Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

16 Alasan-Alasan Resign Mendadak yang Tepat dan Masuk Akal

Alasan Resign Mendadak

Alasan alasan resign mendadak yang tepat bisa dibilang cukup penting diketahui oleh kamu yang akan atau baru berniat untuk keluar dari pekerjaanmu.

Meskipun itu ada unsur terpaksa maupun tidak, minimal kamu wajib memberikan alasan keluar kerja yang baik agar tak meninggalkan kesan buruk di tempat kerja lamamu.

Memang sih momen ketika mengajukan surat dan alasan resign di tempat kerja ke HRD sangat bikin deg-degan. Apalagi jika alasan resign dari kantor tersebut sifatnya mendadak.

Salah-salah alasan untuk keluar kerja yang kamu ajukan bisa berujung pada penolakan. Berikut ini adalah beberapa contoh alasan resign dari pekerjaan lama yang mendadak dan masuk akal.


Alasan Alasan Resign Mendadak

Alasan resign yang masuk akal dan tepat saat kondisi mendadak antara lain yaitu:

  1. Alasan pindah rumah
  2. Salah satu yang menjadi alasan untuk resign karyawan adalah karena ingin pindah rumah.

    Entah itu karena adanya anggota keluarga yang PNS dan pindah tugas, jarak dari rumah ke tempat kerja jauh, atau pun alasan lainnya.

    Bila kamu ingin resign dan mengutarakan alasan ini, kemungkinan pihak perusahaan tak akan menahanmu.


  3. Alasan melanjutkan studi
  4. Diantara semua pilihan, alasan yang baik untuk keluar kerja adalah karena ingin melanjutkan studi.

    Pendidikan adalah hal penting yang sangat berguna untuk pengembangan kariermu. Bahkan sebagian besar karyawan banyak yang menggunakan alasan resign yg masuk akal ini agar citra dan pandangan perusahaan tetap baik padanya.

    Dalam hal ini kamu bisa menambahkan alasan bahwa tak sanggup membagi antara waktu kuliah dan bekerja. Jadi memang harus memilih salah satu daripada fokusmu terbagi.

    Tentu saja tak ada perusahaan yang mau menahan karyawannya yang ingin menimba ilmu. Apalagi jika setelah lulus nanti kamu ingin kembali ke perusahaan tersebut.

    Pihak perusahaan biasanya akan mendukungmu dengan memberikan surat rekomendasi.

    Jika tempat studimu tak jauh dari perusahaan, bukan tidak mungkin perusahaan akan memberikan dispensasi. Ada banyak kok sekarang mahasiswa yang kuliah sambil kerja. Jadi tetap dapat gaji.


  5. Alasan ingin berwirausaha
  6. Salah satu alasan yang baik untuk keluar kerja lainnya adalah karena ingin membuka usaha sendiri atau berwirausaha.

    Pihak perusahaan tentu tak mungkin memaksamu untuk mengubah jalan karier pilihanmu. Alasan bisa dibilang cukup baik untuk tetap menjaga hubunganmu dan perusahaan. Jadi tak ada pihak yang disakiti maupun dijatuhkan.

    Kamu bisa menambahkan bahwa tak akan bekerja di perusahaan lain setelah keluar dan tetap berusaha menjaga hubungan baik dengan perusahaan tersebut.


  7. Alasan Pekerjaan yang Tak Sesuai Kontrak
  8. Terkadang kemampuan seseorang yang serba bisa dan mudah beradaptasi cenderung sering dimanfaatkan oleh perusahaan.

    Apabila beban kerjamu tak lagi sesuai atau bahkan melenceng dari kontrak, kamu bisa mengemukakan alasan tersebut untuk resign. Bahkan kamu berhak menuntut perusahaan dengan perjanjian kontrak tersebut.

    Jangan hanya berdiam diri dan mengutuk mereka dalam hati, alangkah baiknya bila memilih resign dan mencari pekerjaan lain.


  9. Gaji yang tak kunjung dibayarkan
  10. Menerima gaji adalah hak yang wajib diterima setiap karyawan. Tetapi tak jarang ada juga perusahaan yang sengaja melanggar dan mengabaikan hal tersebut.

    Bagaimana perasaanmu jika gajimu tak juga kunjung dibayar? Pasti sangat marah bukan? Apabila kamu mengalami masalah seperti ini, tak ada salahnya mengajukan resign secara mendadak.

    Awalnya kamu bisa menunggu dahulu sampai gajimu cari. Namun apabila hasilnya nihil, yah sudah resign saja lah.


  11. Diperlakukan tidak baik
  12. Apabila dalam lingkungan kerja kamu tak diperlakukan dengan baik dan adil, resign mendadak bisa jadi jalan keluar yang utama.

    Contoh yang diperlakukan tidak adil seperti atasan tak menghargai apa yang kamu kerjakan, rekan kerja yang terus menggosipimu, atau bahkan hasil kerjamu yang dicaplok oleh atasan sebagai hasil kerjanya.

    Resign secara mendadak adalah pilihan yang tepat apabila kamu sudah menemukan jalan buntu dari itu semua.

    Namun alangkah baiknya bila pengajuan pengunduran dirimu itu dilakukan dua minggu atau sebulan sampai pekerjaanmu selesai semua.

    Jadi jangan sampai namamu tercoreng akibat pengajuan resign yang tidak baik dan menyalahi aturan di perusahaan.


  13. Alasan jenjang karier yang tak jelas
  14. Alasan resign yg tepat satu ini hanya bisa kamu ajukan apabila masa kerjamu sudah terpaut lama di perusahaan.

    Pihak perusahaan mungkin pernah menjanjikanmu kenaikan jabatan, tetapi sampai saat ini masih belum mendapatkannya.

    Bahkan sampai ada yang dijanjikan jadi pegawai tetap namun justru perusahaan malah merekrut karyawan lain.


  15. Budaya kerja yang tidak cocok
  16. Alasan perbedaan budaya kerja memang cenderung jadi alasan utama seseorang untuk resign. Walaupun terkesan sepele, namun faktanya tiap orang tak akan bekerja maksimal jika atmosfer kerjanya tak nyaman.

    Jadi apabila rekan kerjamu secara tidak profesional melimpahkan banyak pekerjaannya padamu, maka itu bisa jadi tanda agar kamu resign.

    Kadang ada juga atasan yang suka bertindak sewenang-wenang. Meminta bawahannya mengerjakan pekerjaan tak sesuai kemampuan dan mempermalukannya di depan umum.


  17. Ingin melakukan perjalanan wisata
  18. Setiap orang tentu menginginkan perjalanan wisata atau traveling antar kota meskipun itu memakan waktu yang tak sebentar.

    Bahkan tak jarang ada orang yang rela menghemat dan giat menabung cuma untuk wisata ke suatu tempat dalam durasi yang lama.

    Nah, alasan wisata dalam waktu yang lama bisa jadi salah satu alasan keluar dari tempat kerja yang kuat untuk kamu resign.

    Tetapi dalam penyampaiannya sangat penting dilakukan dengan baik dan sebisa mungkin tak mengundang kesalahpahaman pada pihak HRD saat pengajuan surat resign.


  19. Alasan kesehatan
  20. Persoalan kesehatan adalah sesuatu yang diluar kehendak manusia. Mengenai persoalan ini, perusahaan tentu tak akan tega memaksamu bekerja jika memang kamu sedang sakit.

    Terutama jika kondisimu sudah terbilang parah dan tak dapat mengerjakan pekerjaan sehari-hari secara normal.

    Walaupun alasan sakit bisa dijadikan dasar kuat seseorang resign, namun jangan sampai kamu membohongi perusahaan dengan hal ini.

    Ditakutkan jangan sampai kamu mengaku sakit padahal semestinya sehat-sehat saja, sebab bisa jadi apa yang kamu katakan itu benar-benar kenyataan.


  21. Alasan sedang mengasuh anak
  22. Untuk poin ini adalah alasan tepat untuk resign bila memang kamu baru melahirkan dan anakmu masih sangat kecil.

    Sebab bagaimanapun, bekerja dalam kondisi hamil itu adalah suatu tantangan tersendiri. Terutama untuk pekerjaan yang sifatnya di lapangan dan butuh penampilan yang baik.

    Kebanyakan ibu muda saat ini kebanyakan lebih meluangkan waktunya untuk merawat anak sejak bayi hingga berumur beberapa tahun.

    Biasanya ibu yang baru melahirkan akan cuti bahkan resign selama beberapa saat hingga anaknya sudah bisa dititipkan ke tempat penitipan atau kerabat.


  23. Alasan ingin menikah
  24. Untuk beberapa wanita kadang berpikir dua kali jika ingin bekerja setelah menikah. Sebab segala kebutuhannya sudah jadi tanggungan suaminya.

    Namun itu juga bergantung pada kesepakatan yang telah dibuat dengan suami.

    Umumnya pihak suami akan menginstruksikan istrinya untuk tetap fokus mengurus rumah tangga. Tentu saja atasan pasti sudah tak asing dengan alasan ini dan memakluminya.


  25. Alasan sudah punya pekerjaan lain
  26. Persoalan ini bisa kamu bicarakan baik-baik dengan pihak atasan. Sebab tak ada salahnya bila di luar sana kamu telah memiliki pekerjaan lain yang lebih bagus dalam hal gaji maupun lingkungannya.

    Cuma yang sangat perlu kamu garis bawahi adalah cara penyampaiannya. Usahakan untuk memberikan pernyataan yang sopan dan tak menyinggung perasaan atasanmu nantinya.


  27. Alasan ingin mencoba tantangan baru
  28. Sebagian orang kadang setuju-setuju saja dalam zona nyamannya dan tak mau berkembang.

    Apabila kamu merasa bahwa tantangan yang ada di perusahaan sangatlah standar, maka kamu bisa memutuskan untuk mencoba bekerja di tempat lain.

    Meskipun terdengar subjektif, namun alasan resign yg tepat ini pasti akan dimaklumi oleh atasanmu.


  29. Alasan jenuh dengan pekerjaan
  30. Siapapun tentu akan merasa jenuh juga akhirnya bila terus mengerjakan pekerjaan yang sama bertahun-tahun. Jelas ini tak akan membuatmu berkembang dari skill dan pendapatan.

    Ini juga bisa kamu jadikan alasan tepat resign. Yah, walaupun tak menutup kemungkinan kamu akan ditawarkan pindah divisi atau posisi bila menggunakan alasan tersebut.


  31. Alasan yang berkaitan dengan masa depan
  32. Alasan lain yang bisa kamu jadikan pilihan bila ingin resign adalah karena hal-hal yang berkaitan dengan masa depan atau impian.

    Siapapun itu tentu memiliki mimpinya sendiri untuk diwujudkan. Bahkan tak jarang ada karyawan yang memutuskan resign sedari awal.

    Misalkan kamu punya impian jadi pebisnis dan pengusaha sukses. Tentu pihak HRD akan memaklumi dan menyetujui surat resignmu.


Penutup

Kurang lebih seperti itulah alasan alasan resign mendadak yang mungkin untuk kamu gunakan ketika mau keluar dari pekerjaan. Terima kasih sudah jadi pembaca dan salam sukses selalu untukmu.


Jangan lewatkan:

Berlangganan via Email