Skip to main content

Ini Dia 8 Pekerjaan Untuk Sarjana Hukum Selain Jadi Pengacara

Pekerjaan Untuk Sarjana Hukum

Hidupcu - Lulus dengan mendapatkan gelar S.H tentu adalah sesuatu yang membanggakan. Sarjana hukum telah sangat akrab dengan ribuan pasal dan sejarah yang terbentuknya aturan hukum di Indonesia. Jadi wajarlah kalau ada rasa bangga tersendiri yang dirasakan. Nah, selanjutnya adalah bagaimana mencari pekerjaan untuk sarjana hukum.

Kebanyakan orang mengidentikkan pekerjaan untuk sarjana hukum adalah di pengadilan dengan rangkaian sidang, dan kasus-kasus kriminal.

Namun belum tentu juga. Ada pekerjaan lain yang juga cocok untuk sarjana hukum dan tentu saja sesuai bidangnya. Bahkan tak menutup kemungkinan sarjana hukum juga bisa jadi pengusaha.

Jadi bagi kamu yang sekarang sedang kuliah di jurusan hukum atau telah lulus dari jurusan tersebut dan bingung mau cari kerja apa, simak beberapa pekerjaan untuk sarjana hukum selain pengacara berikut ini.


Pekerjaan Untuk Sarjana Hukum

1. Staf Legal


Staf Legal
Sumber : www.loslunesseriefilos.com

 Profesi staf legal banyak dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan seperti perusahaan properti, bank, dan juga rumah sakit.

Bagi kamu yang merupakan sarjana hukum yang menguasai ilmu tentang aset perusahaan, surat perjanjian kerja, dan berkas penting lainnya tentu memiliki peluang besar untuk bekerja sebagai staf legal di suatu perusahaan.

Selain itu, kamu juga bisa berkesempatan masuk ke berbagai sektor bisnis lainnya melalui pekerjaan ini.

2. Konsultan Hukum


Konsultan Hukum
Sumber : lhs-lawfirm.com

Bekerja sebagai konsultan hukum biasanya akan ditempatkan di lembaga, berbeda dengan staf legal yang bekerja di kantor.

Ilmu tentang pasal-pasal dan review dokumen untuk keperluan hukum seperti sidang bisa kamu terapkan disini.

Umumnya kantor yang butuh konsultan hukum adalah kantor yang ingin melakukan ekspansi dan ingin mendiskusikan tentang kelengkapan dokumen dan tata cara prosesnya.

Baca Juga :

3. Dosen


Dosen
Sumber : yarsi.ac.id

Bagi kamu sarjana hukum yang lebih suka mengajar, kamu bisa kok bekerja sebagai tenaga pengajar atau dosen.

Namun untuk bisa jadi dosen gelar sarjana hukum saja tak cukup, kamu harus sekolah lagi sebelum bisa mendaftar.

Salah satu syarat untuk menjadi dosen adalah telah menyelesaikan pendidikan minimal setingkat S2.

4. Staf Kementerian


Staf Kementerian
Sumber : wartakota.tribunnews.com

Tahukah kamu bahwa ternyata ada banyak kementerian dan BUMN loh yang butuh sarjana hukum. Hanya saja kamu yang tak mengikuti perkembangan dan berita CPNS.

Kementerian yang pertama membuka lowongan kerja untuk sarjana hukum dibandingkan kementerian yang lain adalah KEMENKUMHAM (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia).

Disana kamu mungkin tak hanya diposisikan sebagai staf, bila kamu berkualitas tak menutup kemungkinan kamu bisa mendapatkan peningkatan karier dan menjadi menteri.

Di kabinet kerja era Presiden Jokowi sendiri ada 5 menteri yang latar belakang pendidikannya adalah sarjana hukum. Yaitu Mendagri Tjahjo Kumolo, Menlu Retno LP Marsudi, dan Yasonna H Laoly selaku Menteri Hukum dan HAM.

Jadi bila kamu saat yang merupakan sarjana hukum atau yang belum lulus sebagai sarjana dan masih belum punya pekerjaan, tidak usah bersedih.

Terus pantau situs dan berita dari Kementerian dan BUMN yang kamu incar. Ada banyak kok lowongan untuk sarjana hukum yang terbuka.

5. Diplomat


Diplomat
Sumber : www.karista.de

Untuk kamu yang punya impian bertugas di luar negeri demi kepentingan negara, kamu bisa mencoba profesi yang satu ini.

Kamu akan ditempatkan di negara lain dan menjadi wakil bangsa kita.

Di sana, di negara tempat kamu bertugas nantinya kamu akan dapat banyak kolega baru tentunya.
Bagi sarjana hukum yang bekerja sebagai diplomat tentu akan punya peluang besar untuk berpindah-pindah negara menjalankan tugasnya.

6. Notaris


Notaris
Sumber : dunianotaris.com

Untuk bisa bekerja sebagai notaris, kamu juga harus sekolah lagi dan mengambil program Magister Kenotariatan.

Profesi ini adalah salah satu profesi yang menyenangkan bagi sarjana hukum, karena selain bisa buka praktik di rumah, juga tak terikat dengan suatu perusahaan.

Pekerjaan sebagai notaris biasanya bertugas mengurus surat akta tanah, akta rumah, dan akta kepemilikan perusahaan.

7. Staf HRD


Sumber : sleekr.co

Jangan selalu berpikiran bahwa yang bisa jadi HRD adalah mereka yang lulusan ilmu psikologi. Lulusan hukum juga bisa kok jadi HRD.

HRD yang merupakan sarjana hukum tentunya bisa ditugaskan untuk mengevaluasi kembali aturan perusahaan yang terkait dengan ketenagakerjaan.

Selain itu, juga bisa ditugaskan untuk menjelaskan ketentuan hukum dalam penggunaan BPJS dan JAMSOSTEK. Itulah sebabnya mengapa sarjana hukum dibutuhkan dalam suatu perusahaan.

Baca Juga :

8. Pengusaha


Pengusaha
Sumber : digination.id

Sarjana hukum yang menjadi pengusaha tentu bukanlah sesuatu yang terjadi pertama kalinya. Ada banyak sarjana hukum di luar sana yang jadi pengusaha.

Dalam merintis suatu usaha, kamu justru akan terbantu karena telah paham betul syarat dan proses hukum yang harus dilalui.

Misalnya jika kamu ingin membuat suatu usaha properti, nah kamu tentunya sudah tahu jelas kelengkapan dokumen apa saja yang harus ada.

Jadi intinya kemampuanmu dalam bidang hukum akan melengkapi skill entrepreneur-mu untuk membangun usaha.

Bagi kamu yang ingin membangun sebuah usaha, ada baiknya bila langsung mengambil langkah. Sebab jika hanya terus-terusan berencana, saya khawatir nantinya itu hanya jadi sebuah rencana yang tak terealisasikan.

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang pekerjaan untuk sarjana hukum, semoga dengan membaca postingan ini bisa memberimu bayangan seperti apa kariermu nanti kedepannya sebagai sarjana hukum.

Teruslah berusaha, jangan menyerah, dan tentu saja jangan lupa berdo’a kepada Tuhan yang menciptakan alam semesta ini beserta isinya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar