Skip to main content

Mengapa Penulisan Huruf Arab Selalu Dimulai Dari Sebelah Kanan?

Hidupcu -Mungkin kebanyakan dari kamu pernah bertanya-tanya dalam kepalamu atau mungkin pernah mendengar seseorang yang bertanya, mengapa sih jika kita menulis huruf arab selalu diawali dari sebelah kanan? Mengapa bukan dari kiri saja. Bukannya lebih mudah jika dari kiri ke kanan?

Eits tunggu dulu, jawaban singkatnya adalah karena adanya aktivitas memahat. Wah apa hubungannya memahat dan tulisan arab? Coba pikirkan lagi!

Jawabannya adalah karena tulisan atau huruf arab merupakan keturunan dari huruf Nabatea yang sering ditulis dengan cara memahat di batuan.


Seperti yang kita ketahui bahwa pemahat umumnya memiliki posisi dimana sebuah pahat dipegang oleh tangan kiri, dan sebuah palu yang gunanya untuk memukul pahat dipegang oleh tangan kanan.

Karena posisi itulah, maka tangan kiri yang digunakan untuk mengukir lukisan hanya memiliki arah kiri sebagai arah bebasnya. Lain halnya jika pahatannya bergerak dari kiri ke kanan, maka tangan si pemahat akan saling bersilangan dan posisinya jadi tidak ergonomis.


Ada alasan tersendiri mengapa postur pemahat menggunakan tangan kanan untuk memegang palu dan tangan kiri untuk memegang pahat, yakni karena tangan yang dominan bagi kebanyakan orang adalah tangan kanan.

Dalam aktivitas memahat, tangan kanan digunakan untuk memegang palu karena proses memukulnya lebih aktif dan lebih berenergi ketimbang hanya sekedar memegang pahat. Namun lain lagi ceritanya bila si pemahat itu kidal.

Baca Juga :
Faktanya tulisan-tulisan keturunan hieroglif Mesir Kuno generasi pertama pada dasarnya memiliki arah tulisan dari kanan ke kiri. Contohnya huruf Suryani, huruf Aram, dan huruf Proto-Kanaan. Kasusnya kira-kira hampir sama dengan huruf arab tadi.

Hiegroglif mesir kuno ini bisa ditulis dari kiri ke kanan ataupun dari kanan ke kiri karena mereka ditulis baik di atas kertas papirus maupun di atas batu.

Tetapi karena memahat batu bisa lebih mampu membuat tulisan lebih awet daripada menulis di atas kertas. Maka huruf-huruf keturunannya pun berubah arah penulisan menjadi kanan ke kiri untuk mempermudah proses pemahatan.

Ada beberapa huruf yang memang cara penulisannya dari arah kanan ke kiri. Salah satunya adalah huruf yunani asli.


Perlu kamu ketahui bahwa huruf latin yan sering kita gunakan saat ii memiliki leluhur berupa huruf Etruska yang juga ditulis dari kanan ke kiri.


Saat berkembang pesatnya teknik membuat kertas dan tinta, berbagai tulisan sudah mulai beralih menjadi di tulis dari kiri ke kanan.

Singkatnya karena postur atau posisi menulis menggunakan pena akan membuat telapak tangan kanan kita berada di sebelah kanan dari ujung pena. Akibatnya, bila kita menulis dari kanan ke kiri maka telapak tangan kita akan menyentuh tulisan kita.

Baca Juga :
Meskipun demikian, ada juga beberapa huruf yang tak dialihkan arah penulisannya. Yah contohnya adalah huruf arab.

Huruf Arab dan huruf-huruf semitik lainnya tetap mempertahankan arah penulisan kanan ke kiri meskipun popularitas menulis di atas kertas lebih populer ketimbang memahat batu.

Selain itu, dipertahankannya arah penulisan dari kanan ke kiri adalah salah satu bentuk dari keinginan untuk mempertahankan tradisi.

Penutup

Demikianlah artikel tentang mengapa penulisan huruf arab selalu dimulai dari sebelah kanan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menjawab rasa penasaranmu terhadap penulisan huruf arab. Terima kasih karena telah berkunjung ke blog ini dan salam hidupcu.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar