Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Apa itu Interview: Kerja, HRD, User, dan Jenis-Jenisnya

Apa itu Interview

Apa itu interview kerja? Bagi sebagian orang mungkin istilah ini sudah sangat familiar, khususnya bagi para jobseekers.

Istilah apa itu interviewee seringkali merujuk pada aktivitas wawancara yang dilakukan perusahaan untuk menyeleksi calon karyawannya.

Biasanya semakin banyak orang yang mendaftar atau melamar kerja, maka akan semakin ketat pula seleksi yang dilakukan. Sampai sini kamu sudah ada bayangan kan tentang apa itu interview pekerjaan?

Berbicara tentang seleksi karyawan, umumnya perusahaan akan melakukannya dalam beberapa tahap. Yaitu tes psikotes, kemampuan akademik, kemampuan khusus, dan yang terakhir adalah interview user.

Nah, agar kamu lebih memahami tentang interview HRD seputar pekerjaan, pada postingan kali ini akan dibahas konsep interview mulai dari paling dasar sampai ke interview user. Simak sampai akhir yah pembahasannya.


Apa itu Interview

Interview adalah kegiatan tanya jawab yang dilakukan secara lisan guna memperoleh informasi dari orang yang diwawancarai. 

Umumnya sang pewawancara yang akan melontarkan berbagai pertanyaan ke yang diwawancarai demi mendapatkan informasi. Bentuk informasinya bisa berupa lisan, direkam secara audio, visual, maupun audio visual.

Informasi ini biasanya sangat dibutuhkan oleh orang yang mendengarkan atau membaca sebagai bahan dan data untuk membahas permasalahan tertentu.


Apa itu Interview Menurut Kemdikbud RI

Interview merupakan percakapan yang dilakukan dua orang atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan penginterview.

Intinya, interview adalah percakapan dimana pertanyaan diajukan dan jawaban diberikan. Mengacu pada percakapan satu lawan satu dimana satunya berperan sebagai penginterview dan satunya lagi diinterview.


Apa itu Interview Kerja

Bisa dibilang bahwa interview kerja adalah serangkaian metode penting dalam proses rekrutmen dan seleksi calon karyawan pada suatu lembaga atau perusahaan.

Saat interview, kamu akan diberi kesempatan untuk saling mengenal dengan perusahaan dan begitu pula sebaliknya. Perusahaan bisa mengenal potensi dan kompetensimu lebih detail.

Itulah alasan mengapa banyak orang melakukan persiapan yang matang agar interviewnya berjalan lancar. Misalnya dengan mempelajari jenis dan tipe pertanyaan yang paling sering ditanyakan.


Jenis Interview Kerja

Bila termasuk fresh graduate, kamu mungkin akan bingung dan stres mengahadapi interview kerja pertama kali. Maka dari itu, disini akan dijelaskan tentang jenis interview yang paling umum.

  1. Interview Standar
  2. Merupakan jenis interview yang paling umum digunakan. Biasanya penginterview yang berupa manajer departemen, staf personalia, dan utusan departemen akan menguji apakah kamu layak diterima atau tidak.

    Mereka akan mengajukan beberapa pertanyaan semacam ceritakan diri Anda, mengapa Anda di sini sekarang, dan dimana Anda dalam lima tahun kedepan.


  3. Interview Perilaku
  4. Yaitu jenis interview yang tujuannya mengetahui perilaku masa lalumu guna memprediksi perilakumu dimasa depan.

    Sejumlah perusahaan memfokuskan interview jenis ini karena menganggap bahwa perilaku sangat memengaruhi kinerja seseorang.

    Sehingga bisa dikatakan, pelamar yang perilakunya baik dimasa lalu tentu akan baik juga dimasa depan sehingga pekerjaannya baik.

    Pertanyaan yang biasa diajukan untuk mengetahui perilaku pelamar adalah apa keberhasilan terbesar Anda, apa kegagalan terbesar Anda, apa yang Anda lakukan ketika sedang tidak kuliah, dan bagaimana Anda menyelesaikan tiga tugas kuliah yang berbeda.


  5. Interview Situasional/Kasus
  6. Berbeda dengan poin sebelumnya, jenis interview ini terfokus pada kinerja masa depanmu. Teknisnya, penginterview akan memberimu contoh masalah atau kasus dan bertanya bagaimana kamu mengatasinya.

    Sebagai catatan, saat menjawab pertanyaan haruslah dengan jujur dan spesifik, ketahui masalah sebelum memberikan solusi, serta libatkan skill yang kamu miliki dalam menjawabnya.


  7. Interview via telepon
  8. Jenis interview semacam ini biasanya dilakukan perusahaan asing yang lokasinya mungkin berjauhan dengan negara kandidat.

    Misalkan kamu melamar untuk posisi Chemist di perusahaan asing yang berlokasi di Jerman. Tentunya mereka akan mewawancaraimu via telepon atau video call.

    Perlu diketahui bahwa meskipun cuma via telepon, tetapi kamu harus tetap menjalani sesi interview ini dengan sebaik-baiknya.


  9. Interview Presentasi
  10. Pada jenis interview ini nantinya kamu akan diberi isu dan diminta mempresentasikan solusinya ke satu atau lebih karyawan perusahaan dalam 15 atau 30 menit.

    Kunci utamanya terletak pada seberapa cepat kamu menemukan dan mempersiapkan bahan presentasi. Kalau bisa maksimal sepuluh menit.

    Pada lima menit pertama, buatlah garis besar masalah dan tulis semua solusi potensial yang muncul di kepalamu.

    Lima menit kedua, lingkari solusi yang paling baik menurutmu dan tuliskan pula poin-poin cara penerapannya beserta sumber daya yang dibutuhkan.

    Kemudian sisa waktunya bisa kamu gunakan untuk presentasi secara tenang dan jelas kepada audiens.


  11. Interview Panel
  12. Jenis interview yang paling menguji mental calon pelamar adalah yang sifatnya panel. Artinya ada lebih daru satu penginterview yang akan memberimu beragam pertanyaan.

    Sebenarnya kunci sukses dari interview ini adalah jangan gugup. Selama kamu bisa tenang dan memberikan jawaban logis kepada penginterview, maka bukan tidak mungkin kamu akan lolos.


Apa itu Interview User

Interview user merupakan tahapan wawancara yang biasanya dilakukan atasan untuk menyeleksi pantas tidaknya kandidat pelamar kerja.

Berbeda dengan interview oleh HRD yang menanyakan hal pribadi semacam latar belakang, pengalaman kerja, dan motivasi melamar kerja. 

Biasanya yang ditanyakan dalam interview user berupa hal-hal teknis seputar pekerjaan dan tanggung jawabnya. Termasuk didalamnya skill yang dikuasai pelamar berkaitan dengan posisi yang dilamar.

Tujuan utama dari interview ini adalah agar pihak atasan lebih mengenali skill dan kemampuan calon bawahannya.

Karena yang menginterview adalah atasannya langsung, maka tahapan ini juga penting untuk membangun chemistry yang tepat agar komunikasi dan kerja sama berjalan baik.


Penutup

Demikianlah penjelasan lengkap tentang apa itu interview kerja, user, dan HRD. Semoga tips interview kerja ini bisa jadi tambahan pengetahuan yang bermanfaat untukmu.

Baca Juga: