Skip to main content

7 Jenis Pekerjaan Marketing yang Mungkin Saja Cocok Untuk Kamu Kerjakan

Jenis Pekerjaan Marketing

Hidupcu - Di masa seperti sekarang ini ada, jenis pekerjaan marketing sudah kian beragam dan banyak jenisnya.

Kecenderungan anak muda dalam mengakses segala sesuatu melalui smarthphone memengaruhi sistem pekerjaan marketing dalam pendekatannya dengan konsumen yang mayoritasnya anak muda.

Namun kini ada banyak juga kok orang tua yang sudah melek teknologi. Terutama dalam hal membeli barang melalui situs online atau jasa berbasis digital yang telah akrab dengan mereka.

Kondisi perilaku konsumen seperti ini sekan-akan memaksa perubahan ritme dan pola dalam pekerjaan marketing.

Jadi dalam hal ini kita tak hanya bisa bergantung pada kualitas barang, kemasan dan tampilan iklan. Tetapi yang tak kalah pentingnya untuk diperhatikan adalah bagian marketing seperti vendor percetakan dan penyusunan event.

Jenis Pekerjaan Marketing

Bagi kamu yang berminat atau tertarik dengan bidang pekerjaan marketing, maka ada baiknya bila kamu mengetahu terlebih dahulu jenis pekerjaan apa saja yang ada dalam dunia marketing.

1. Content Writer


Content Writer

Mungkin dibeberapa situs atau forum kamu pernah mendengar tentang lowongan kerja sebagai content writer. Yah, itu termasuk salah satu jenis pekerjaan marketing, tepatnya menulis.

Mereka yang bertugas sebagai content writer kerjanya membuat artikel tertentu sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan koordinator divisi yang sudah merancang content planning secara reguler.

Pernah tidak kamu memerhatikan sebuah website produk kecantikan atau produk lainnya?

Biasanya dalam website tersebut ada sub bagian yang berjudul “Blog”, nah disitulah pekerjaan dari content writer. Mereka bertugas membuat artikel yang akan menunjang promosi produk.

Sama dong dengan jurnalis? Tentu saja beda. Kalau jurnalis lebih mengupas fakta yang sudah ada dan biasanya tujuannya hanya menginformasikan sesuatu kepada pembaca.

Sedangkan content writer tujuannya lebih terfokus pada mempromosikan produk dan meningkatkan penjualan.

Bagi kamu yang ingin bekerja secara freelance, pilihan pekerjaan dalam bidang marketing yang satu ini sangat cocok untukmu

2. Product Owner


Product Owner

Sekilas memang posisi yang satu ini tidak secara langsung masuk ke divisi marketing. Namun fungsi kerjanya hampir sama dengan pekerjaan marketing.

Kebanyakan orang product owner masuk ke divisi IT karena memang pekerjaannya berbasis teknologi.

Tugas utama produk owner adalah bekerja sama dengan tim bisnis dalam mengembangkan suatu produk yang telah dipercayakan padanya untuk dikelola.

Jadi product owner harus terus melakukan inovasi agar setiap konsumennya mendapat info dan fitur yang mendukung proses transaksi. Kebanyakan pekerjaan ini hanya bisa di temui di perusahaan yang sistemnya sudah modern.

Untuk kamu yang memiliki imajinasi dan daya kreativitas yang tinggi, sepertinya pekerjaan inilah yang paling pas untukmu.

Baca Juga :


3. Graphic Designer


Graphic Designer

Salah satu cara untuk meningkatkan penjualan adalah dengan melalui iklan dan media visual lainnya. Ini sangat berguna dalam membantu calon konsumen membayangkan seperti apa produk yang ingin di beli.

Dalam hal ini graphic designer-lah yang berperan aktif dalam mewujudkannya. Mereka harus berusaha agar bagaimana tampilan produk atau media promosi bisa lebih menarik dan meningkatkan penjualan, baik itu berupa media cetak maupun digital.

Bagi kamu yang punya mahir dalam menggunakan software desain grafis seperti CorelDraw, Photoshop, Adobe Ilustrator, atau yang sejenisnya bisa berpeluang untuk berkarya sebagai graphic designer.

Bekerja sebagai graphic designer menuntut kamu untuk lebih peka dengan detail dan punya imajinasi serta kreasi tanpa batas.

4. Social Media Specialist


Social Media Specialist

Sosial media saat ini sudah menjadi seperti makanan yang tak boleh terlewatkan dari pagi hingga terbenamnya matahari.

Karena gaya hidup yang sudah seperti itu, maka otomatis para pekerja marketing harus mampu menjangkaunya.

Mungkin sekilas pekerjaan ini sangat seru karena kita akan bertemu dengan berbagai media dan orang-orang baru dengan lingkungan dinamis.

Namun yang menjadi tantangan dalam pekerjaan ini adalah waktu libur yang kurang. Kamu harus tetap bekerja di akhir pekan jika ada event di suatu tempat.

Tak jarang pekerjaan ini kadang menguras waktu hingga seharian. Selain itu, dibutuhkan juga mobilitas yang tinggi serta suasana hati yang terkendali agar pekerjaanmu bisa berjalan lancar.

Tugas Social Media Specialist dalam hal marketing adalah merancang strategi marketing dan menjalin relasi dengan para rekan sesama media lainnya.

Karena tiap ada event yang diadakan maka otomatis data pengunjung atau konsumen baru pun akan bertambah. Nantinya data tersebut akan dijadikan acuan dalam merumuskan strategi meningkatkan penjualan produk.

5. Account Executive/Manager (AE)


Account ExecutiveManager (AE)

Istilah Account Executive mungkin masih agak asing terutama di perusahaan konvensional. Jenis pekerjaan marketing yang satu ini bertugas menjalin kerja sama dengan klien perusahaan.

Baik itu perseorangan maupun korporat, tergantung dari jenis jasa dan produk yang ditawarkan tempat kerjamu.

Jadi AE ini menuntut kita untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar tercipta deal yang menguntungkan bagi perusahaan maupun klien.

Saat materi yang dibutuhkan oleh klien telah diolah oleh tim internal, maka selanjutnya adalah tugas AE untuk menyampaikan dan mendiskusikannya lebih lanjut terkait kebutuhan lanjutan dari klien tersebut.

Kebanyakan yang dipakai disini adalah kemampuan verbal. Namun asal kamu tahu saja, cukup sulit untuk membina relasi dengan klien sambil memikirkan strategi kedepannya agar perusahaan tetap diuntungkan.

6. Copy writer


Copy writer

Lain halnya dengan content writer, copy writer disini tugasnya adalah membuat tulisan singkat yang persuasif dan memberi “jiwa” terhadap produk yang diiklankan.

Menjadi seorang copy writer membutuhkan kreativitas dalam menggunakan bahasa dan mengolah kata. Copywriter memiliki andil yang penting dalam kegiatan branding tim marketing.

Pernahkah kamu membaca tagline suatu produk dan tagline tersebut selalu melekat di ingatanmu?

Jika iya maka itu adalah tanda bahwa copywriter dari produk tersebut sukses menjalankan perannya.

Mengingat semakin banyaknya perusahaan dan produk baru yang bermunculan, maka bukan tidak mungkin akan dibutuhkan banyak tenaga copywriter di masa mendatang.

Baca Juga :


7. Influencer


Influencer

Saya yakin kamu tentu sudah tak asing lagi dengan istilah jenis pekerjaan marketing yang satu ini. kebanyakan dari kamu mungkin ada yang follow akun-akun instagram atau blog para influencer.

Sebenarnya tak semua perusahaan butuh yang namanya influencer, namun nyatanya target konsumen saat ini lebih sering mengakses informasi di postingan instagram, tulisan di blog, atau lewat Channel Youtube para influencer.

Bekerja sebagai seorang influencer bisa kamu jadikan pekerjaan sampingan, tergantung dari seberapa besar minat dan keseriusan kamu untuk menggelutinya.

Influencer biasanya lebih sering bertemu klien dalam suasana nonformal. Lebih sering bertemu dengan klien di kafe, tempat makan, atau di sebuah event.

Umumnya sistem pekerjaan marketing yang dilakukan para influencer adalah sistem endorse atau paid promo. Untuk kontennya tergantung platform apa yang digunakan oleh influencer tersebut.

Sistem endorse artinya kamu dikirimi barang oleh perusahaan, dan kamu bebas untuk mengkreasikan barang tersebut menjadi konten sesuai kepuasanmu.

Sementara paid promo sistemnya adalah telah ada kontrak dan konten yang telah disiapkan. Jadi influencer hanya bertugas menampilkannya saja.


Penutup

Untuk kamu yang ingin bekerja dalam bidang marketing, silahkan dipilih jenis pekerjaan marketing mana yang kira-kira cocok untukmu di atas.

Pilihlah pekerjaan yang sesuai passion dan karaktermu. Dengan begitu maka kamu akan selalu merasa bersemangat saat bekerja. Salam sukses hidupcu!
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar