Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

12 Macam Macam Jurusan Kedokteran Spesialis dan Fakultasnya

Macam Macam Jurusan Kedokteran

Beberapa orang kadang menanyakan apa saja macam macam jurusan kedokteran spesialis yang bisa dipilih oleh calon mahasiswa baru.

Pasalnya banyak yang ingin jadi dokter tapi bingung jika disuruh memilih mana macam macam jurusan dokter spesialis keinginannya.

Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan terhadap macam macam jurusan fakultas kedokteran yang ada di Indonesia.

Namun tak perlu bingung lagi, karena dalam postingan ini akan dijelaskan secara rinci jenis-jenis jurusan kedokteran yang bisa dipilih.

Yuk kita simak penjelasan macam macam fakultas kedokteran berikut ini.


Macam Macam Jurusan Kedokteran

  1. Jurusan Dokter Spesialis Penyakit Dalam
  2. Sebutan lain dari dokter spesialis penyakit dalam adalah internis. Adapun untuk gelarnya yaitu (Sp.PD).

    Dalam hal ini dokter penyakit dalam dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

    1. Dokter Kardiovaskular (Kardiolog)
    2. Beberapa diantara kamu mungkin sudah tak asing lagi dengan kata kardio bukan? Yah, kardio artinya jantung

      Jadi dokter kardiovaskular adalah seorang ahli yang menangani masalah jantung dan pembuluh darah.

      Tetapi untuk lebih spesifiknya, kardiolog dibagi lagi berdasarkan fokusnya

      Ada yang fokus mendiagnosis dan mengobati penyakit jantung, menangani masalah detak jantung tidak normal, dan beberapa fokus jantung lainnya.

    3. Dokter Bedah Jantung
    4. Jenis jurusan dokter satu ini lebih terfokus pada bagaimana mengobati jantung, dada, atau keduanya.

      Dokter bedah jantung bertugas mengoperasi jantung, area dada, dan untuk beberapa kasus bisa juga melibatkan paru-paru.

    5. Dokter Paru-Paru (Pulmonologist)
    6. Macam macam jurusan kedokteran berikutnya adalah dokter paru-paru.

      Seperti namanya, jurusan dokter ini bertugas menangani berbagai penyakit yang berhubungan dengan paru-paru. Misalnya seperti kanker paru-paru, pneumonia, dan sejenisnya.

    7. Dokter Ahli Endokrinologi (Endokrinolog)
    8. Dokter endokrinologi fokus mempelajari tentang kelenjar endokrin atau hormon pada manusia. Terutama dalam hal hormon yang dihasilkan dan pengaruhnya terhadap tubuh.

      Beberapa penyakit yang biasa diatasi oleh dokter endokrinologi adalah cushing syndrome, penyakit tiroid, dan diabetes melitus.


  3. Dokter THT (Tenggorokan, Hidung, dan Telinga)
  4. Dari kepanjangannya saja kita sudah bisa menebak bahwa memang dokter THT (Sp.THT) bertanggung jawab dalam tiga bagian tubuh, yaitu tenggorokan, hidung, dan telinga.

    Umumnya saat kamu ada gangguan pada bagian hidung tentu akan berpengaruh pada fungsi telinga. Begitu juga pada tenggorokan, saat ia bermasalah kadang telinga juga ikut mengalami masalah tertentu.

    Apabila kamu mengalami masalah tersebut maka tentu harus berkonsultasi ke dokter THT. Contoh penyakit yang biasa diatasi seperti amandel, radang tenggorokan, infeksi telinga, dan sinusitis.


  5. Dokter Kesehatan Gigi dan Mulut
  6. Jenis dokter satu ini khusus menangani masalah gigi dan mulut. Jadi tak hanya fokus pada gigi dan gusi saja, tetapi juga otot bagian kepala, rahang, leher, lidah, kelenjar ludah, serta saraf di kepala dan leher.

    Saat melakukan pemeriksaan, jurusan spesialis kedokteran gigi ini biasanya akan memeriksa gigi, gusi, mencari benjolan, pembengkakan, perubahan warna, dan kelainan lainnya.

    Apabila sesuai, dokter dapat menerapkan prosedur tes diagnostik, biopsi, dan tes skrining jika ditemukan adanya gejala kanker pada mulut pasien.

    Persoalan yang umumnya ditangani dokter gigi seperti gusi berdarah, gigi sensitif, berlubang, dan masalah bau mulut.


  7. Dokter Kandungan (Ginekolog)
  8. Ginekolog atau dokter kandungan (Sp.OG) adalah macam macam jurusan kedokteran  yang tepat untuk mengonsultasikan segala hal yang berkaitan dengan masalah reproduksi wanita.

    Hal ini karena Ginekolog atau dokter kandungan memang menangani masalah terkait fungsi alat tubuh dan penyakit pada wanita.

    Beberapa hal yang sering diperiksa oleh Ginekolog adalah pemeriksaan kehamilan, kondisi rahim, atau sekedar pemeriksaan rutin kesehatan organ intim wanita.

    Dokter kandungan juga bertanggung jawab mengobati penyakit yang mengganggu fungsi organ reproduksi dan membantu proses persalinan.


  9. Dokter Spesialis Tulang (Ortopedi)
  10. Apabila ada seseorang yang mengalami masalah pada tulang, maka ortopedi-lah orang terbaik untuk berobat.

    Jenis dokter macam ini fokus menangani masalah tulang. Mulai dari diagnosis, koreksi, pencegahan, dan perawatannya.

    Beberapa hal yang biasa didiagnosis ialah seperti gangguan tulang, sendi , otot, ligamen, saraf, tendon, dan kulit.

    Pasien ortopedi umumnya datang dari berbagai macam usia. Entah itu bayi yang baru lahir dengan club foot, sampai atlet muda yang ingin operasi arthroscopic.

    Umumnya masalah tulang yang sering muncul seperti osteoporosis, kanker tulang, osteomielitis, dan dislokasi sendi.


  11. Dokter Hewan
  12. Sama halnya dengan manusia, hewan juga bisa sakit dan butuh vaksin. Nah, maka dari itu ada yang namanya dokter hewan

    Tugasnya adalah mengobati dan menjaga kesehatan hewan peliharaanmu.


  13. Dokter Kejiwaan (Psikiater)
  14. Bagi yang mengalami penyakit dan gangguan jiwa tentu saja akan berkonsultasi ke psikiater

    Tugas umum seorang psikiater adalah mendiagnosis, menerapi, serta sebagai tempat konseling bagi para pengidap gangguan jiwa.

    Beberapa ciri umum seorang mengalami gangguan jiwa adalah serangan panik, berhalusinasi yang menakutkan, ingin bunuh diri, gangguan kecemasan, atau sering mendengar suara halusinasinya sendiri.

    Contoh permasalahan yang biasa dihadapi seperti gangguan bipolar, demensia, autisme, masalah seksual, kecanduan, skizofrenia, dan depresi.


  15. Dokter Spesialis Saraf (Neurolog)
  16. Umumnya dokter ahli saraf (Sp.N) biasa disebut dengan neurolog atau neurologis. Dokter ini khusus memeriksa masalah saraf penting pada pasien. Baik itu saraf di otak, tulang belakang, maupun sistem saraf tepi.

    Contoh masalah yang sering ditangani yaitu stroke, infeksi sistem saraf, kejang, gangguan gerakan tubuh, migrain, demensia, dan tumor yang tak bisa dioperasi.


  17. Dokter Kulit dan Kelamin
  18. Seperti namanya, dokter ini menangani persoalan kesehatan yang berhubungan dengan kulit dan kelamin. Baik itu yang dialami oleh pria atau wanita. Adapun untuk gelar dokter ini adalah (Sp.KK).

    Masalah yang ditangani dokter jenis ini seperti penyakit pada kulit, rambut, mulut, kelenjar kelingat, kuku, kelenjar minyak, herpes, dan tentunya segala macam penyakit kelamin.


  19. Dokter Spesialis Bedah
  20. Dokter satu ini bertugas menangani berbagai hal yang berhubungan dengan prosedur pembedahan

    Kamu bisa mengonsultasikan ke dia apabila mengalami benjolan tak normal di bagian tertentu atau luka yang tak pernah sembuh.

    Namun khusus untuk pembedahan jaringan kanker hanya boleh dilakukan oleh spesialis bedah onkologi. Sedangkan pembedahan tulang ditangani oleh spesialis orthopedi.


  21. Dokter Spesialis Mata (Optalmologis)
  22. Optalmologis atau dokter spesialis mata (Sp.M) terfokus menangani masalah-masalah yang ada pada mata.

    Misalnya seperti pemeriksaan pada mata, pemberian resep obat, kacamata, dan melakukan operasi mata bila dibutuhkan.

    Gangguan yang biasa ditangani seperti kelainan pada kelopak mata, masalah penglihatan, katarak, iritasi mata, dan kelilipan yang tak kunjung hilang.


  23. Dokter Anak (Pediatri)
  24. Pediatri atau yang biasa disebut dokter anak (Sp.A) adalah spesialis yang tugasnya menangani berbagai permasalahan seputar perawatan dan diagnosis pada anak atau bayi. Biasanya mereka yang berumur sekitar 18 tahun ke bawah.

    Hal ini penting karena terdapat perbedaan nyata antara anak atau bayi dengan orang dewasa. Entah itu berupa cacat bawaan, masalah perkembangan anak, atau kelainan genetik.

    Hal-hal yang biasa ditangani seperti masalah fisik, perilaku, dan kesehatan mental anak.


Penutup

Demikianlah macam macam jurusan kedokteran spesialis yang bisa kamu pilih. Pastikan untuk memilih jenis jenis fakultas kedokteran yang sesuai passion dan kemampuanmu yah.


Jangan Lewatkan:

Berlangganan via Email