Skip to main content

Begini Cara Interview yang Baik Agar Diterima di Perusahaan Impianmu

Cara Interview yang Baik Agar Diterima

Hidupcu - Melakukan interview adalah suatu keharusan bagi calon pegawai yang mau melamar pekerjaan di suatu perusahaan. Namun tak jarang dari para pelamar ini ditolak karena disebabkan beberapa alasan, baik yang disengaja maupun tidak.

Maka dari itu, kamu sebagai calon pelamar harus mempelajari bagaimana cara interview yang baik agar diterima di perusahaan impianmu. Agar nantinya risiko untuk ditolak bisa lebih terminimalisir.

Nah, berikut ini adalah beberapa tips dan cara interview yang baik agar kamu diterima bekerja di perusahaan yang kamu inginkan. Jadi pahami dan simak baik-baik yah.


Sekilas Tentang Interview Kerja

Saat kamu melamar pekerjaan, interview kerja adalah langkah terakhir dan sangat mempengaruhi apakah keputusannya kamu akan diterima atau tidak di perusahaan tersebut.

Walaupun mungkin Curriculum Vitae (CV) yang sudah kamu buat sudah sebagus dan selengkap mungkin, tetapi pada saat wawancara kamu memberikan kesan yang buruk maka tak ada artinya juga.

Dalam hal ini kamu butuh kisi-kisi yang bisa menunjangmu untuk melewati tahap interview dengan mudah.  Tiap HRD di suatu perusahaan tentunya akan memilih orang yang benar-benar bisa diandalkan untuk perusahaannya. Maka dari itu, jangan sampai kamu tidak diterima hanya gara-gara gagal di wawancara.

Apa pun itu bila dihadapi dengan rasa percaya diri dan sungguh-sungguh tentunya akan memberikan hasil yang maksimal. Memang sih interview kerja bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan, namun jangan juga terlalu takut dengannya.

Rasa takut yang muncul dalam dirimu justru akan membuatmu jadi tak percaya diri, tangan jadi gemetaran, keringat dingin muncul, dan akhirnya kamu akan kelihatan kurang menarik di mata pewawancara.

Baca Juga :

Hal yang Sebaiknya Kamu Hindari Saat Interview Kerja


1. Datang Terlambat

Ketika hendak melakukan wawancara, sebisa mungkin untuk tidak datang terlambat. Karena ketika kamu datang terlambat itu sama saja menunjukkan bahwa dirimu bukanlah orang yang disiplin, menghargai waktu, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan.

Akibatnya pihak HRD telah mendapatkan kesan yang buruk meskipun wawancara belum dilakukan.

Untuk menghindari hal tersebut maka ada baiknya kamu datang lebih awal dari waktu yang ditentukan perusahaan.

Walaupun mungkin perusahaan benar-benar membutuhkanmu, namun bukan berarti bisa seenaknya datang terlambat. Tunjukkan dedikasi dan tanggung jawabmu terhadap perusahaan.

2. Menjelek-jelekkan perusahaan lama

Pada saat wawancara kamu sebaiknya tidak menjelek-jelekkan perusahaan tempat kamu bekerja sebelumnya. Jadi hati-hati ketika ada pertanyaan yang menanyakan mengapa kamu berhenti bekerja dari perusahaan sebelumnya.

Untuk sebagian orang biasanya mereka akan menjawab dengan jujur dan polosnya yang diselingi dengan menjelek-jelekkan perusahaan lama.

Namun tahukah kamu bahwa ketika kamu menceritakan keburukan perusahaan lama maka kamu akan dianggap sebagai orang yang akan menjelek-jelekkan perusahaan bila nantinya sudah resign. Saya yakin tak ada satupun perusahaan yang mau menerima orang seperti itu.

3. Telepon Berdering Saat Wawancara

Cukup penting bagi kamu untuk tidak mengaktifkan handphone pada saat ingin mulai melakukan interview.

Kalaupun memang harus mengaktifkannya, minimal senyapkan atau buat handphone kamu ke mode silent.

Karena jangan sampai handphone kamu berbunyi saat proses wawancara sedang berlangsung. Bisa-bisa nanti kamu dianggap tak menghargai pewawancara dan proses wawancara itu yang berujung pada ditolaknya lamaranmu.

4. Tak melakukan kontak mata saat wawancara

Melakukan kontak mata pada saat wawancara adalah hal penting yang harus dilakukan. Sebab orang yang mewawancaraimu akan melihat langsung ke dalam matamu untuk bisa mengetahui apakah kamu sedang berbohong atau tidak. Apalagi jika perusahaan tempat kamu melamar kerja itu adalah perusahaan luar negeri seperti Jepang.

Maka dari itu, sebisa mungkin usahakan untuk terus berkontak mata pada saat interview berlangsung. Dengan melakukannya maka pihak pewawancara pun yakin bahwa kamu adalah orang yang bisa diandalkan.

5. CV yang tak sesuai kenyataan

Pada dasarnya CV dibuat untuk mencantumkan kelebihan yang dimiliki. Apalagi jika kelebihan itu bisa mendukungmu untuk mendapatkan posisi yang kamu inginkan.

Untuk itu, dalam membuat CV tidak boleh sembarangan atau asal jadi. Usahakan untuk membuatnya semenarik mungkin agar pihak bisa tertarik padamu saat membacanya.

Namun yang perlu kamu perhatikan adalah jangan sekali-kali mencantumkan prestasi, kelebihan, bakat, dan sejenisnya yang memang tidak kamu miliki.

Jangan hanya karena kamu ingin diterima kerja sehingga kamu membohongi pihak perusahaan. Kalau ketahuan yah kan sudah jelas kamu akan langsung dipecat.

Saya yakin kamu tak ingin kan dipermalukan di hadapan orang lain karena ada kebohongan di CV-mu.

Baca Juga :

Pelajari Pertanyaan yang Sering Muncul Pada Saat Interview Kerja


# Coba gambarkan seperti apa dirimu?


Ini adalah pertanyaan yang paling awal ditanyakan. Mungkin sekilas memang pertanyaan ini simpel dan terkesan biasa. Tetapi tahukah kamu bahwa pertanyaan ini sangat penting karena menjadi jembatan pihak perusahaan untuk lebih mengenalmu.

Jika kamu menjelaskan dirimu persis seperti yang ada di CV maka akan terkesan seperti hafalan. Tentunya akan terlihat kurang menarik. Jawaban yang paling cocok atas pertanyaan ini adalah jawaban yang singkat dan bisa mendeskripsikan dirimu secara lengkap dan menarik.

Sebisa mungkin usahakan untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu hanya untuk menjawab pertanyaan yang satu ini.

# Apa kelebihanmu?

Pertanyaan interview kedua yang sering ditanyakan adalah tentang kelebihan. Nah, dalam menjawab pertanyaan ini kamu juga tak boleh melebih-lebihkan kelebihan yang sebenarnya tak kamu miliki.

Utarakan semua kelebihanmu terutama yang berkaitan dengan posisi yang hendak kamu incar.

Berikan jawaban yang unik dan spesifik agar pewawancara juga bisa mendapat kesan positif saat mewawancaraimu.

#Apa kelemahanmu?

Setelah menanyakan tentang kelebihanmu, maka selanjutnya yang ditanyakan adalah kekuranganmu. Sama seperti menjawab tentang kelebihan, dalam pertanyaan ini kamu juga harus menjawab sejujur-jujurnya.

Jangan lupa juga untuk memohon izin mendapatkan pelajaran dan pengalaman dari para pekerja yang lebih senior agar hasilnya bisa lebih memuaskan.

Hindari membuat kesan menutup-nutupi kekuranganmu pada saat wawancara karena itu akan membuatmu jadi tidak kelihatan begitu bagus.

#Prestasi apa saja yang membanggakan dari dirimu?

 Tujuan utama pertanyaan ini diajukan adalah untuk mengetahui seberapa besar bakat dan potensi yang kamu miliki untuk perusahaan.

Sebutkanlah semua prestasi yang pernah kamu dapatkan dari kecil, terutama prestasi-prestasi yang berhubungan dengan pekerjaan yang hendak kamu lamar.

Bila sebelumnya kamu pernah bekerja di perusahaan lain, sebutkan prestasimu di perusahaan tersebut. Dan katakan juga bahwa kamu akan berusaha keras untuk membantu perusahaan dalam meningkatkan keuntungan dan prestasinya.

#Apa rencanamu untuk 5-10 tahun ke depan?

Tujuan diajukannya pertanyaan ini adalah untuk mengetahu komitmenmu pada perusahaan ini apabila nantinya diterima.

Tipsnya adalah hindari menjawab pertanyaan dengan jawaban yang terkesan mengambang dan tidak spesifik.

Dan yakinkan pewawancara tersebut bahwa tujuan masa depanmu adalah peningkatan karier, dan memberikan kemajuan bagi diri sendiri yang berpengaruh untuk kemajuan perusahaan.

#Bagaimana sikapmu dalam menghadapi masalah?

Dalam menjawab pertanyaan ini, ceritakan bagaimana kamu menghadapi masalah tersulit yang pernah kamu alami.

Pastikan bahwa masalah yang kamu alami tersebut dan bisa kamu atasi tanpa memunculkan masalah yang lainnya.

Kalau perlu ceritakan cara memecahkan masalah tersebut dengan elegan dan kira-kira cocok seperti yang dibutuhkan perusahaan.

#Mengapa kamu tertarik bekerja di perusahaan ini?

Hindari menjawab pertanyaan ini dengan jawaban yang hanya terkesan untuk bertahan hidup. Walaupun mungkin jawabanmu akan mengarah ke situ.

Namun yang paling penting adalah memberikan kesan adanya ketertarikanmu pada perusahaan atau posisi yang sedang kamu incar.

Bila kamu sudah mengetahui tentang visi dan misi perusahaan tersebut, tidak masalah jika kamu mengatakan bahwa kamu se-visi dengan perusahaan tersebut.

Jawaban seperti itu setidaknya bisa memberi kesan bahwa kamu adalah orang yang berkomitmen terhadap perusahaan.

#Mengapa kami harus menerimamu?

Di pertanyaan ini ada keuntungan tersendiri bagimu karena kamu bisa memberikan jawaban yang bisa memikat pewawancara.

Dimana alasan utama suatu perusahaan menerima pekerja adalah karena pekerja tersebut memiliki kelebihan.

Saat menjawab pertanyaan ini kamu tak boleh bertingkah sombong karena merasa diri lebih unggul daripada kandidat lain. Apalagi sampai menjelek-jelekkan kandidat lain hanya untuk terlihat lebih hebat.

#Berapa ekspektasi gaji yang kamu inginkan?

Diantara semua pertanyaan sebelumnya yang diajukan, pertanyaan inilah yang paling sensitif. Jawaban yang kamu berikan adalah kunci utama apakah kamu akan diterima atau tidak.

Untuk bisa menjawab dengan tepat maka kamu perlu melakukan riset berapa gaji rata-rata untuk posisi yang kamu incar. Kemudian ukurlah kemampuanmu sendiri.

Dari situ kamu bisa dapat bayangan berapa kira-kira nominal yang layak untuk kamu sebutkan.

Dalam menentukan nominalnya, usahakan untuk tidak menyebutkan nominal yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah.

#Apakah ada pertanyaan yang ingin kamu tanyakan ke kami?

Ini adalah pertanyaan terakhir yang biasa diajukan oleh pewawancara. Jadi pada kesempatan ini kamu bisa menanyakan apa saja yang ingin kamu ketahui tentang perusahaan tersebut. Entah itu tentang seperti apa cara kerja, pengalaman, dan pencapaian dari perusahaan itu.

Namun jika tak ada yang ingin kamu tanyakan, tidak apa-apa jika kamu tak mengajukan pertanyaan pada kesempatan ini.

Tetapi agar wawancara bisa terkesan lebih manis, maka tidak ada salahnya jika kamu mengajukan satu pertanyaan untuk si pewawancara.

Baca Juga :

Penutup

Demikianlah beberapa tips dan cara interview yang baik agar diterima. Semoga setelah membaca artikel ini bisa membuat kamu lebih mempersiapkan diri dan memperbesar kemungkinan diterima di perusahaan yang ingin kamu lamar.

Saya do’akan agar kamu diterima dan bisa bekerja di perusahaan tersebut sebagaimana yang kamu inginkan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar