Skip to main content

Suku Moken di Thailand, Manusia yang Bisa Melihat dengan Jelas di Dalam Air

suku moken

Hidupcu - Berbicara tentang keunikan etnis, disini kita abaikan dulu tentang rambut pirang dan kulit coklat. Salah satu etnis unik yang kebanyakan orang di dunia tak menyadarinya adalah suku moken di Thailand.

Suku Moken

Suku moken adalah suku kecil yang hidup jauh di kepulauan Andaman dan disepanjang pantai barat Thailand. Suku moken juga disebut sebagai nomaden laut. Mungkin hampir sama dengan suku bajau.

Anak-anak orang moken kebanyakan menghabiskan waktunya di laut. Menyelam untuk mencari makanan. Karena terlalu sering menyelam, mata mereka secara alami beradaptasi sehingga dapat dengan jelas melihat di dalam air.

orang moken

Orang moken bisa menyempitkan pupil matanya sehingga mampu melihat dengan jelas di dalam air. Hampir sama dengan cara ikan lumba-lumba dan anjing laut melihat.

Secara teoritis, ada dua cara untuk memungkinkan seseorang bisa melihat di dalam air. Pertama yaitu mengubah bentuk lensa (akomodasi) dan kedua yaitu dengan membuat pupil mata jauh lebih kecil sehingga bisa meningkatkan kedalaman bidang.

Pada tahun 1999 Anna Gislen, seorang ilmuan dari Universitas Lund di Swedia melakukan percobaan dengan meminta sekelompok anak-anak Eropa yang sedang berlibur di Thailand dan sekelompok anak-anak dari Swedia.  Mereka diajari suatu teknik untuk menyempitkan pupil mata sehingga mereka bisa melihat di dalam air.

Seiring dengan berjalannya waktu, tepatnya dalam waktu satu bulan. Mereka akhirnya mampu meniru ketajaman visual di dalam air seperti orang moken.

Namun anak-anak tersebut tak mampu bertahan lama. Mata mereka merah dan iritasi karena terlalu sering menyelam di air garam dan mengulangi teknik yang telah diajarkan.

Lain halnya dengan orang moken, ia sama sekali tak terkena dampak tersebut. Matanya tak mengalami iritasi. Anak-anak orang moken mampu menyelam 30 kali tanpa mengalami iritasi pada matanya.

Sehingga kesimpulan dari hasil penelitian bahwa telah terjadi perubahan genetik yang menyebabkan terlindunginya mata orang moken dari kerusakan penglihatan saat menyelam di dalam air.

suku moken tsunami 2004

Namun anehnya kemampuan orang dewasa suku moken dalam melihat di dalam air tak sebaik kemampuan anak-anak disana.

Menurut Gislen, saat umur seseorang bertambah maka lensa matanya akan jadi tidak fleksibel lagi. Jadi masuk akal lah jika orang dewasa suku moken kehilangan kemampuan untuk melihat dengan jelas di dalam air.

Baca Juga :


Suku Moken Tsunami 2004

Sayangnya pada tahun 2004, akibat tsunami yang diciptakan oleh gempa bumi raksasa di Samudera Hindia menghancurkan sebagian besar tempat tinggal orang moken.

Sejak saat itulah pemerintah Thailand terus berupaya untuk memindahkan mereka ke tanah dan mempekerjakan anggota suku untuk bekerja di Taman Nasional.

Gislen berkata ”Sulit, Anda ingin membantu menjaga orang tetap aman dan memberi mereka posisi terbaik dari budaya moderen. Tetapi dengan melakukan itu akan membuat mereka kehilangan budayanya sendiri”

Hasil eksperimen terakhir yang dilakukan Gislen adalah anak-anak moken yang berusia belasan tahun masih dapat melihat dengan jelas di dalam air. Ia tak dapat menguji banyak orang dewasa karena orang moken dewasa kebanyakan terlalu pemalu.

Tetapi menurut Gislen bahwa orang dewasa ini kemungkinan telah kehilangan kemampuannya untuk melihat di dalam air. Sebab lensa orang dewasa cenderung kurang fleksibel.

Baca Juga :



Penutup


Demikianlah sedikit penjelasan tentang kelebihan orang moken yang bisa melihat dengan jelas di dalam air.

Semoga apa yang saya bagikan ini bisa bermanfaat bagi Anda sebagai tambahan pengetahuan. Terima kasih karena telah berkunjung ke website ini dan salam hidupcu.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar