • Kosovo
  • Kroasia
  • Latvia
  • Lithuania
  • Makedonia
  • Moldova
  • Montenegro
  • Polandia
  • Romania
  • Serbia
  • Turki 
  • Ukraina

2. Negara Berkembang di Afrika

  • Afrika Selatan
  • Algeria
  • Angola
  • Benin
  • Botswana
  • Burkina Faso
  • Burundi
  • Cape Verde
  • Chad
  • Djibouti
  • Eritrea
  • Ethiopia
  • Gabon
  • Gambia
  • Ghana
  • Guinea
  • Guinea Khatulistiwa
  • Guinea-Bissau
  • Ivory Coast
  • Kamerun
  • Kenya
  • Komoro
  • Lesotho
  • Liberia
  • Libya
  • Madagaskar
  • Malawi
  • Mali
  • Maroko
  • Mauritania
  • Mauritus
  • Mazambik
  • Mesir
  • Namibia
  • Niger
  • Nigeria
  • Republik Afrika Tengah
  • Republik Demokratik Kongo
  • Republik Kongo
  • Rwanda
  • Sao Tome and Principe
  • Senegal
  • Seychelles
  • Sierra Leone
  • Sudan
  • Sudan Selatan
  • Swaziland
  • Tanzania
  • Togo
  • Tunisia
  • Uganda
  • Zambia
  • Zimbabwe

3. Negara berkembang di Amerika

  • Antigua
  • Argentina 
  • Bahama
  • Barbados 
  • Belize 
  • Bolivia
  • Brazil 
  • Chili
  • Costa Rica 
  • Dominika 
  • Ekuador 
  • El Salvador 
  • Grenada
  • Guatemala
  • Guyana
  • Haiti
  • Honduras 
  • Jamaika
  • Kolombia
  • Meksiko
  • Nikaragua
  • Panama
  • Paraguay 
  • Peru
  • Republik Dominika
  • St. Kitts and Nevis
  • St. Lucia
  • St. Vincent 
  • Grenadines
  • Suriname
  • Trinidad 
  • Tobago
  • Uruguay 
  • Venezuela

3. Negara berkembang di Asia

  • Afghanistan
  • Arab Saudi
  • Armenia
  • Bahrain
  • Bangladesh 
  • Bhutan
  • Brunei 
  • Brunei Darussalam
  • China 
  • Cina
  • Filipina
  • India 
  • Indonesia
  • Irak
  • Iran
  • Kamboja 
  • Kazakstan 
  • Kirgistan
  • Korea Utara 
  • Kuwait
  • Laos
  • Libanon
  • Malaysia 
  • Maldives
  • Mongolia  
  • Myanmar 
  • Nepal
  • Oman
  • Pakistan
  • Palestina
  • Papua Nugini
  • Qatar
  • Sri Lanka
  • Suriah
  • Tajikistan
  • Thailand 
  • Timor Leste 
  • Turkmenistan
  • Uni Emirat Arab
  • Uzbekistan
  • Vietnam
  • Yaman
  • Yordania

4. Negara berkembang di Oceania

  • Federasi 
  • Federasi Mikronesia
  • Fiji
  • Kepulauan Marshal 
  • Kiribati
  • Mikronesia 
  • Nauru
  • Palau
  • Samoa 
  • Solomon
  • Tonga
  • Tuvalu
  • Vanuatu

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang materi negara berkembang. Semoga apa yang saya jelaskan di atas bisa teman-teman semua pahami.

Bila ada yang ingin ditanyakan atau tidak berkenan di hati teman-teman, silahkan curahkan di kolom komentar.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar