Skip to main content

Ternyata Ini Kegunaan Slip Gaji Karyawan yang Tak Diketahui Banyak Orang

Hidupcu - Mungkin selama ini saat kamu menerima gaji kamu sama sekali tak memerhatikan slipnya karena tak tahu apa kegunaan slip gaji. Biasanya kebanyakan orang hanya terfokus pada uangnya saja, dan mengabaikan slip gaji.

Kegunaan Slip Gaji
Sumber : sleekr.co

Tetapi asal kamu tahu loh, ternyata slip gaji itu memuat informasi penting yang juga ada kegunaannya. Jadi mulai dari sekarang amati detail slip gaji kamu, jadilah karyawan yang cerdas dan kritis.

Kegunaan Slip Gaji Karyawan

Segala sesuatu yang dibuat itu umumnya memiliki kegunaan, termasuk slip gaji. Manfaat slip gaji bagi perusahaan dan karyawan itu ada banyak.

Slip gaji yang kamu terima umumnya akan bermanfaat nantinya saat kamu hendak mengambil cicilan, entah itu kendaraan maupun KPR.

Juga berguna sebagai pedoman dalam mengatur keuangan dan jadi bahan referensi bila kamu ingin melamar pekerjaan selanjutnya.

Hanya dengan memerhatikan slip gaji kamu, para petugas bank, agen properti, dan pekerja lembaga keuangan lainnya yang sudah profesional bisa tahu seperti apa gaya hidup dan kemampuan finansialmu.

Nantinya data ini yang akan dijadikan bahan pertimbangan apakah kamu layak dapat pinjaman tertentu atau tidak. Baik itu bank maupun lembaga keuangan lainnya tentu tak ingin memiliki nasabah yang berpotensi kreditnya macet.

Kira-kira jenis informasi apa saja sih yang biasa tertera di slip gaji? Mari kita lihat contoh slip gaji di bawah ini.

manfaat slip gaji karyawan


Pertama : Informasi Umum

Informasi pertama yang bisa kita lihat di slip gaji adalah informasi umum tentang perusahaan tempat kamu bekerja. Terdiri atas nama, nomor kontak, alamat, logo perusahaan, dan nama departemen atau divisi dimana kamu bekerja.

Dengan adanya informasi umum ini maka itu menandakan bahwa slip gaji yang kamu terima adalah resmi dikeluarkan oleh perusahaan yang bersangkutan.

Informasi umum lain yang juga harus terdapat di slip gajimu adalah data dirimu sebagai karyawan yang menerima gaji. Biasanya berupa nama lengkap, NPWP, dan nomor KTP.

Terkadang ada juga perusahaan yang memasukkan lama masa kerjamu sebagai karyawan di perusahaan tersebut agar slipmu tak tertukar dengan slip karyawan lain.


Kedua : Periode Gaji

Informasi berikutnya adalah informasi tentang periode gaji. Bisa disebut juga waktu pembayaran gaji. Yaitu tiap berapa lama kamu digaji. Biasanya periode gaji di suatu perusahaan itu per bulan.

Tetapi kadang ada juga perusahaan yang menetapkan periode gaji per minggu. Tiap slip gaji umumnya akan dibubuhkan berupa tanggal pencairan gaji sesuai kebijakan perusahaan.

Ketiga : Detail Gaji

Informasi yang sering kali menjadi fokus utama bagi para penerima gaji adalah detail gaji. Soalnya di bagian inilah kita bisa melihat berapa jumlah gaji yang diterima.

Dalam detail gaji biasanya bukan hanya jumlah nominal yang diterima, tetapi ada juga dicantumkan detail tunjangan dan potongan apa saja yang terbayarkan oleh nominal gajimu.

Secara umum, detail gaji terdiri atas nominal gaji pokok, tambahan tunjangan, dan potongan-potongannya.

Informasi tentang detail gaji cukup penting untuk kamu pahami agar kamu tahu bagaimana perhitungan tambahan dan pemotongan gajimu.

Dengan memahami detail gajimu maka kamu bisa menyadari kalau sewaktu-waktu ada potongan yang tak masuk akal dan tak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Biasanya tiap potongan gaji yang dikenakan terhadap karyawan sudah ada aturan tertulisnya. Jadi saat kamu menemukan ada potongan yang tak sesuai aturan, maka segera tanyakan ke HRD atau manajer kantor.

Baca Juga :

Keempat : Potongan Pajak Penghasilan

Seperti yang diatur oleh negara, selalu ada potongan pajak penghasilan PPh 21 yang dikenakan tiap tahun untuk penghasilan minimal Rp 4,5 juta per bulan.

Angka tersebut tentu merupakan penghasilan bersih setelah dipotong berbagai iuran, termasuk amal. Sehingga bila gajimu sebesar Rp 10 juta per bulan dan kamu menyedekahkan 3 jutanya maka penghasilanmu yang terkena pajak hanya Rp 7 juta saja.

Dan jika penghasilanmu dibawah minimum wajib pajak seharusnya tak ada potongan PPH 21 di slip gajimu. Ini wajib kamu perhatikan loh!

Kelima : Potongan Asuransi

Selain potongan pajak, ada juga yang disebut potongan asuransi. Biasanya terdiri atas asuransi kesehatan, jaminan pensiun, jaminan hari tua, asuransi kecelakaan kerja, dan asuransi jaminan kematian.

Perlu kamu tahu bahwa nominal iuran asuransi tidak sepenuhnya dibebankan pada karyawan, tetapi juga dibagi dengan persentasi tertentu dengan perusahaan. Untuk potongan asuransi, lebih lengkapnya yaitu sebagai berikut :

a. Potongan Asuransi Kesehatan

untuk Indonesia sendiri, ada aturan pemerintah yang mewajibkan para pekerja untuk menjadi anggota dari BPJS Kesehatan, yaitu salah satu asuransi kesehatan di Indonesia yang juga dijadikan standar asuransi bagi tiap karyawan.

Biaya iuran per bulannya adalah sebesar 5% dari gaji per bulan. Dimana 4%-nya dibayar oleh perusahaan dan 1%-nya dipotong dari gaji karyawan.

b. Potongan Asuransi Jaminan Pensiun

Pada dasarnya tak semua perusahaan menyediakan potongan jaminan pensiun bagi karyawannya.

Tergantung dari kebijakan perusahaan. Biasanya jaminan pensiun untuk karyawan adalah kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dan DLPK. Dimana beban iurannya ditanggung oleh karyawan dan perusahaan.

Bila di slip gajimu ada potongan jaminan pensiun maka saat pensiun nanti kamu akan mendapatkan sejumlah uang remunerasi.

c. Potongan Asuransi Jaminan Hari Tua

Di slip gaji juga biasanya terdapat potongan untuk jaminan hari tua. Bedanya dengan jaminan pensiun, jaminan hari tua akan memberikan uang pensiun per bulannya selama masa pensiun.
Besarnya iuran yang dibayar sebesar 5,7% dari total gaji pokok.

Dimana 3,7 persennya dibayar oleh perusahaan dan 2%-nya dipotong dari gajimu. Amati slip gajimu, kalau seandainya potongannya lebih dari 2% maka segera konsultasikan dengan pihak HRD.

d. Potongan Asuransi Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian

Untuk potongan ini sebenarnya sudah menjadi bagian dari BPJS Ketenagakerjaan. Biasanya diikuti oleh beberapa perusahaan formal.

Besaran iuran yang harus dibayar adalah sebesar 1,3% dari gaji pokok. Sampai sini kamu sudah tahu kan apa kegunaan dari potongan yang satu ini.

Keenam : Potongan Kehadiran

Kalau sebelumnya kita hanya membahas potongan-potongan yang bermanfaat bagi kamu, maka potongan yang satu ini adalah potongan yang merugikanmu dan disebabkan oleh kesalahanmu sendiri. Yaitu potongan kehadiran.

Umumnya perusahaan yang ingin mendisiplinkan karyawannya akan memberikan potongan bagi karyawannya yang suka terlambat atau absen tanpa sebab.

Aturan ini tertuang dalam pasal 93 UU No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Pasal 24 Pespem No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Jadi mulai dari sekarang amati dengan seksama slip gajimu. Apakah ada potongan kehadiran atau tidak?

Jika iya maka itu akan sangat merugikanmu. Selain gajimu akan dikurangi, nilaimu di mata perusahaan juga akan berkurang, dan mungkin juga bagi perusahaan lain nantinya bila kamu hendak melamar pekerjaan.

Baca Juga :

Ketujuh : Tunjangan-tunjangan

Di slip gaji tak hanya memuat tentang potongan-potongan, ada juga detail tunjangan dan bonus yang kamu dapatkan dalam periode tertentu.

Tunjangan disini berupa tunjangan transportasi, tunjangan uang makan, tunjangan lembur, tunjangan hari raya, bonus tahunan, komisi, dan sebagainya.

Pencantuman tunjangan di slip gaji biasanya disertai periode yang jelas karena sifatnya yang tidak tetap. Ini berguna untuk menghindari tumpang tindihnya tunjangan periode ini dengan tunjangan periode berikutnya.

Kedelapan : Nominal Basic Allowance dan Take Home Pay

Detail informasi lainnya yang ada di slip gaji adalah nominal allowance (gaji pokok) dan nominal take home pay (jumlah gaji yang dibayarkan ke rekeningmu). Perhatikan apakah besaran gaji pokokmu telah sesuai dengan kesepakatan awal atau tidak?

Nilai take home pay dihitung dari besarnya gaji pokok ditambah tunjangan-tunjangan dan dikurangi potongan-potongan. Jadi bisa dikatakan bahwa take home pay adalah nominal murni gajimu yang bisa kamu terima.


Penutup

Persoalan menerima gaji kadang dianggap sepele oleh sebagian orang. Hanya menerima jumlah gaji yang diterima tanpa menelaah lebih dalam seperti apa rinciannya.

Mulai dari sekarang jadilah karyawan cerdas yang senantiasa menelaah informasi yang ada di slip gaji. Sebab fungsi slip gaji itu sendiri adalah memberikan informasi kepada karyawan terkait gaji yang diterima.

Bila ada kesalahan koreksilah. Sebab bosmu juga adalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Salam sukses selalu!
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar