Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Arti Passion : Pengertian, Contoh, dan Cara mengembangkannya

arti passion

Dalam keseharianmu, mungkin kamu pernah mendengar seseorang membicarakan tentang arti passion

Baik itu di rumah, lingkungan sekitar, atau dimana pun itu. Terkadang orang hanya menyebutkan saja tanpa tahu arti pasion yang sebenarnya.

Bahkan kadang juga ada yang bingung mana penyebutan yang benar. Mereka bingung memahami perbedaan passion dan fashion.

Apa arti passion? Secara singkat, passion artinya minat, ketertarikan atau gairah yang kuat terhadap suatu pekerjaan maupun kegiatan.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak penjelasan lengkapnya tentang apa itu passion dan contohnya berikut ini.



Apa Itu Passion?

Secara umum, passion dianggap sebagai anugerah dari Sang Maha Pencipta yang ada di dalam diri manusia berupa minat yang sangat besar terhadap suatu hal tertentu.

Passion tak termasuk ambisi, angan-angan, impian, maupun keinginan. Namun lebih kepada sesuatu yang bermula dari kesadaran.

Ada yang menyebutnya sebagai jejak dari tujuan hidup dan panggilan dari hati.

Saat melakukan sesuatu sesuai dengan passionmu, tentu kamu akan merasa lebih hidup dan tak merasa terbebani dalam bekerja.

Meskipun demikian, kadang masih banyak juga orang yang tak tahu apa passion mereka. 

Akibatnya,  timbul rasa kehilangan arah dan lelah saat bekerja.

Pekerjaan yang tak sesuai passion biasanya lama-kelamaan akan membuatmu jadi bosan dan terpaksa untuk melakukannya.


Definisi Passion

Berikut ini adalah definisi passion menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dan Wikipedia.

  • Arti passion menurut KBBI

  • Menurut KBBI, passion adalah gairah, kegemaran, semangat, nafsu, keinginan besar, kemarahan, kegemasan, dan emosi.

  • Arti Passion menurut Wikipedia

  • Menurut Wikipedia, passion adalah keinginan dan perasaan antusiasme yang kuat terhadap seseorang atau sesuatu.


Pengertian Passion Menurut Para Ahli

Dari beberapa pendapat para ahli yang menjelaskan tentang apa itu passion kerja, semuanya mengacu pada poin-poin berikut ini:

  • Emosi atau perasaan terhadap sesuatu yang membuat seseorang sangat berantusias dalam melakukannya
  • Perpaduan antara kenikmatan, makna, dan perasaan
  • Gairah yang sangat memotivasi seseorang
  • Selalu bersemangat dan tak akan pernah bosan melakukannya.
  • Merupakan jiwa dan roh yang senantiasa melingkupi kita dalam melakukan segala sesuatu dengan ikhlas dan suka rela.


Contoh Passion yang Dimiliki

Secara umum, contoh passion yang dimiliki dalam hidup dapat dibagi menjadi tiga bentuk. 

Bila kamu merasakan salah satu dari ketiga hal di bawah ini saat melakukan sesuatu, maka kemungkinan besar itu adalah passionmu.

Yaitu sebagai berikut:

1. Perasaan yang sangat kuat (Very Strong Feeling)

Merupakan perasaan semangat luar biasa yang timbul saat melakukan sesuatu hal. 

Misalnya seperti perasaan berkoar-koar saat mengikuti lomba sepak bola dalam acara tujuh belasan.

Contoh lainnya adalah semangatmu yang luar biasa saat memperagakan tiktok frozen maupun baby shark.

2. Emosi yang mendalam (Intense Emotion)

Merupakan kondisi diri yang berada dalam tingkat keseriusan, dan fokus pikir yang tinggi. 

Jika diibaratkan sebagai komputer, ia sedang berada dalam penggunaan memori maksimum.

Pernah lihat anak kecil yang fokus main mobil-mobilan dan saat dipanggil tak menghiraukan? Kira-kira seperti itu contohnya.

Bukan karena telinganya tidak berfungsi dengan baik, tetapi karena ia menganggap suara yang ia dengar itu bukan sesuatu yang penting dan tidak harus ditanggapi.

Kesukaannya terhadap mobil semasa kecil, tak menutup kemungkinan saat dewasa nanti ia bisa jadi desainer atau bahkan bos besar mobil kekinian. 

Misalnya seperti mobil Lexus, Accord, Sigra, Calya, maupun Lamborghini. 

Seorang desainer pesawat terkenal di Amerika pernah diwawancarai tentang mengapa beliau memilih menjadi seorang desainer pesawat.

Ia menjawab "Seumur hidupku sebenarnya tak sedetikpun saya bekerja, yang saya lakukan sedari saya kecil hingga kini adalah BERMAIN PESAWAT”.

3. Terpicunya Antusiasme dan Hasrat (Compelling Enthusiasm and Desire)

Passion juga mencakup pada segala sesuatu yang memicu antusiasme tinggi dan pengharapan yang besar.

Jika ada hal yang saat kamu melakukannya membuatmu bersemangat, lupa waktu, dan hatimu terus-terusan tertambat di situ, maka itulah passionmu.

Kamu tak pernah berhenti memikirkannya, membicarakannya, dan mendiskusikannya. Bahkan tiada hari tanpa berurusan dengannya.

Kamu melakukannya dengan penuh kebahagiaan, kesukarelaan, dan bersedia melakukannya meskipun tak dibayar. 

Yah, itulah passion.

Contoh sederhananya adalah pecinta burung merpati kipas. 

Biasanya mereka akan bersedia melakukan apapun untuk membuat burung tersebut tetap bersih dan sehat. Mulai dari bangun pagi hingga sebelum tidur malam.


Baca Juga :


Tes Mengetahui Passion dengan Pertanyaan

Bila kamu termasuk orang yang belum menemukan passionmu, mungkin beberapa pertanyaan di bawa ini bisa membantumu.

1. Hal apa yang ketika kamu lakukan membuatmu merasa bersinar?

Coba tanyakan pada dirimu sendiri, apa hal yang ketika kamu melakukannya membuatmu merasa bersinar dan paling hebat.

Entah itu dalam hal menyelesaikan persoalan, membuat sesuatu, maupun berinteraksi dengan orang lain.

Bila kamu berhasil menemukan jawabannya, maka selamat! Itulah passionmu. 

Selanjutnya tinggal mengikuti passion tersebut sambil terus berusaha mengembangkannya agar dapat menghasilkan uang.

Perlu kamu ketahui bahwa contoh passion bisnis adalah yang paling banyak menghasilkan uang.

2. Hal apa yang sangat kamu percayai dan belum banyak yang menyetujuinya

Pertanyaan ini cukup ampuh untuk menemukan keunikan dirimu. 

Temukan apa yang kira-kira kamu miliki tetapi tak dimiliki orang lain atau siapa pun.

Peter Thiel, salah satu pendiri Paypal juga memberikan saran pertanyaan terkait poin ini. 

Pertanyaan tersebut setidaknya dapat membantumu menemukan dua hal penting dari dirimu, yaitu:

  • Apa yang kamu pedulikan
  • Layak kah hal tersebut untuk diperjuangkan terkait keunikannya

Peter mengatakan bahwa pertanyaan ini cukup menantang. 

Sebab bisa jadi cukup menyulitkan seseorang untuk menemukan ide atau gagasan yang belum banyak dibagikan orang lain.

Yah, orisinalitas sebuah ide memang masih menjadi sesuatu yang dianggap mahal saat ini.

Ketika berhasil menjawab pertanyaan ini, maka secara tak langsung kamu telah berhasil menemukan passion yang membuatmu berbeda dibandingkan orang lain.

3. Apa yang menjadi kekuatan supermu?

Kombinasi dari karakter yang kuat dan bakat yang dimiliki bisa jadi kunci utama untuk mengetahui passion apa yang kamu miliki.

Pada dasarnya, kekuatan super yang dimiliki tiap orang itu berbeda-beda. 

Misalnya kemampuan analisis, adaptasi, komunikasi, fokus, disiplin, menggambar, mengarang, dan sebagainya.

Tentunya yang paling mengenal hal tersebut adalah kamu sendiri. 

Jadi, secara sadar kamu akan jauh lebih mudah mengetahui apa passionmu.

4. Apa hobimu di usia 10 tahun?

Terkadang dengan menengok masa lalu akan menunjukkan siapa dirimu sebenarnya sebelum dipengaruhi oleh orang lain.

Jadi coba ingat-ingatlah apa kegiatan atau aktivitas yang paling kamu senangi di umur 10 tahun.

Menurut Eric Maisel, seorang psikoterapi mengungkapkan bahwa sesuatu yang disukai seseorang semasa kecilnya cenderung masih disukainya meskipun telah beranjak dewasa.

Coba tulislah aktivitas menyenangkanmu sewaktu kecil dan bandingkan realitasnya di masa sekarang.

Kamu mungkin akan pernah menyukai sesuatu yang kini tak ada lagi. 

Ataukah sesuatu yang sama sekali tak ada kaitannya dengan kehidupanmu saat ini.

Namun yakin dan percaya, kamu akan mendapati versi yang baru dari aktivitas tersebut.

5. Apa yang ingin kamu coba saat ini?

Salah satu cara paling ampuh untuk menemukan tujuan hidup dan passionmu adalah dengan serangkaian percobaan yang melibatkan intuisi.

Kamu butuh waktu, rencana, dan percobaan untuk menemukan jalan hidup yang paling ideal sebelum akhirnya bisa beraksi.

Passion akan bisa ditemukan dengan lebih cepat bisa terus menerus mempelajari buku-buku seputar pengembangan diri, nasihat, dan pendapat dari para ahli. 

Sampai akhirnya kamu dapat menemukan passionmu dan percaya diri untuk melangkah maju ke arah tersebut.

Namun jangan lupa, untuk dapat melangkah ke arah yang lebih baik, sudah sewajarnya bila nanti kamu akan mengalami proses trial dan error.

Jadi ketika kamu menemukan sebuah hambatan, jangan pernah berhenti untuk bangkit. 

Sebab jika terus berusaha, maka niscaya kamu akan memetik buah kesuksesan itu suatu saat nanti.

6. Apa yang kamu targetkan dalam 20-30 tahun dari sekarang?

Salah satu pertanyaan yang bisa mengungkap passion seseorang adalah mengenai target apa yang ingin dicapai di masa mendatang.

Jadi bertanyalah pada dirimu tentang target apa yang ingin kamu capai dalam 20 sampai 30 tahun dari sekarang.

Jeff Weiner, CEO Linkedin in mailing dalam sebuah wawancara menjelaskan bahwa ia sering menanyakan pertanyaan tersebut pada karyawan yang menurutnya memiliki prospek baik.

Tetapi, hanya sedikit dari mereka yang telah memiliki jawaban dari pertanyaan tersebut.

Apakah kamu memiliki jawaban untuk pertanyaan itu? 

Hal-hal apa saja yang ingin kamu masukkan ke daftar impian dan target pencapaianmu kedepannya?

Tak hanya untuk satu tahun ke depan, tetapi tanyakan pada dirimu apa target dalam jangka panjangmu.

Dengan begitu, maka kamu akan bisa menerawang lebih jauh tentang diri dan mulai memikirkan pencapaian jangka pendek.

Sehingga lama-kelamaan kamu akan menyadari tentang passion apa yang sebenarnya ada di dalam dirimu.

7. Sebutkan satu kalimat yang sangat menggambarkan dirimu?

Temukan satu kalimat yang mampu jadi semboyan untuk menggambarkan siapa dirimu sesungguhnya, apa yang kamu kerjakan, dan apa yang ingin kamu capai.

Satu kalimat inilah yang akan jadi julukanmu di mata orang-orang dan menjadi ciri khas pribadimu.

Ingatkah kamu dengan sosok Abraham Lincoln? 

Yah, ada sebuah kalimat yang sangat menggambarkan sosok pribadinya. Yaitu “Menjaga persatuan dan membebaskan para budak”.

Saya meyakini bahwa kalimat yang menggambarkan dirimu tak akan jauh dari passionmu. 

Sama degan Abraham Lincoln tadi, ia tak jauh dari politik dan pemerintahan.


Cara Mengembangkan Passion

1. Banyak Membaca

Perbanyaklah membaca buku yang membahas tentang passionmu. 

Contohnya jika passionmu menulis maka carilah buku yang mengajarkan bagaimana menulis yang baik.

Apabila kamu tertarik dengan tanaman hias pot kecil, maka banyak-banyaklah membaca buku tentangnya.

2. Cari Inspirasi di Internet

Di era globalisasi kini, internet telah menjadi sangat familiar bagi orang-orang. Sekarang sudah zamannya canggih. 

Pokoknya segala sesuatunya sudah mengandalkan internet.

Mau chatting, video call, menonton siaran TV, berbelanja, konsultasi kesehatan, bahkan pesan ojek dan makanan pun sudah bisa dilakukan melalui internet.

Maka sangat bersyukurlah kita yang hidup di zaman ini, segala informasi yang berkaitan dengan passionmu bisa kamu cari di internet sembari mengembangkannya.

Kamu bisa mendapatkan informasi tersebut dari website-website terkenal maupun dari platform video seperti Youtube.

3. Banyak mencoba sesuatu yang baru

Ketika kamu telah menemukan passionmu, maka selanjutnya cobalah untuk mengkreasikannya dengan hal baru. 

Misalkan passionmu musik. Kalau yang biasanya kamu hanya biasa memainkan musik pop, cobalah untuk memainkan musik jenis lainnya. 

Misalnya seperti reggae, rock, dj, atau apapun itu yang masih dalam satu bidang passionmu.

4. Mengikuti lomba yang berkaitan dengan passion

Untuk bisa berkembang, terkadang kita butuh tantangan. Baik itu secara langsung maupun tak langsung.

Salah satu tantangan yang bisa kamu ambil adalah dengan mengikuti lomba. 

Ini akan memicumu untuk lebih tertantang dan berusaha dalam mencapai posisi terbaik.

Dari yang tadinya mungkin pengetahuanmu hanya sedikit, tetapi karena desakan keinginan untuk jadi juara, maka kamu pun memaksa dirimu untuk berkembang dan memahami semuanya.

5. Berdiskusi yang berpassion sama

Bila ingin membangun passion, salah sat hal terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan bergabung dengan orang yang satu minat denganmu.

Ini sangat bermanfaat jika ingin bertukar pikiran atau sekedar konsultasi masalah yang sedang kamu hadapi seputar passion tersebut.

Hal ini tak terlepas dari kodrat manusia yang selalu membutuhkan satu sama lain. 

Sebab terkadang kamu mengetahui apa yang tidak diketahui temanmu dan begitu pula sebaliknya.

Disini terjadi hubungan mutualisme. Dimana kamu dan temanmu saling memengaruhi untuk terus berkembang.


Membangun Passion yang Layak Jual Hingga Menghasilkan Uang

1. Konversi passion jadi produk atau jasa

Passion tak akan ada gunanya bila hanya kamu yang merasakannya. 

Jadi keluarkanlah passion itu menjadi sesuatu yang nyata dan bisa dinikmati oleh orang lain.

Ketika orang lain merasakan manfaat dan keuntungan dari passionmu, maka bukan tidak mungkin mereka akan rela mengeluarkan uangnya untuk membayarmu.

Dalam hidup yang serba modern ini, tentunya tiap orang butuh uang untuk biaya sehari-hari. 

Nah, jika kamu hanya terus-terusan terfokus pada passion tanpa menghasilkan uang kan kurang baik juga.

Maka dari itu, cobalah untuk mengonversi passionmu menjadi suatu produk atau layanan jasa yang kiranya bermanfaat bagi orang lain. Misalnya seperti ini:

  • Suka menggambar, buatlah komik atau gambar digital yang indah lalu upload di Fiverr. Bisa juga membuat tutorial di Youtube tentang cara menggambar yang baik
  • Suka menyanyi, buatlah video rekaman cover lagu atau bukalah kursus musik
  • Gemar menulis, buatlah buku atau tulisan di blog agar orang lain dapat membaca tulisanmu.

Bukan hanya itu saja, masih banyak contoh lain di luar sana yang bisa kamu ikuti untuk lebih memaksimalkan potensi passionmu. 

Tinggal bagaimana kreativitas dan kesungguhanmu dalam mewujudkannya.

2. Temukan dan pastikan pasarnya

Setelah kamu berhasil memikirkan dan menentukan produk apa yang akan dibuat, maka selanjutnya adalah tentang pemasaran.

Terlebih dahulu kamu harus mengumpulkan data dengan melakukan survei atau riset terhadap kondisi pasar.

Daerah mana tempatmu memasarkan produk, siapa saja, dan produk seperti apa yang banyak diminati orang.

Pelajari kebiasaan konsumen dan hindari penyebaran produk pada kondisi pasar yang telah over supply.

 Sebab dalam kondisi seperti inilah tempat terjadinya persaingan yang ketat.

3. Beri harga dan angka nyata

Hal yang tak kalah pentingnya sebelum meluncurkan produkmu di pasaran adalah harga. 

Yah, kamu tak mungkin memasarkan produkmu di pasaran tanpa menentukan terlebih dahulu harganya.

Adapun dalam penentuan harga tak boleh dilakukan secara sembarangan. 

Setidaknya ada beberapa aspek yang bisa dijadikan parameter atau acuan. Diantaranya adalah:

  • Harga harus sesuai dengan nilai suatu produk atau jasa
  • Harga yang ditawarkan bisa diterima oleh konsumen dan pasar
  • Kondisikan dirimu sebagai pembeli, lalu prediksi harganya
  • Harga harus lebih besar daripada biaya produksi

4. Berikan nilai tambah untuk angka

Ketika kamu membuat produk, pastikan di dalamnya terdapat nilai plus yang pastinya tak akan didapatkan konsumen dari produk mana pun yang sejenis.

Buatlah sesuatu yang bisa meninggalkan kesan yang baik bagi konsumen sehingga mereka bisa percaya bahwa produkmu memang is the best.

Keesamus adalah orang Thailand yang terkenal karena mengcover lagu-lagu terkenal di Indonesia. 

Tahu kenapa coverannya begitu menarik?

Karena selain suara dan kemampuan bermain gitar yang patut diacungi jempol,  ia juga memiliki logat Thailand yang khas.

Logat Thailand itulah yang menjadi senjata pamungkasnya. 

Dengan adanya logat itu, lagu yang dinyanyikannya jadi terdengar unik dibandingkan pengcover lagu yang lain.

Begitu pula nantinya dengan produk yang ingin kamu buat. 

Harus ada keunikan yang membedakannya dari produk lain yang sejenis.

5. Bangun identitas dan sebarkan nama

Membangun identitas agar bisa dikenal konsumen itu penting. 

Bagaimana mungkin orang mau membeli produkmu jika mereka saja tak tahu siapa kamu.

Bangunlah kepercayaan orang lain terhadap dirimu. 

Jadilah sosok yang memberi solusi dari semua permasalahan yang orang lain rasakan.

Wujudkan solusi itu dalam sebuah produk atau jasa yang bisa mereka gunakan.

Bila kepercayaan mereka telah kamu miliki, maka ketika kamu menawarkan produk untuk yang kedua kalinya. 

Mereka tak akan ragu lagi untuk membeli.

Kamu bisa melakukan kegiatan promosi di dunia maya maupun nyata. 

Bagian paling pentingnya adalah bagaimana kamu terampil menyampaikan apa saja keuntungan jika membeli produkmu.